Sayur Daun Kelor : Superfood yang Terabaikan

Friday, March 6, 2026

Coba teman-teman perhatikan, ada nggak tanaman hijau berdaun kecil-kecil yang sering tumbuh liar di pekarangan rumah atau sekadar dibiarkan tumbuh memanjang menjadi tanaman pagar? Nah, kalau ada, tau nggak itu namanya apa? Ya, betul sekali, tanaman itu adalah daun kelor. Daunnya ternyata punya maanfaat luar biasa, dan itu bisa kita masak berbagai bentukk makanan loh. Ada yang dijadikan kripik, dijadikan minuman seduh, dll. Kali ini saya akan buat daun kelor sebagai makanan sehari-hari, yaitu Sayur Daun Kelor. Seperti apa resepnya dan apa saja manfaatnya? Yuk, baca terus lanjutannya!

superfood sayur daun kelor

Bismillahirrahmanirrahiim,

Rasanya di zaman sekarang, sayur daun kelor tuh sudah mulai menjadi masakan yang sangat langka dan jarang ditemukan di meja makan keluarga. Banyak orang yang menganggap daun kelor hanyalah tanaman biasa, sekadar tanaman pagar penghias batas rumah, atau bahkan di beberapa daerah kerap dikaitkan dengan mitos-mitos mistis. Yang bermain di dunia ghaib paham dah ini. Sayang banget kan? Padahal, di balik penampilannya yang sederhana dan statusnya yang sering dipandang sebelah mata, daun kelor menyimpan keajaiban yang luar biasa untuk kesehatan tubuh kita.

Manfaat Daun Kelor

Sebelum kita masuk ke cerita tentang betapa lezatnya olahan masakan daun kelor, kita bahas sedikit tentang keistimewaan tanaman yang satu ini. Berdasarkan banyak penelitian kesehatan, daun kelor ternyata diakui dunia sebagai salah satu superfood!

Dibilang superfood karena kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya. Daun kelor memiliki kandungan vitamin C yang jauh melebihi buah jeruk, bahkan hingga tujuh kali lipatnya. Tidak hanya itu, daun kecil ini juga kaya akan kalsium, memiliki potasium yang melebihi buah pisang, zat besi, dan vitamin A yang sangat tinggi.

Lalu, apa saja manfaat spesifiknya?

Pertama, daun kelor sangat kaya akan antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas, mencegah penuaan dini, serta melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Kedua, bagi teman-teman atau anggota keluarga yang ingin menjaga kadar gula darah, daun kelor sangat dianjurkan karena mampu menurunkan gula darah serta meningkatkan efektivitas kerja hormon insulin, sehingga sangat baik untuk mencegah diabetes.

Ketiga, daun kelor sudah sangat terkenal manfaatnya bagi ibu menyusui karena terbukti ampuh melancarkan produksi ASI. Selain itu, sifat antiinflamasinya membantu meredakan peradangan di dalam tubuh, menjaga kesehatan jantung, hingga dipercaya mampu menghambat perkembangan sel kanker berkat kandungan senyawa aktif di dalamnya.

Menakjubkan kan? Tanaman Pagar justru menjadi apotek hidup yang sangat berharga.

Resep Sayur Daun Kelor

Mengetahui manfaat hebat daun kelor tersebut, saya jadi ingat ketika masa remaja dulu. Setiap kali saya berkunjung ke rumah kakak mama, saya panggilnyaa Bu Nani, beliau pasti memasakkan mama saya sayur daun kelor. Dulu ketika saya tinggal di Lampung pohon kelor ini tidak bisa saya temui, sementara pohon tersebut tumbuh subur di dekat rumah Bu Nani. Dan menurut mama, sayur daun kelor Bu Nani ini nggak ada duanya. Mama pernah masak tapi tidak seenak buatan beliau dan mama mengakui hal itu. Makanya setiap kami mampir kesana, kalau nggak Bu Nani yang menawarkan, mama pasti yang minta dibuatkan sayur daun kelor. Sayangnya, saya belum sempat belajar buat sayur tersebut, beliau sudah tiada.

Eits, jangan sedih dulu. Bersyukur resep itu diturunkan ke kakak sepupu saya, anak dari Bu Nani, Mba Kokom namanya. Dari Mba Kokom inlah saya belajar bagaimana cara membuat sayur daun kelor khas Bu Nani.

Bagi teman-teman yang mungkin punya pohon kelor di dekat rumah atau kebetulan melihatnya diikat rapi di pasar tradisional, jangan ragu untuk membelinya. Yuk, kita lestarikan masakan sehat nan lezat ini. Ok, siapkan bahan-bahannya ya!

Bahan-Bahan:

  • Daun kelor secukupnya (petik daunnya saja, pisahkan dari tangkai utamanya)
  • Segenggam kelapa parut (kukus terlebih dahulu atau sangrai agar aromanya lebih keluar)
  • 1 buah tomat berukuran kecil
  • 2 buah cabai rawit (sesuaikan jika teman-teman suka lebih pedas)
  • 3 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 ruas jari kencur
  • 2 ruas jari lengkuas
  • 500 ml air putih
  • Garam, gula, dan kaldu jamur secukupnya

Note: Untuk tomat, lengkuas dan kecur ini jika tidak suka boleh di skip ya, karena itu opsional dari saya. Kalau resep orinya bu Nani tidak menggunakan 3 bahan tersebut.

bahan sayur daun kelor

Cara Membuat:

  1. Pertama-tama, siapkan panci di atas kompor dan rebus 500 ml air hingga mendidih.
  2. Sambil menunggu airnya mendidih, kita bisa mengiris semua bahan bumbu (bawang merah, bawang putih, cabai rawit, tomat, dan kencur). Pengecualian untuk lengkuas, cukup kita geprek saja agar aromanya keluar sempurna.
  3. Setelah air di panci utama mendidih, masukkan semua bahan bumbu yang sudah disiapkan tadi ke dalamnya. Nah, ada catatan kecil nih, berhubung saat ini kebetulan sedang sakit tenggorokan, maka bumbunya sengaja tidak ditumis agar kuahnya lebih ringan dan ramah di tenggorokan. Namun, jika teman-teman mau kuah yang terasa lebih gurih dan medok, bumbunya bisa ditumis terlebih dahulu dengan sedikit minyak sebelum dimasukkan ke air didihan. Aduk-aduk rata bumbu di dalam panci dan biarkan selama kurang lebih 1 menit.
  4. Setelah itu, masukkan kelapa parut yang sudah dikukus atau disangrai. Masak dan aduk perlahan selama 1 menit agar rasa gurih kelapa menyatu dengan kuah berbumbu.
  5. Tibalah saatnya memasukkan bintang utamanya nih. Masukkan daun kelor segar. Memasak daun kelor tidak boleh terlalu lama agar nutrisinya tidak menguap dan warnanya tetap hijau menggugah selera. Masak hingga 3 menit saja sambil terus diaduk rata. Setelah pas 3 menit, segera matikan api kompor.
  6. Tunggu kurang lebih 1 menit setelah kompor mati, baru kemudian masukkan bumbu perasa: gula, garam, dan kaldu jamur secukupnya. Aduk-aduk terus hingga semua bumbu larut. Jangan lupa untuk koreksi rasa ya, sesuaikan dengan selera lidah kita masing-masing.
  7. Sayur daun kelor segar, gurih, dan penuh nostalgia siap untuk disajikan!

Bayangkan, semangkuk sayur daun kelor yang hangat ini dinikmati bersama sepiring nasi putih pulen.... Hmm... Maknyuus... Rasa segar dari kuahnya, sentuhan aroma kencur dan lengkuas yang khas, dipadukan dengan tekstur daun kelor yang lembut dan gurihnya kelapa parut, benar-benar menciptakan harmoni rasa yang luar biasa. Selain perut yang kenyang dan lidah yang dimanjakan, sel-sel di tubuh kita pun bersorak gembira karena mendapatkan asupan gizi yang begitu berlimpah.

Mulai sekarang, jangan lagi menganggap daun kelor sekadar tanaman pagar ya! Yuk, kita angkat derajat superfood lokal ini dan jadikan hidangan istimewa warisan keluarga sebagai menu andalan di rumah. Selamat mencoba! Semoga masakan sederhana ini selalu bisa membawa kehangatan, kebahagiaan, dan kesehatan untuk kita semua!


Wassalam
www.adeufi.com




Read More

Lupa Kacamata dan Harapan Baru Lewat Lasik

Wednesday, March 4, 2026

Kalau sedang masak, pernah nggak sih teman-teman kacamatanya berembun? atau pas dijalan pakai masker hembusan nafasnya bikin kacamata berembun? Kadang itu mengganggu banget ya? Bagaimana nggak, pas sedang asyik-asyiknya liat resep masakan, harus disibukkan dengan embun kacamata. Saya jadi berpikir bahwa memiliki pandangan bebas hambatan itu anugerah tak ternilai. Nah, ketika sedang asyik browsing, saya menemukan salah satu artikel seputar lasik. Salah satu solusi yang membuka secercah harapan baru untuk penglihatan yang jauh lebih tajam. Yuk, baca cerita selengkapnya ditulisan saya ini!


Read More

Tahu Krispy Bersarang ala Rumahan dan Drama Dapur yang Berakhir Gurih!

Thursday, February 26, 2026

Bulan puasa gini emang paling enak buka dengan gorengan hangat. Cuma suka kesel bagian nyupirnya (nyuci piring), karena kebayang peralatan masak yang berminyak dan blepetan adonan tepungnya. Saya kalau sudah nguprek di dapur suka malas bebenah ruangan lainnya. Sampai sering mikir, apa panggil cleaning service aja ya biar dapur kembali kinclong tanpa repot? Hmm... pasti hal ini banyak terlintas dipikiran emak-emak yang nggak punya art di rumah. Kali ini saya akan berbagi resep simpel tahu krispy dan rahasia cara mengakali drama bersih-bersih dapur pasca perang masak besar di rumah. Yuk, baca lanjutannya!

tahu krispy

Read More

7 Menu Sahur Praktis Hanya dengan Rice Cooker

Bangun sahur waktu itu terasa mepet sekali. Maunya sih makanan tetap komplit bergizi yaa, tapi mata susah diajak kompromi. Ada nggak sih menu sahur atau sarapan pagi yang nggak perlu ribet tumis-tumis atau kotorin banyak alat masak? Ada dong, kita cukup pakai rice cooker, semua bahan bisa langsung “cemplungin”, tekan tombol, dan taraaa... jadi! Mau tahu resepnya apa saja? Di artikel ini, saya tuliskan 7 ide menu sahur praktis yang hemat waktu, hemat tenaga, tapi tetap bikin kenyang tahan lama. Siap bikin sahur jadi lebih mudah? Cuss.. dibaca!

7 Menu Sahur Praktis Hanya

Read More

Manfaat Backlink & Mencari Agency SEO di 2026

Sunday, February 22, 2026

Bayangkan, ketika kita memiliki usaha (brand), tapi brand kita tidak lagi sekadar dicari, melainkan direkomendasikan langsung oleh kecerdasan buatan sebagai jawaban utama? Di tahun 2026, memenangkan hati Google saja tidak cukup, kita harus memenangkan algoritma AI Search yang jauh lebih selektif. Rahasianya apa? Rahasianya bukan pada trik instan, melainkan pada kekuatan backlink seo yang kokoh sebagai bentuk rekomendasi digital. Mau tahu kaan… bagaimana cara agar nama bisnis kita menjadi yang pertama disebut oleh AI dan bagaimana menghindari jebakan agency SEO yang hanya menebar janji manis. Hmm.. Yuk, baca lengkap tulisan saya!

Backlink SEO

Read More

Panduan Cerdas agar Dapur Aman dari Rayap

Pernah nggak sih kita membayangkan dapur tempat kita mengolah resep keluarga atau area bermain anak tiba-tiba hancur dalam diam? Di rumah saya... ooo sering bangeeet. Ancaman koloni serangga pemakan kayu ini nggak kelihatan sama mata kita, tapiii... daya hancurnya luar biasa. Percayalah, sebelum kita secara finansial membengkak akibat perabotan yang rapuh, edukasi tentang bagaimana memilih jasa anti rayap yang tepat adalah investasi terbaik setiap orang tua. Di tulisan ini saya akan membahas bagaimana panduan cerdas menyelamatkan jantung rumah kami. Yuk, simak ceritanya sampai habis!

Jasa Anti Rayap
Read More

7 Tanaman Hias Berbunga Yang Cocok Untuk Taman

Friday, February 20, 2026

Taman bukan sekadar kumpulan tanaman hijau yang ditata rapi. Keindahan sebuah taman justru muncul dari kombinasi warna, tekstur, bentuk daun, serta bunga yang hadir silih berganti sepanjang waktu. Di antara seluruh elemen lanskap, tanaman berbunga memiliki peran paling kuat dalam membentuk suasana. Warna kelopak mampu menghidupkan ruang, memberi fokus visual, sekaligus menciptakan karakter tertentu pada taman.

7 Tanaman Hias Berbunga Yang Cocok Untuk Taman

Read More

Cave Tubing Goa Pindul Pengalaman Seru Menyusuri Gua

Saturday, January 24, 2026

Goa Pindul dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam paling populer di Gunungkidul, Yogyakarta. Dalam 50 kata pertama ini, pengalaman Cave Tubing Goa Pindul sering digambarkan sebagai perpaduan antara petualangan ringan dan wisata santai yang cocok untuk banyak kalangan.

Cave Tubing Goa Pindul

Read More

Filantropi Bukan Sekadar Memberi: Catatan I-HitS 2025

Saturday, January 17, 2026

Pernah nggak sih kita merasa hadir disebuah acara tapi cuma duduk aja dan pikiran kita berkelana kemana-mana? Nah, kemarin, saya melangkah ke Nusantara TV Ballroom untuk mengikuti Indonesia Humanitarian Summit 2025. Sebuah acara yang bertajuk ‘Empowerment to the Next Level’. Dimana dalam acara tersebut dibahas tentang bagaimana filantropi berubah menjadi solusi nyata bagi ketimpangan ekonomi. Penasaran bagaimana keseruan diskusi bareng tokoh hebat dan melihat produk lokal dari hasil kelola Dompet Dhuafa sebagai filantropi terpercaya saat ini? Mari ikut saya mengintip catatan acaranya!

Indonesia Humanitarian Summits 2025


Read More

Lagi Hits! Padel, Olahraga Raket yang Lebih Seru daripada Tenis

Wednesday, January 14, 2026

Sudah coba padel belum? Olahraga raket ini sekarang sedang naik daun di Indonesia, bahkan disebut sebagai gaya hidup baru kaum urban. Padel adalah permainan yang fun dan dinamis bahkan sering dibilang lebih menarik dari tenis maupun squash.

Padel



Apa yang menarik dari permainan padel dan bagaimana cara untuk memainkannya sebagai pemula? Yuk, simak penjelasannya.

Mengenal Olahraga Padel dan Perbedaannya dengan Tenis


Bayangkan kamu sedang bermain tenis, tapi ruangan lebih kecil dengan permainan yang cepat dan interaktif, itulah padel. Olahraga raket ini memadukan elemen tenis tapi versi mini yang lebih seru.

Padel bisa dimainkan dua lawan dua (ganda), dengan raket tanpa senar yang padat dan berperforasi. Bolanya sekilas mirip dengan bola tenis, tapi memiliki tekanan yang sedikit lebih rendah agar pantulannya lebih mudah dikontrol.

Kenapa padel bisa terasa lebih fun daripada tenis? Beberapa perbedaan berikut inilah yang jadi alasannya:

1. Ukuran Lapangan dan Jarak Lari

Lapangan tenis umumnya besar kurang lebih 23,77 meter panjangnya, sehingga perlu stamina untuk menguasainya. Sedangkan lapangan padel lebih kecil, yaitu kurang lebih 20m X 10m, sehingga kamu tidak perlu lari sejauh lapangan tenis.

2. Penggunaan Dinding dalam Permainan

Dalam tenis, bola tidak boleh menyentuh dinding atau bagian luar lapangan. Jika menyentuhnya maka bola akan dianggap out. Tapi dalam padel, bola boleh memantul dari dinding (setelah memantul tanah), yang menambah elemen strategi dan reli panjang.

3. Raket

Perbedaan yang cukup besar ada pada bagian raket, di mana raket tenis menggunakan senar, sehingga memungkinkan spin kuat dan pukulan keras. Raket padel tidak memiliki senar, bentuknya solid, sehingga lebih mudah dikendalikan pemain yang baru belajar.

4 Tips Memainkan Padel dengan Mudah bagi Pemula

Bukan tanpa alasan kenapa padel sangat cocok bagi pemula yang sama sekali belum mengenal tenis karena memang mudah dipelajari. Jika kamu tertarik dengan olahraga ini, beberapa tips berikut akan membantumu untuk segera menguasainya:

1. Mempelajari Peralatan Padel

Sebagai awalan, kamu perlu mempelajari apa saja alat padel yang digunakan. Mulai dari raket dan cara memegangnya, cara memukul bola, serta sepatu olahraga yang sebaiknya digunakan agar aman.

Peralatan inilah yang nantinya akan selalu kamu gunakan, jadi mempelajari memakainya akan membantu keterampilan bermain. Jangan ragu untuk bertanya kepada instruktur atau teman yang sudah ahli bagaimana cara menggunakannya.

2. Mengenali Dasar Permainan

Karena padel dimainkan oleh lebih dari satu orang, maka kamu harus tahu cara-caranya. Mulai dari peraturan mainnya, waktu bermain, dan apa saja yang harus dilakukan agar bisa mencetak angka.

Selain itu, kamu juga perlu mengetahui posisi tubuh untuk memukul bola yang efektif serta melatih pukulan dasar. Berlatih adalah kunci utama agar kamu bisa segera terbiasa bermain.

3. Jangan Lupakan Pemanasan

Sama seperti olahraga lainnya, kamu juga tidak boleh melupakan peregangan sebelum bermain untuk menghindari cedera. Pemanasan juga akan membantu kamu agar bisa bermain dengan luwes dan nyaman.

4. Rutin Berlatih dan Belajar Kerja Sama Tim

Jangan takut dan malu untuk berlatih bersama pemain yang berpengalaman. Kamu juga perlu belajar kerja sama tim yang baik dengan berkomunikasi agar mendapatkan peluang menang yang besar.

Jika ingin rutin berlatih, kamu bisa memilih hunian yang dekat dengan lapangan padel. Seperti Summarecon Tangerang yang sebentar lagi akan dibangun lapangan padel. Tak heran kalau perumahan ini jadi hunian yang diidam-idamkan saat ini.

Miliki Hunian dengan Lingkungan Asri dengan Fasilitas Lengkap


Rumah di Tangsel

Summarecon Tangerang yang merupakan proyek pengembangan ke-9 dari Summarecon Group menawarkan lokasi yang strategis. Hanya 200 meter dari akses Tol Bitung dan Tol Jakarta-Tangerang. Kamu hanya perlu 15 menit dari Summarecon Serpong.

Selain lokasi yang strategis, lingkungan yang asri dengan fasilitas lengkap menjadi keunggulannya:

1. Six Lakes, One Vibrant City

Mengusung tema Six Lakes, One Vibrant City, Summarecon Tangerang memiliki 6 danau besar yang tersebar dalam kawasan perumahan. Berkat danau inilah, kamu bisa memiliki hunian dengan suasana sejuk dan asri sekaligus dapat berjalan kaki menyenangkan dengan pemandangan indah.

2. Ramah bagi Pejalan Kaki

Summarecon Tangerang juga dirancang dengan konsep walkable township, artinya ramah bagi pejalan kaki, karena bulevar yang lebar dengan jalur pedestrian yang nyaman. Banyak taman asri di berbagai titik yang menambah kesan hijau.

3. Fasilitas Kawasan yang Lengkap

Mulai dari kuliner berupa resto Salero Denai dan Kopi Q yang bisa kamu jangkau dengan mudah. Sekaligus Win Padel Club yang akan segera hadir, serta Summarecon Mall Tangerang sebagai pusat perbelanjaan yang baru.

4. Fasilitas Cluster yang Lengkap

Setiap cluster di Summarecon Tangerang telah dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti one gate system, clubhouse dengan kolam renang, dan taman bermain untuk anak-anak.

Ingin segera pindah ke hunian yang baru dengan lingkungan asri? Anda bisa memilih cluster Rona Homes dengan harga mulai 800 jutaan saja, atau cluster Briza Lakes yang siap huni Desember 2025.

Kamu juga bisa memilih hunian mewah seperti cluster Havena Lakes yang punya akses pemandangan danau. Mana saja pilihanmu, Summarecon Tangerang selalu jadi hunian yang mendukung gaya hidup sehat dan modern.


Referensi:

https://www.alodokter.com/olahraga-padel-aktivitas-yang-menyenangkan-dan-bermanfaat

https://eraspace.com/artikel/post/kenali-apa-itu-padel-olahraga-hits-yang-sedang-naik-daun

https://savamedika.co.id/perbedaan-padel-dan-tenis-olahraga-mirip-tapi-tak-sama/

https://kumparan.com/seputar-hobi/cara-bermain-padel-yang-benar-untuk-pemula-24WxHFfIDZb



Wassalam





Read More