Tips Perawatan Gigi Balita yang Sudah Terlanjur Rusak

Merawat gigi pada anak itu sebenarnya tidak berat, asalkan kita konsisten dan tekun. Tapi yang mudah ini kadang banyak orang yang mengabaikannya. Nah, kali ini saya mau berbagi tentang tips perawatan gigi balita yang sudah terlanjur rusak. Hal penting ini saya dapati ketika mengikuti talkshow di Playstifal MHDC Clinic Kalibata City Square.



Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu’alaikum w.w.

Setiap kali Adek Fi tersenyum, ada penyesalan dalam diri saya ketika melihat gigi depannya grepes. Gigi Adek Fi memang tidak seperti Abangnya yang tumbuh dengan baik dan bersih. Empat gigi depan atas Adek Fi sudah rata dengan gusi, sedangkan 4 gigi depan bawahnya berwarna kecoklatan, seperti gigi orang yang minum antibiotik.

Belum lagi jika dia buka mulut, sebelah kiri ada gigi nya sudah berwarna coklat pula, baik diatas ataupun disisi giginya. Asli bingung melihat gigi Adek Fi nih. Harus diapakan ya? Apa harus dicabut?

Sebab, saya membayangkan seandainya gigi itu bolong dan kena syarafnya, duuh pasti sakit. Makin susah lagi deh makannya. >_<

Pernah dibawa ke dokter gigi, tapi dia takut, karena interior dokter giginya masih model konvensional. Otomatis dimata dia pasti menyeramkan. Jangankan dimasukin alat kedalam mulutnya, disuruh buka mulut aja dia sudah teriak-teriak menolak. Meskipun saya bujuk untuk duduk bersama di kursi periksa.

Acara Playstival Relaunch MHDC Clinic Kalibata City Square

Kebetulan banget, pas jadwal saya menginap di rumah papa hari Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 19 Oktober 2019, saya ajak main Adek Fi ke Kalibata City Square. Niatnya sih mau main di playground. Namun perhatian terpecah ketika masuk lobi utama ada acara relaunch MHDC Clinic di Kalibata City Square.

baner acara MHDC clinic kalibata city square
Baner Acara relauch health talk bersama MHDC clinic kalibata city square
Saya baca detail baner acara tersebut, karena ada pajangan gigi gitu di dekat panggung acara. Ternyata acara Playstival bermain bersama si kecil.

Di dekat panggung acara ada meja untuk tempat anak-anak menggabar. Adek Fi melihat banyak balon dan beberapa anak kecil seusianya asyik menggambar, langsung berlari ke acara panggung tersebut. Adek Fi langsung meminta untuk ikut menggambar. Saya minta kepada panitianya lembar gambar buat Adek Fi buat dibikin pin.

Adek Fi bersama Kakak Panitia membuat pin

Interior Design di MHDC Clinic Kalibata City Square

Saat menunggu Adek Fi menggambar, kakak-kakak panitianya meminta saya untuk registrasi terlebih dahulu. Biar bisa ikut acaranya. Baiklaaaah.

 Di meja registrasi saya diberikan voucher periksa gratis di MHDC Clinic Kalibata City Square hanya untuk hari itu. Asyiiiik... pas banget nih.

Kakak panitia yang menjaga meja registrasi meminta nama saya atau anak saya untuk dituliskan dilembar vouchernya. Saya nggak pakai mikir panjang, langsung menulis nama Adek Fi sebagai orang yang akan diperiksa.

voucher free treatment di MHDC Clinic Kalibata City Square
Voucher periksa gratis dari MHDC Clinic Kalibata City Square yang berbentuk borading pass
Setelah mendapat voucher, taklama kemudian kakak panitia memanggil para ortu dan anaknya yang sudah mendapat voucher untuk menuju ke MHDC Clinic Kalibata City Square. Posisinya tidak terlalu jauh dari lobi utama. Begitu turun dari ekskalator lobi utama, langsung belok kiri. Kurang lebih 3 toko sebelah kanan dari koridor tersebut. Persis diseberang toilet.



pintu masuk MHDC Clinic Kalibata City Square
pintu masuk MHDC Clinic Kalibata City Square

Begitu masuk kedalam MHDC Clinic, saya tidak lagi melihat ruang periksa konvensional yang agak spooky. Tapi desain interiornya dibuat menarik seperti tembok gedung-gedung di London. Rupanya konsep MHDC Clinic memang dibuat seolah sedang berjalan-jalan di kota London. Makanya ketika masuk kita seperti berada di London.

desain interior MHDC Clinic Kalibata City Square
Koridor berdesain rumah kota London di MHDC Clinic Kalibata City Square
Di ruang tunggu pun disediakan bacaan buku anak. Jadi sambil menunggu dipanggil kita bisa bacakan buku cerita ke anak-anak.

rak buku di MHDC Clinic Kalibata City Square
Rak buku di lobi tunggu MHDC Clinic Kalibata City Square

Ruang Periksa di MHDC Clinic Kalibata City Square

MHDC Clinic Kalibata City Square memiliki 2 ruang periksa. Satu untuk ruang periksa dewasa dan satu lagi untuk ruang periksa anak-anak. Desain minimalis dengan warna-warna kalem membuat ruang periksa dewasa tampak bersih dan asri.

ruang periksa dewasa MHDC Clinic Kalibata City Square
ruang periksa gigi dewasa di MHDC Clinic Kalibata City Square

Sedangkan ruang periksa anaknya agak seidkit ramai dengan pajangan mainan di ruang periksa tersebut. Dominasi warna kalem membuat ruang yang berukuran 3 x 4 meter itu nampak bersih dan asri.

Periksa Gratis di MHDC Clinic Kalibata City Square
Karena nama Adek Fi yang tertera pada voucher periksa gratis, maka saya langsung masuk ke ruang periksa anak. Adek Fi akan diperiksa oleh Drg. Natasya Hillary, tapi dipanggilnya Dokter Tasya.

Ternyata interior yang di desain menarik untuk anak, membuat keberanian Adek Fi untuk masuk. Tapi tetep siih, ketika disuruh duduk di kursi perkisa Adek Fi menolak. Tapi kali ini masih mau ketika saya bujuk untuk duduk bersama.

Namun perjuangan Dokter Tasya tidak sampai disitu. Beliau dan asisten pendampingnya harus mengeluarkan jurus jitu agar Adek Fi mau membuka mulutnya. Bersyukur ini Mba Asistennya piawai banget membujuknya. Ia mengeluarkan boneka Dino yang mulutnya dipasang replika gigi. Jadi mulut Dinonya bisa kebuka dan ketutup memamerkan giginya.

Adek Fi pun mengikuti gerakan mulut Dino, sesuai gerakan dari Asisten Dokter Tasya. Saat dibuka mulutnya, Dokter Tasya langsung segera memeriksa gigi Adek Fi. Awalnya takut, tapi lama-lama Adek Fi mau juga dibuka mulutnya untuk diperiksa, sambil memainkan mulut boneka Dino.

periksa gigi anak di MHDC Clinic Kalibata City Square
Adek Fi diperiksa dan Asisten Bu Dokter mengalihkan perhatian
di MHDC Clinic Kalibata City Square
Dari situ saya baru tau kalau ada 13 gigi Adek Fi yang sudah rusak agak kecoklatan. Untuk yang gigi depan, Dokter Tasya menyarankan saya untuk merotgen akarnya. Dikhawatirkan akar gigi susunya itu juga ikut rusak. Tapi jika tidak rusak, maka aman-aman saja. Namun kalau akarnya rusak juga, terpaksa diberikan tindakan lanjut untuk mencabut dan digantikan gigi sementara. Bukan gigi palsu ya, tapi ada istilahnya cuma saya lupa. Macam implan gitu deh, fungsinya untuk membatu gigi tetapnya keluar.

Dokter Tasya menjelaskan ke Ummi dan Asistenya sibuk
mengajak main Adek Fi

Akhirnya untuk sementara saya bertanya dulu apa saja yang bisa saya lakukan untuk merawat gigi Adek Fi yang sudah rusak.

Health Talk di Playstival MHDC Clinic Kalibata City Square

Selesai periksa gigi gratis, kami diminta kembali ke panggung acara. Disana rupanya ada Health Talk tentang kesehatan gigi anak yang disampaikan oleh drg. Ivan Surija dan Risty Tagor. Acara terasa segar dan menyenangkan karena dipandu 2 MC kocak.

Narasumber health talk MHDC Clinic Kalibata City Square
(ki ka) MC, drg Ivan dan Risty Tagor

Dari health talk itu juga saya dapat pencerahan bagaimana merawat gigi Adek Fi hingga tumbuh gigi tetapnya.

Tips Perawatan Gigi Balita yang Sudah Terlanjur Rusak

Dari hasil pencerahan drg. Tasya dan drg. Ivan, saya ambil kesimpulan untuk tips menjaga gigi Adek Fi yang terlanjur rusak.

Buat teman-teman yang masih punya kesempatan menjaga gigi susu anak saya juga pernah menulisnya di blog ini.

Baca juga : Cara menjaga gigi susu anak

Nah, buat yang belum ini kesimpulan yang saya ambil dari pencerahan 2 dokter gigi tersebut.

1. Tidak terlalu banyak memakan makanan manis.

Yang namanya anak-anak pasti suka sekali dengan yang manis-manis. Makanya anak saya nempel kesaya terus.. eh... maksudnya makanan yaaa yang manis. ^_^ Begitu juga dengan Adek Fi.

Yang membuat gigi Adek Fi banyak kariesnya, karena Adek Fi suka yang manis dan waktu bayi saya tidak rajin membersihkan gusi Adek Fi seperti halnya yang saya lakukan ke Abang.

Nah, sekarang pun Adek Fi mulai saya jaga kebersihan giginya. Setiap habis makan manis saya minta berkumur air putih.

2. Perbanyak mengunyah

Pada health talk, drg Ivan mengatakan jangan takut memberikan makanan yang agak keras kepada anak yang sudah bisa makan. Menurut Dokter Ivan, saat pemberian MPASI, berikan makanan yang teksturnya makin lama makin keras. Fungsinya agar rahangnya semakin melebar, sehingga gigi bisa tersusun rapih.

drg. Ivan menjelaskan tentang bahaya makanan manis
Gigi dengan banyak kariesnya juga bisa disebabkan karena memiliki rahang yang kecil, sehingga giginya menumpuk. Dan membuat sisa-sisa makanan tidak tercapai oleh sikat gigi saat dibersihkan.

3. Rajin gosok gigi

Walaupun sudah ada karies, bukan berarti gosok gigi berhenti begitu saja. Drg. Ivan dan drg. Tasya menyarankan agar gosok gigi minimal 2x sehari. Yaitu 30 menit sesudah makan pagi dan sebelum tidur.

Semenjak banyak kariesnya, saya jadi rajin menggosokkan gigi Adek Fi, agar tidak muncul karies-karies baru.

4. Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium

Nah, biar gigi baru yang tumbuh hasilnya bagus, maka ajak anak untuk mengkonsumi makanan atau minuman tinggi kalsium. Kalau gigi sudah karies, jangan lagi membuat gigi tetap juga tidak kuat karena kurangnya kalsium

5. Rutin periksa gigi ke dokter gigi.

Ini yang kadang sering terabaikan. Contoh saya aja nih baru ke dokter gigi dikala gigi saya atau keluarga sakit. Sepeerti Adek Fi, bisa dibilang sepanjang usianya baru 2x ke dokter gigi. Padahal ia sudah berusia 3 tahun 10 bulan.

Sedangkan anjuran drg. Ivan, sebaiknya setelah tumbuh gigi (diusia berapa pun), anak sudah rajin periksa ke dokter gigi selama 6 bulan sekali. Jadi dalam setahun 2x periksa gigi. Apalagi sudah ada kariesnya. Biar lekas ditangani jika kariesnya berbahaya atau mengganggu kesehatan anak.

Biar anak senang diajak ke dokter gigi, saran saya cari klinik gigi atau praktek dokter gigi yang menyediakan ruang periksa khusus buat anak. Karena biasanya ruang periksa anak di desain menyesuaikan kesukaan anak-anak. Seperti di MHDC Clinic Kalibata City Square.

Tentang MHDC Clinic Kalibata City

MHDC Clinic ini merupakan salah satu dari Klinik MHDC Group Jakarta. MHDC Clinic merupakan one stop clinic yang bukan saja melayani gigi, tapi juga melayani berbagai macam perawatan kesehatan lainnya. Diantaranya adalah perawatan kesehatan umum, kecantikan dan tumbuh kembang anak .
MHDC Clinic Kalibata City Square

Hingga sekarang klinik MHDC Group Jakarta memiliki 11 cabang yang terletak di berbagai lokasi strategis, salah satunya adalah MHDC Clinic Kalibata City.

Di MHDC Clinic Kalibata City ada 2 pelayanan kesehatan memiliki pelayanan diantaranya :

1. Perawatan Gigi

MHDC Clinic Kalibata City memberikan pelayanan perawatan kesehatan gigi dan mulut dengan berbagai spesialis dokter gigi. Layanan kesehatan gigi yang diberikan adalah

  • Pembersihan karang gigi
  • Tambal gigi
  • Pembentukan plak di gigi.
  • Cabut Gigi Sulung, Permanen, dan Geraham Bungsu
  • Perawatan Saluran Akar Gigi
  • Pemasangan Braces
  • Gigi Tiruan Lepasan
  • Gigi Tiruan Permanen
  • Veneer
  • In Office Bleaching

2. Perawatan Umum & Aestetik

Di MHDC Clinic Kalibata City juga memberikan pelayanan pengobatan tingkat pertama meliputi konsultasi pemeriksaan fisik serta rujukan. Tidak hanya itu terdapat juga perawatan Aestetik, yaitu :

  • Face Treatment
  • Facial Treatment
  • Microdermabrasi
  • Peeling
  • Peeling Acne
  • Masker Peel
  • Injection
  • Injection Vitamin C dan Vitamin C Collagen
  • Whitening Injection
  • Acne Injection
  • Body Slimming
  • Mesolipo
  • Akupuntur
  • Cauter
  • HIFU
  • Dermapen
  • Whitening Infuse


Nah, jelaskaan MHDC Clinic Kalibata City Square bukan cuma perawatan gigi saja, tapi ada perawatan kecantikan juga. Jadiii pas anaknya periksa gigi, mamanya perawatan wajah ^_^. Untuk info lebih lanjut tentang silakan kunjungi webnya di MHDC Clinic Kalibata City Square

Buat teman-teman yang anaknya terlanjur anaknya mempunyai gigi rusak, sebaiknya mulai sekarang jaga kesehatan giginya dengan mengikuti tips perawatan gigi balita yang sudah terlanjur rusak. Biar kedepannya disaat gigi tetapnya tumbuh akan baik dan sempurna. Good luck !


Wassalam










22 comments

  1. Aku lagi deg2an nih ummi liat gigi gerahamnya Mada. Awal tahun satu gigi bolong coklat dan sekarang nambah satu lagi. Mau dibawa ke dokter gigi, bingung yg dokter gigi dimana sekitaran depok. MHDC ada cabang di Depok?

    ReplyDelete
  2. Wahh, seru nih kalo klinik gigi unyuuu kayak gini.
    emak2nya juga bisa perawatan wajah di situ?
    Makin sipp banget yaaakk
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  3. Gigi anakku juga karies tuh, padahal rajin sikat gigi 3 kali sehari sejak bayi. Trus makan manis juga jarang, lebih suka makan buah sih dia. Aq jadi bingung sendiri kariesnya gegara apa ya.

    ReplyDelete
  4. Sepupu saya yang perawat gigi bilang, sikat gigi anak itu penting saat mau tidur aja. Pastikan disiplin saat mau tidur suruh anak sikat gigi meskipun disikatin di atas kasur. Kalau siang hari mau 11 kali pun nggak pengaruh banyak. Intinya sebelum tidur. Dan ternyata anak dia sendiri yang usianya sekitar 6 tahun giginya masih bagus rapi dan bersih. Ini yanv memang berat buat saya. Kadang anaknya udah tidur duluan saya baru nyadar anak belum sikat gigi.

    ReplyDelete
  5. Catet deh tips2nya apalagi buat aku yang belum ada anak. Agak PR ngurusin gigi, apalagi mereka suka manis2. Ternyata, ngunyah juga cukup bantu ya

    ReplyDelete
  6. Duh kliniknya bagus dan nyaman ya. Untuk tipsnya, semua udah dilakuin, kecuali rajin ke dokter gigi. Huhuhu... Anak-anakku susah banget diajak ke dokter gigi. Emaknya juga sih. Takuuut :(

    ReplyDelete
  7. Asyik y kliniknya, bikin anak nyaman dan mau diperiksa giginya... Saya juga sedih nih gigi anak saya udah geripis dan bolong juga, hiks...

    ReplyDelete
  8. Penting bnget perawatan Gigi ya aplg kalau d mulai sejak dini,, karena Gigi kyk gerbang awal dr semua makanan yg masuk k perut

    ReplyDelete
  9. Untuk melakukan perawatan gigi anak dan dewasa itu beda penangannya ya, kalau menangani pasien anak, dari dokter hingga asistennya harus bisa menarik perhatian anak sedemikan rupa agar mau dirawat giginya.hihihi

    ReplyDelete
  10. Kalau klinik gigi unyu kek gini anak2 jadi ga takut deh ke dokter gigi untuk periksa yah

    ReplyDelete
  11. Bagus banget tempatnya, kayak lagi jalan-jalan di London. Ternyata ada triknya ya untuk membuat MPASI agar gigi anak tumbuh maksimal. Terima kasih infonya Mbak. Semoga adik giginya semakin bagus setelah ini.

    ReplyDelete
  12. Kliniknya kayak Playground ya jadi bikin anak ngga takut dan betah di sana...

    ReplyDelete
  13. Oh...ternyata ada gunanya yaa...memberikan MPASI yang makin lama makin bertekstur.
    Aku pikir, selama anaknya suka...kasih makan aja..
    HUhu...ternyata gak sesimple itu.

    Nuhun kak Ade infonya.

    ReplyDelete
  14. anakku gigi depannya geripis karena susu formula, tapi sekarang udah tanggal dan diganti dengan gigi permanen

    ReplyDelete
  15. Beneran deh menjaga kesehatan gigi sejak dini emang pentinggg banget.. Kontrol rutin juga penting.. kkiniknya top banget nih.. jadi pengen cobain layanannya

    ReplyDelete
  16. Lengkap banget di MHDC Kalibata ya mba, dari bisa cabut gigi, ada mewarnai untuk celengan, penjelasan dari dokternya, dan lain-main. Alhamdulillah, asyik banget, kemarin si kakak juga senang kesana.

    ReplyDelete
  17. Wah ternyata begitu ya cara merawat gigi yang sudah terlanjur rusak. Aku tertarik dengan banyak mengunyah ini, ternyata ada dampak baiknya ya dengan banyak emngunyah justru rahang anak makin kuat dan makin.lebar. ok noted

    ReplyDelete
  18. Anak aku yg pertama itu termasuk yg agak peer banget masalah ngurus giginya. Gak tau kenapa agak cepat rusak. Padahal sikat gigi terus tiap malam. Heu. Thanks ya sudah berbagi info. Jd bs nerapin nih ke anak yg kedua

    ReplyDelete
  19. Menarik mb, jadi tahu hal-hal yang bisa,membuat gigi tumbuh dengan baik. Terus ini kliniknya juga ramah anak sekali. Membuat anak tidak takut periksa gigi. Tfs mb..

    ReplyDelete
  20. Interior klinik dokter gigi penting banget nih ketika kita mau ajak anak-anak kontrol gigi. Karena klo mereka udh ngerasa gak nyaman, wasalam deh. Bakal gak mau lagi diajak rutin kontrol gigi.

    ReplyDelete
  21. Alhamdulillah dapat banyak ilmu ya mbak selain bisa periksa gigi adk fi gratis. Btw jadi hasil rontgen gigi adk fi gimana mbak

    ReplyDelete
  22. Komplit banget ulasannya, Mba Ade. Alhamdulillah Salim juga senang ikut kegiatan di MHDC ini. Malahan jadi pengen ke dokter Gigi lagi.

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^