Cara Tabung Wakaf untuk Millenial dari Dompet Dhuafa

Wakaf selama ini identik dengan tanah dan rumah. Sehingga banyak yang enggan untuk berwakaf, karena merasa belum memiliki harta sebanyak itu. Namun kini sesuai perkembangan jaman, Dompet Dhuafa, sebagai salah satu lembaga pengurus wakaf di Indonesia, membuat wakaf menjadi lebih mudah dijangkau. Terutama untuk kaum millenial. Dan ditulisan ini saya coba membahas tentang cara wakaf untuk millenial dari Dompet Dhuafa.



Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum w.w.

Seminggu yang lalu, saya baru saja mendengar salah satu ceramah dari Ustadz Khalid Basalamah tentang kematian. Ada kalimat yang menohok langsung ke relung hati saya, yaitu “Ingat, kita berjalan di dunia ini tujuannya adalah liang kubur. Tinggal tunggu saja siapa duluan yang jatuh ke liang kubur tersebut. “

Ditambah lagi, ketika saya sedang membaca berita-berita tentang demo yang terjadi akhir-akhir ini, muncul meme yang lagi-lagi mengingatkan saya dengan kematian. Disitu saya merasa sedih (saya pinjam dulu ya, Bu Polwan tagline-nya).


Kita tuh sudah terlalu sibuk memikirkan target dunia, tapi target hidup kita yang sesungguhnya masih nol. Saya jadi berpikir, “selama ini apa yang sudah saya persiapkan untuk tujuan hidup yang sebenarnya? Apa yang saya bisa tinggalkan di dunia ini untuk bekal saya ketika masuk ke liang kubur?”

Dari riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mengingatkan kita bahwa,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Nah dari dalil diatas sudah jelas loooh yang dibawa mati cuma 3.

  • Anak yang sholeh
  • Ilmu yang bermanfaat
  • Amal jariah
Baca juga : Manfaat sedekah

Untuk anak yang sholeh dan ilmu bermanfaat kita dah jelas ya harus bagaimana mengumpulkannya. Nah, amal jariah ini biasanya masih abstrak. Kita tuh paling berpikir bahwa amal jariah adalah sedekah, zakat dan infaq saja. Padahal ketiga itu, sifatnya tidak panjang. Contoh, kita sedekah mukenah, selama mukenah itu dipakai maka akan terus palahanya kita terima. Tapi jika mukenanya rusak dan lusuh dan tidak terpakai lagi. Stop sampai disitu.

Pernahkah kita terpikir untuk wakaf?
Jujur, saya sama sekali tidak terpikir wakaf untuk bekal akhirat saya. Karena di otak saya, berwakaf itu berarti saya harus punya harta banyak, macam rumah, tanah yang luas dan uang banyak untuk membangun masjid atau panti asuhan.

Ternyata pikiran saya tentang wakaf mulai terbuka, ketika saya diundang Dompet Dhuafa untuk mengikuti acara blogger meet up yang bertemakan “wake up wakaf”

Acara Blogger Meet Up Dompet Dhuafa

Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 2 Oktober 2019, saya menghadiri blogger meet up yang diadakan oleh Dompet Dhuafa. Pagi-pagi sekali saya sudah jalan bersama Hanni menuju Lembaga Pengembangan Insani, Parung – Bogor, tempat blogger meet up dilaksanakan.

Kami berkumpul di aula SMART ekselensia Indonesia. Kurang lebih 50 blogger Jabodetabek berkumpul disana. Kami disambut dengan welcome drink dan makanan ringang. Ada roti unyil, lontong dan tahu isi. Paham lah yaa orang Dompet Dhuafa, kalau kita tuh berangkat belum pada sarapan. Soalnya ada beberapa blogger yang berangkatnya dari kantor Dompet Dhuafa di Jati Padang. Mereka berangkat jam 7 pagi dari sana. Kebayang dong ya, mereka berangkat dari rumah jam berapa.

Blogger meet up dompet dhuafa
Blogger yang hadir diacara blogger meet up dompet dhuafa

Oke balik lagi ke acara, tepat jam 10.00 acarapun dibuka oleh Mba Putri Monda, salah satu penerima manfaat beasiswa Aktifis Nusantara Dompet Dhuafa.

mba putri dompet dhuafa
Mba Putri


Mba Putri memanggil Bapak Yuli Pujihardi, Direktur Mobilisasi ZIS dan Direktur Kawasan Zona Madina Dompet Dhuafa untuk memberikan kata sambutan dan membuka acara blogger meet up hari itu.

Bapak Yuli menyampaikan bahwa diadakannya blogger meet up hari ini, untuk membuka informasi yang baik dan benar tentang wakaf. Terutama wakaf yang dikelola oleh Dompet Dhuafa.

bapak yuli dompet dhuafa
Bpk. Yuli


“Saya berharap, teman-teman blogger bisa menyampaikan tulisan yang baik dan semoga tulisannya bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan barakah buat bekal teman-teman blogger di akhirat.” Spontan dengan kompak dan keras, kami meng-amin-i ucapan doa dari Bapak Direktur.

Gerakan Ayo Wakaf dan Tabung Wakaf

Selesai Pak Direktur memberikan sambutan, tiba saatnya Bpk. Boby P. Manulang, GM. Wakaf Dompet Dhuafa yang memberikan materi tentang wakaf. Pak Boby inilah yang membuka mata saya tentang apa itu wakaf.

bapak boby dompet dhuafa
Bpk. Boby

Sebenarnya apa sih wakaf itu?
Pak Boby menjelaskan bahwa wakaf itu asal kata dari bahasa Arab yang artinya tertahan. Karena memang wakaf adalah memberikan harta yang tertahan untuk dimanfaatkan dan digunakan bagi yang membutuhkan.

Wakaf termasuk sedekah Jariyah, yakni menyedekahkan harta kita untuk kepentingan umat. Harta Wakaf tidak boleh berkurang nilainya, tidak boleh dijual dan tidak boleh diwariskan. Karena wakaf pada hakikatnya adalah menyerahkan kepemilikan harta manusia menjadi milik Allah atas nama umat.

Kapan mulai ada wakaf di Dompet Dhuafa?
Jika kita ditanya tentang Dompet Dhuafa, tentunya sepakat jawabannya sebuah lembaga sosial. Tapi bukan sekedar lembaga sosial pada umumnya.

Berawal dari empati kolektif komunitas jurnalis yang banyak berinteraksi dengan rakyat miskin, tahun 1993 digagaslah manajemen galang kebersamaan dengan siapapun yang peduli kepada nasib dhuafa, yang diberi nama Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa adalah sebuah organisasi nirlaba terkemuka di Indonesia mencoba mengangkat martabat dan pengabdian manusia dengan memanfaatkan dana zakat, infaq, sodaqoh dan wakaf (ZISWAF).

Nah, pada tanggal 16 Juni 2016, Dompet Dhuafa mulai dikukuhkan sebagai Nazhir (pengelola wakaf)

Bicara soal wakaf, pasti deh yang dipikirkan kita itu adalah mewariskan rumah, tanah dan masjid. Nah, kemarin pas acara Blogger Meet Up semua dipatahkan oleh penjelasan dari Bpk Boby P. Manulang, GM. Wakaf Dompet Dhuafa. Beliau mengatakan bahwa Dompet Dhuafa berusaha membuat wakaf menjadi mudah terjangkau bagi siapapun.

Apalagi di era millenial ini yang semuanya serba digital. Maka pengumpulan dana wakaf ke Dompet Dhuafa disesuaikan dengan jamannya. Mulai dari website yang interaktif dan penyaluran wakaf secara online dan bisa dengan jumlah kecil dengan cara tabung wakaf produktif.

Tabung wakaf  itu apa?
Dompet Dhuafa mempunyai gerakan untuk mengajak kita, terutama kaum millenial, yang bernama Ayo Wakaf. Aksinya dengan menggunakan tabung wakaf. Tabung wakaf disini tujuannya agar kita nggak merasa berat dengan mitos-mitos berwakaf harus dengan tanah, rumah dan masjid.

Dengan tabung wakaf, kita bisa berwakaf walau hanya uang 10K saja looh.

Waah, bagaimana caranya?
Naaah, yuk dibaca terus tulisannya ya.

Program Donasi Wakaf Dompet Dhuafa

Sebelum kita lanjut untuk mengetahui cara tabung wakaf, sebaiknya kita kenali dulu apa saja program donasi yang dikelola oleh Dompet Dhuafa dari dana wakaf yang terkumpul. Wakaf yang dikelola di Dompet Dhuafa pun terbagi atas 3, yaitu : wakaf produktif, wakaf investasi dan wakaf sementara

Kali ini saya mau bahas tentang wakaf produktifnya. Hingga kini Dompet Dhuafa sudah memiliki beberapa aset wakaf produktif, seperti rumah sakit, sekolah, kebun dan masjid.

Semua aset wakaf dikelola secara produktif, surplus (untung) wakafnya digunakan untuk mauquf alaihi (penerima manfaat wakaf) pada 5 pilar Dompet Dhuafa, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kemanusiaan, dakwah dan budaya.

1. Pendidikan

Pada bidang pendidikan, Dompet Dhuafa punya beberapa tempat. Dan kemarin kami diundang di salah satu tempat pengelolaan dana wakaf Dompet Dhuafa, yaitu :

Bumi Pengembangan Insani

Dilokasi Bumi Pengembangan Insani ini terdapat beberapa sekolah yang dikelola oleh Dompet Dhuafa dari dana wakaf. Berikut sekolah yang terdapat di dalam Bumi Pengembangan Insani.

A. Sekolah SMART Ekselensia Indonesia
SMART ekselensia ini berupa boarding school khusus laki-laki yang setara dengan SMP dan SMA. Didalam Bumi Pengembangan Insani ini terdapat asrama yang menampung 200 siswa. Semua siswa yang masuk dalam SMART Ekselensia 100% mendapatkan beasiswa dari Dompet Dhuafa.

smart ekselensia Dompet Dhuafa
sekolah SMART Ekselensia Dompet Dhuafa

Menurut Ustadz Syafii, Direktur Pendidikan Dompet Dhuafa, siswa yang masuk ke SMART ekselensia ini melewati tahapan seleksi yang ketat. Mereka bukan sekedar dari keluarga dhuafa, tapi mereka harus lolos seleksi pemberkasan (seperti kk dan ktp), seleksi tes akademik, wawancara dan survey tempat tinggal. Alhamdulillah, hingga saat ini SMART ekselensia sudah meluluskan 245 siswa.

Ustadz Sayfii Dompet Dhuafa
Ustadz Syafii

Pada asrama tersebut terdapat failitas belajar kemandirian anak, macam barber shop, dan taylor club. Disana anak-anak hanya boleh pulang ke rumah 1 tahun sekali, yaitu pada bulan Ramadhan dan balik lagi setelah lebaran Iedul Fitri.
asrama smart ekselensia Dompet Dhuafa
asrama siswa SMART Ekselensia Dompet Dhuafa

lapangan bola smart ekselensia Dompet Dhuafa
Anak-anak SMART Ekselensia Dompet Dhuafa sedang main bola di belakang asrama


Namun bukan berarti ortu nggak boleh berkunjung, Jika ada ortu yang mau berkunjung dijinkan, tapi nggak boleh keluar asrama. Jika ingin keluar asrama hanya diberikan waktu 4 jam saja.

Target pendidikan di SMART Ekselensia, menurut Ustadz Syafii adalah menjadikan mereka siswa-siswa yang mandiri dan menjadi penyokong dana bagi keluarga dhuafanya.

B. Ekselensia Tahfiz Quran

Selain SMART Ekselensia disana juga terdapat asrama khusus untuk para calon tahfiz quran. Pada sekolah Ekselensia Tahfiz Quran, mereka bukan sekedar belajar menghafal tahfiz, tapi mereka dididik untuk leadership dan menguasai Bahasa Arab juga Bahasa Inggris.

Siswa yang diterima adalah siswa-siswa setara dengan SMP dan SMA. Hingga saat ini, sudah meluluskan 5480 siswa dari berbagai daerah.

Jika SMART Ekselensia menerima 100% dhuafa, Ekselensia Tahfiz Quran terbagi 70% dhuafa dan 30% orang luar. Tentunya perlakuan pembiayaannya berbeda. Yang 70% murni dibiayai oleh Dompet Dhuafa, sedangkan yang 30 % dana sendiri.

C. Sekolah Guru Indonesia

sekolah guru indonesia dan asrama etahfiz dompet dhuafa
Gedung Sekolah Guru Indonesia yang jadi satu dengan asrama Ekselensia Tahfiz

Sekolah Guru Indonesia ini diperuntukkan bagi guru-guru dari daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Sudah berdiri sejak tahun 2004 dan sampai saat ini sudah memberikan pelatihan kepada 18.057 guru.

D. Sekolah Islam Al Syukro Universal dan SMART Cibinong

Beda dengan SMART Ekselensia yang 100% muridnya beasiswa dari Dompet Dhuafa. Sekolah Islam Al Syukro Universal dan SMART Cibinong ini termasuk salah satu sekolah yang dikelola sebagai wakaf produktif. Ada biaya masuk untuk bersekolah disini.

Jenjang pendidikan yang dibuat mulai dari TK hingga SMP dengan jumlah murid sebanyak 845 siswa untuk Al Syukro Universal dan 808 siswa untuk SMART Cibinong.


2. Kesehatan

Dibidang kesehatan ini, sempat dijelaskan oleh dr. Zakaria, selaku dokter yang mengelola RST (Rumah Sehat Terpadu). Menurut dr. Zakaria ada 10 RS yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Untuk 8 RS sudah beroperasional, sedangkan 2 lagi masih dalam proses. RS tersebut adalah :

dr zakaria dompet dhuafa
dr. Zakaria

  • RS. Rumah Sehat Terpadu
  • RS. AKA Lampung
  • RSIA Sayyidah
  • RS. Mata AW
  • RS. Griya Medika
  • RS. Qatar Chairty
  • Klinik Naura
  • RS. LK Riau


Sedangkan yang masih dikelola adah RS. Hasyim Asyari dan RS Haji Pasuruan.

Pada blogger meet up kemarin kami diajak berkeliling ke RST yang berlokasi persis diseberang Bina Pengembangan Insani. RST ini merupakan rumah sakit pertama yang dibangun oleh Dompet Dhuafa bagi rakyat tidak mampu.

RST parung dompet dhuafa
Rumah Sehat Terpadu (RST) Parung

Rumah sakit tanpa kasir ini seluruh biayanya 100% ditanggung oleh dompet dhuafa, tapi syaratnya harus memiliki member RST atau kartu asuransi kesehatan BPJS.

Loh berarti yang nggak jadi member nggak bisa berobat di RST dong?
Tetap boleh. Jika ada pasien sakit yang baru masuk, RST melayaninya terlebih dahulu. Jika sudah sehat, keluarga pasien akan dipanggil ke LKC Corner (Layanan Kesehatan Cuma-cuma).

Di LKC data pasien akan di analisis, jika mereka mempunyai jaminan kesehatan macam BPJS, maka disarankan menggunakan BPJS. Jika tidak disarankan untuk memiliki kartu member RST.

Syarat untuk mempunyai kartu member RST hanya melampirkan KK dan KTP saja. Nanti kondisi rumah dan lingkungan pasien akan di survey, apakah layak menjadi member atau tidak. Bagi yang mampu, pasien diminta untuk membayar, yang kelak dana bayaran dari pasien pun akan diputar untuk membantu pasien dhuafa lainnya.

Ada yang unik saat kami berkunjung ke RST, dimasing-masing pintu kamar terdapat plat nama-nama seseorang. Saya pikir itu awalnya nama-nama dokternya, ternyata nama-nama tersebut adalah nama-nama yang memberikan wakaf pada ruangan tersebut.

nama-nama wakif di pintu ruangan RST dompet dhuafa
Nama-nama wakif di pintu ruangan yang di wakafkan

Contoh kamar operasi membutuhkan dana wakaf sebesar 1 millyar, nah RST membuka peluang bagi orang-orang yang ingin menjadi wakif dengan jumlah  dana yang sudah ditentukan oleh Dompet Dhuafa. Nanti nama si wakif akan dibuatkan plat dan ditempel di ruangan yang ingin ia wakafkan.

RST juga bekerjasama dengan UNHC dan CWS (Church Web Service), yaitu siap menerima pasien-pasien dari negara-negara pencari suaka.

Kemarin saja saat berkunjung, kami berbincang-bincang dengan pasien yang berasal dari Afganistan, namanya Narges Ashuri. Beliau membawa Ibunya yang terkena diabetes. Untungnya bisa Bahasa Inggris, jadi lancar ngomongnya, bagi yang nggak bisa Bahasa Inggris, ada intepreter sukarela yang akan membantu.

pasien dari afganistan di RST dompet dhuafa
Narges Ashuri dan Ibunya
Selain RST kami juga mengunjungi RS Qatar Charity yang lokasinya masih satu tempat dengan RST Parung. Diberi nama Qatar Charity karena wakifnya berasal dari Qatar. Dan wakif meminta khusus kepada dompet dhuafa, agar RS yang mereka wakafkan itu hanya untuk para marbot, tahfiz quran dan ustadz saja.

RS Qatar Charity dompet dhuafa

Saat ini RS Qatar Charity belum beroperasi sesuai fungsinya, baru gedungnya saja. Dan pembangunannya sudah 90% tuntas. Insya Allah akhir tahun ini akan segera dibuka.

3. Ekonomi

Pada pilar ini, sudah beberapa wakaf yang bisa membawa banyak manfaat. Ada beberapa hal yang produktif dan uangnya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Beberapa produk wakaf yang menghasilkan adalah :

Perkebunan

Dompet Dhuafa sudah memeliki beberapa kebun buah dan beras di daerah Cianjur. Kemarin kami diberikan goodie bag hasil tani dari lahan wakaf Dompet Dhuafa. Hasil kebunya beda loooh rasanya dari hasil kebun yang dijual pasaran.

hasil kebun dompet dhuafa
lemon dan tomat cherry hasil kebun dompet dhuafa (photo by : nurul dwi larasati)

Daya Mart

Banyaknya minimarket menjamur, tidak menyurutkan langkah Dompet Dhuafa utnuk membuat minimarket juga di kawasan Zona Madina. Minimarket tersebutr diberi nama. Daya Mart.

daya mart dompet dhuafa
daya mart dompet dhuafa

Kopi Susu Madaya

Keamrin saat acara blogger meet up, dijelaskan juga produk terbaru dari wakaf dompet dhuafa yang produktif yaitu memproduksi kopi kekinian Madaya. Insya Allah bulan Oktober ini akan launching berikut cafe kopinya.

kopi kekinian madaya dompet dhuafa
kopi madaya dompet dhuafa

Pabrik Ekstrak Buah Indonesia Berdaya

Dalam penjelassan Pak Boby, kini Dompet Dhuafa sedang memajukan pabrik ekstrak buah untuk membuat asam buatan pada minuman kemasan. Menurut beliau saat ini asam buatan dari minuman buah kemasan itu berasal dari ekstrak buah nanas dan itu masih diimport. Itu sebabnya kini Dompet Dhuafa ingin mengambil peluang tersebut agar jangan lagi import dari negeri orang

4. Dakwah dan Budaya

Pada produk wakaf di pilar dakwah dan budaya, dompet dhuafa sudah mendirikan 2 masjid sebagai produk wakaf untuk dakwah, yaitu Masjid Al Madinah dan Masjid Smart SSC.

Selain kedua masjid tersebut dibangun juga Wisma Mualaf berfungsi menampung orang-orang yang sedang mencari hidayah baru. Sedangkan dalam proses insya Allah akan dibangun Masjid Al Majid Bukit Kemuning.

masjid almadinah dompet dhuafa
Masjid Al Madinah dompet dhuafa (foto by tabungwakaf.com)

Pada masjid tersebut, bukan sekedar untuk Ibadah saja, namun bisa menjadi wakaf produktif, yaitu dibawah gedung dibuka hall besar untuk disewakan resepsi pernikahan. Dimana nanti keluarga mempelai akan diberikan tempat menginap di saung d'jampang.

penginapan dekat masjid al madinah djampang dompet dhuafa
penginapan d'jampang yang dekat dengan Masjid Al Madinah

5. Sosial Kemanusiaan

Pada pilar kelima ini, Dompet Dhuafa selalu berusaha mencoba mengirimkan dana bantuan untuk rakyat palestina, afganistan dan daerah-daerah yang terkena musibah bencana.

Nah produknya sudah dijelaskan . kini teman-teman nggak pusing lagi untuk memilih kira-kira produk yang mana yang ingin teman-teman salurkan wakafnya.

Nggak usah pusing, yang manapun teman-teman ingin berbagi, hasil akhirat sama saja. ^_^

Cara Tabung Wakaf di Dompet Dhuafa

Setelah tau penjelasan dari masing-masing wakaf, berikut cara teman-teman menabung wakaf :

1. Buka web donasi.tabungwakaf.com
2. Scroll agak kebawah sedikit, nanti akan telihat pilihan program donasi dompet dhuafa.

dompet dhuafa

3. Pilih salah satu program donasi yang kita ingin bantu, lalu kilk donasi sekarang, nanti akan keluar tampilan berikut ini,

isi jumlah donasi pada kolom yang diberi panah merah

4. Masukkan kembali nominal yang kita ingin wakafkan (min Rp 10.000), lalu klik donasi sekarang, nanti akan keluar tampilan seperti gambar dibawah ini :


5. Klik pilih metode pembayaran, agar kita bisa memilih mau bayar ke rekening mana. Nanti akan keluar tampilan sbb :


6. Isi data yang diminta dan pilih rekening yang ingin kita transfer. Pembayaran bisa dilakukan ke rekening : BNI, BCA, Mandiri, Syariah Mandiri dan Bank Muamalat. Selain itu kita bisa menggunakan dompet digital, yaitu OVO dan Link aja.

Untuk pembayaran menggunakan dompet digital, silakan klik tulisan online payment.

7. Jika sudah mantab mau bayar pakai apa, silakan klik bayar sekarang, lalu klik OK. Maka akan keluar tampilan seperti gambar dibawah ini :


8. Transfer dana wakaf ke rekening yang sesuai dengan pilihan kita. Jangan lupa di capture (jika transfer online) bukti bayarnya, atau  foto struk trasnfernya. karena nanti akan diminta untuk di upload.

9. Setelah selesai transfer, klik tulisan konfirmasi. Maka akan keluar tampilan seperti gambar berikut :

10. Setelah mengisi semua konfirmasi data, klik tombol konfirmasi.

Nah, selesai deh. Mudah kah? Jika kalian terbiasa belanja online di marketplace, pastinya step-step membayar wakaf diatas akan terasa mudah sekali.

Cara wakaf untuk millenial dari Dompet Dhuafa sudah saya jabarkan, Sekarang tinggal aksi teman-teman millenial.

Ayo, mulai sisihkan uang jajan/insemtif/fee kita Rp 10.000 saja. Jika kita sanggup belanja kopi kekinian, kini saatnya menabung untuk akhirat kalian. Semangaaat!! Ayo wake up wakaf.

Ingat, tak akan pernah menjadi miskin jika kita selalu menyisihkan harta kita dijalan Allah, bahkan bertambah kaya. Aamiin.

Tau nggak teman-teman, gerakan ayo wakaf ini membuat kita blogger yang hadir itu menjadi melek banget untuk wakaf. Akhirnya kami bersepakat untuk menyisihkan 10K dari insentif yang kami terima untuk di tabung wakaf. Dan ternyata gayung bersambut dengan Dompet Dhuafa.

Dompet dhuafa juga menyediakan wadah untuk donasi wakaf bagi komunitas atau grup. Langsung deh kami buat grupnya yaitu Gaspoler = gerakan sepuluh ribu blogger.

Gerakan ini dicetus oleh mas Ono. Alhamdulillah hingga saat ini sudah mencapai 3 jutaan dari tabung wakaf yang dimulai dari hari Jumat kemarin (4 okt 2019). Cita-cita kami bisa terkumpul hingga 125jt untuk bisa membeli lahan produktif yang dikelola Dompet Dhuafa. Doakan bisa tercapai yaaa.

Yang mau ikutan urunan tabung wakaf bersama GASPOLER, bisa silakan klik disini

Buat teman-teman yang kepo lebih dalam soal wakaf, silakan kunjungi dompetdhuafa.org atau tabungwakaf.com. Akan banyak infromasi disana. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang memerlukan. ^_^

Wassalam










23 comments

  1. teknologi memudahkan semua ya mak, termasuk dalam menjalankan ajaran agama dan juga membantu orang lain yg membutuhkan walau secara tidak langsung.

    ReplyDelete
  2. inget alm mamah mertua suka bilang pengen beli tanah wakaf. dan alhamdulillah kesampean sebelum meninggal. jadi pengen tahu lebih banyak tentang wakaf. jadi tercerahkan dan adem rasanya abis baca tulisan mba ade. makasi sharingnya ya mba :)

    ReplyDelete
  3. Kalau bisa dimulai dari 10K, siapapun bisa mulai berwakaf dong ya. Salut sama dompetduafa, memudahkan kita banget utk beramal

    ReplyDelete
  4. wakaf buanyaaakkk banget manfaatnya ya Mbaa
    semogaaaa amal jariyah ini kian menginspirasi banyak pihak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  5. Bagus ya, program-programnya Dompet Dhuafa ini. Kreatif dan menyentuh kebutuhan riil umat

    ReplyDelete
  6. Bagus banget programnya ini. Jadi semua orang asal punya niat baik bisa mulai wakaf ya tanpa harus punya sebidang tanah atau ruman :)

    ReplyDelete
  7. Wah programnya bisa milih sendiri ya... Semua programnya keren-keren... Makasih infonya... Jadi tau dengan adanya tabung wakaf ini, bisa ikut wakaf meski nominalnya kecil ya...

    ReplyDelete
  8. Masya Allah, ternyata ada cara mudah untuk berwakaf ya di Dompet Dhuafa, kita yang ingin wakaf tapi dana terbatas juga dimudahkan bisa ikutan..terima kasih pencerahannya bak

    ReplyDelete
  9. Keren banget ya dompet dhuafa. Bener2 membantu para dhuafa karena tanpa kasir. Mudah2an meluas bisa ke berbagai daerah, bikin rs juga di kalimantan

    ReplyDelete
  10. Sungguh bermanfaat banget artikelnya mbak. Selama ini saya juga mikir kalau wakaf itu ya butuh biaya besar :( ternyata bisa juga kita ikut wakaf melalui tabungan wakaf. Salut untuk dompet dhuafa yang mau mengedukasi masyarakat seperti ini.

    ReplyDelete
  11. Banyak banget ya manfaat wakaf, andai saja seluruh umat Islam bersatu mewakafkan hartanua, insyaAllah umat akan sejahtera ya mbak

    ReplyDelete
  12. Betul mba, wakaf itu pasti soal tanah, rumah, dan yang gak punya tanah banyak gimana wakafnya. Tapi, dompet dhuafa memberikan kemudahan untuk berwakaf, hayu lah mba aku juga mau wakaf.

    ReplyDelete
  13. Wah, aku juga baru aja mengulas wakaf selain tanah dan bangunan mbak. Salah satunya wakaf uang. Selain dompet duafa, sudah banyak lembaga lain juga yangengembangkan wakaf non fisik seperti ini ya

    ReplyDelete
  14. Waah...keren, keren.
    Makin beragam pemilihan pembayaran wakaf.
    Btw,
    Gaspoler ini rutin tiap bulan atau hanya sekali aja, kak...?

    ReplyDelete
  15. Wah aku tertarik nih nabung wakaf. Aku dan suami lagi pengen buka tabungan untuk wakaf.

    ReplyDelete
  16. Aku terpukau banget mbak, kali pertamanannya aku ke Zona Madina bikin aku takjub karena area sebesar itu dan selengkap itu hasil dari wakaf

    Jadi semangat berbakat bareng teman-teman gaspoler

    ReplyDelete
  17. ternyata cara nambah pahala dan amalan tuh mudah yaa tinggal berwakaf. mana sekarang gak perlu semahal beli tanah atau kudu punya bangunan. nabung ajah

    ReplyDelete
  18. aku juga mikirnya wakaf itu sebidang tanah atau bangunan ummi maka niat berwakaf pun enggan karena harta yang dimiliki tak sebanyak itu ternyata itu semua terpatahkan yah bisa wakaf melalu dompet dhuafa dengan mudah

    ReplyDelete
  19. Aku seneng banget ikut acara ini. Jadi tercerahkan juga soal Wakaf. Karena bisa dimulai dari Rp 10 ribu aja dan cara bayarnya mudah.

    ReplyDelete
  20. Ga ada alasan lagi ga bisa wakaf ya selain rupiahnya bebas juga mudah bisa dimanapun

    ReplyDelete
  21. Selama ini mikirku soal wakaf juga gitu Mbak, berbentuk tanah... tapi ini bisa nabung wakaf... langsung ah ke webnya. Dompet Dhuafa ini memang keren ya, Mbak :) terima kasih loh buat seringnya...

    ReplyDelete
  22. Masya Allah banyak infonya soal wakaf ini lengkap banget. Aku jadi makin banyak ilmu mengenai wakaf. Awalnya juga mikir wakaf harus tanah dan harta banyak. Ternyata bisa urunan ya?

    ReplyDelete
  23. Aku pun awalnya mikir wakaf hanya dalam bentuk bangunan dan tanah. Tapi ternyta wakaf itu bisa dalam bentuk uang juga

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^