Jajan Sambil Sedekah di Takoyaki & Okonimiyaki Sensei

Siapa sih yang tidak suka jajan? Nggak ada yang jawab pastinya, karena semua orang pasti suka jajan. Tapi kalau ditanya, "Banyakan mana jajan dan sedekahmu?" Nah, ini pasti banyak yang terdiam. Termasuk juga saya. Namun, saya punya solusinya kalau mau jajannya berimbang dengan sedekah. Bagaimana? Simak aja terus tulisan saua tentang jajan sambil sedekah di Takoyaki & Okonimiyaki Sensei

jajan sambil sedekah di takoyaki & okonomiyaki sensei

Bismillahirrahmanirrahiim, Jajan Sambil Sedekah di Takoyaki & Okonimiyaki Sensei

"Beliiii..." Bayangan saya kalau ada kata seperti itu apalagi kalau bukan seorang anak kecil yang datang ke warung mau jajan. Yes, jajan itu tidak lepas dari dunia anak-anak. Bukan saja anak-anak, orang dewasa macam saya saja masih suka jajan. Sejak kecil, almarhumah mama selalu menyisihkan uang untuk camilan anak-anaknya. Dan kebiasaan itu pun menular ke saya. Setiap anggaran belanja bualanan saya pasti menyisihkan pos camilan buat keluarga, termasuk buat saya sendiri.. xixixi.. nggak mau kalah dong sama anak-anak. Tapi saya agak tersentil ketika ada seorang teman yang nyeletuk, "Jajan mulu, sudah sedekah belum? Banyakan mana antara jajan dan sedekah? Kalau bisa setiap kamu jajan sambil sedekah. Maka jajan dan sedekah kamu berimbang. Jajannya juga barakah." hmm... Iya juga ya.. 


Selama ini memang nggak kepikiran sama saya, perbandingan antara jajan saya dan sedekah. Sedekah memang ada juga dalam anggaran keuangan saya, tapi kalau dibandingkan dengan jajan, sepertinya masih banyak jajan dibanding sedekah.. huhuuhu... Padahal kalau kita menyisihkan saja 2,5% dari apa yang kita beli untuk jajanan, rejeki kita semakin banyak dan semakin mudah pula kita untuk jajan apa saja. Itu sudah janji Allah loh. Bukan iming-iming semata. Apalagi sekarang kan banyak tuh kalau kita pesen grab/go food ada produk jajan buat babang ojolnya. Salah satunya jajan sambil sedekah di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei.


Memang di merchant Takoyaki & Okonomiyaki Sensei tidak ada produk traktir Babang Ojolnya. Menurut Mba Lilis, Owner Takoyaki & Okonomiyaki Seinsei, fitur itu tidak semua pembeli bersedekah. Maka sistem jajan sambil sedekah di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei bentuknya adalah setiap kita membeli produk apapun yang dijual di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei disisihkan Rp 1000 untuk sedekah yang mana nanti hasil sedekahnya itu diberikan kepada orang yang membutuhkan. Selain itu, jika kita membelinya lewat online (grab/go food), Babang ojolnya dapat 1 porsi dari yang kita beli. Naaah... kalau sistemnya seperti ini siapapun yang beli di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei pasti bersedekah.


Review Camilan Takoyaki & Okonomiyaki Sensei

Walau kedainya bernama Takoyaki & Okonomiyaki Sensei, bukan berarti hanya menjual takoyaki dan okonomiyaki saja looh. Ada beberapa camilan Jepang lainnya yang bisa kita beli. Ada Yaki Chikua, Yaki Fishroll dan Yaki Soseeji. Buat yang baru dengar nama-namanya kita bahas satu-satu yaaa.. sekalian saya review soal rasanya, termasuk Takoyaki dan Okonomiyaki.


1. Takoyaki

Buat para pecinta kuliner masakan Jepang, Takoyaki bukan lagi hal aneh yang kita temui di Tanah Air. Orang Indonesia banyak sekali yang menyukai makanan tersebut. Memang masakan Jepang dengan masakan Indonesia tuh rasanya 11 12. Nggak terlalu jauh berbeda. Mungkin karena dulu kita pernah di jajah Jepang selama 35 tahun jadi bumbu masakan jepang masuk sedikit kedalam cita rasa masakan Indonesia.


Dikutip dari Wikipedia, Takoyaki di Jepang biasanya dijual sebagai jajanan di pinggir jalan untuk dinikmati sebagai camilan. Sama saja sih dengan di Indonesia, tapi disini ada beberapa takoyaki yang dijual di restoran makanan Jepang. Takoyaki biasa dijual dalam bentuk set dengan 1 set berisi 5, 6, 8 hingga 10 buah takoyaki yang disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke dalam kemasan plastik transparan untuk dibawa pulang. 

Jajan sambil sedekah di takoyaki &okonomiyaki sensei


Ukuran Takoyaki biasanya kecil seperti bola pingpong. Namun di Jepang pada acara matsuri (festival perayaan di Jepang) sering dijumpai kios penjual takoyaki sebesar bola tenis (jambotako) yang menjual takoyaki secara satuan. Saya membayangkan wajan cetakannya menggunakan wajan apa yaa?


Takoyaki dimakan dengan menggunakan tusuk gigi, tetapi di Tokyo dimakan dengan menggunakan sumpit sekali pakai. Penjual takoyaki selalu memberikan 2 batang tusuk gigi untuk satu orang, karena takoyaki yang ditusuk dengan sebatang tusuk gigi bisa berputar-putar sewaktu diangkat dan jatuh sebelum masuk ke mulut.


Awalnya, takoyaki dijual dengan menggunakan tusukan bambu dengan isi 3 buah per tusuk. Di sekitar tahun 2000 masih bisa dijumpai sebuah kios yang menjual takoyaki dengan tusukan bambu, tapi makin kesini sudah tidak ada lagi yang menjual takoyaki ditusuk bambu. Irit kayunya kali yaaa.. biar aman hutan kita.. xixixi..


Untuk rasa Takoyaki di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei ini yang paling saya suka dari semua camilan yang ada. Takoyakinya lembut, isi dalam takoyakinya pun nggak pelit. Isian Takoyakinya juga beragam, ada Soseejikun (sosis), Miitobooru (bakso), Mozachan (mozzarella), Chiizukun (keju chedar), Sumooku Beefu (smoke beef), Takosama (gurita), Akachantako (bayi gurita), dan Kanichan (crab stick).


Takoyaki di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei ini disajikan dengan beragam toping yang bisa kita pilih juga. Ada wijen sangrai, keju parut, telur dan katsuobushi (serutan ikan cakalang panggang khas Takoyaki). Untuk yang standar topingnya hanya aonori, katsuobushi, mayonaise, saus sambal dan saus khas takoyaki.


Dari semua isi takoyaki buat saya pencinta seafood maka juaranya adalah Kanichan dan Akanchantako. Dengan penyajian standarnya pas banget. Yang saya suka tuh saus takoyakinya. Awalnya saya pikir saus takoyakinya beli yang sudah jadi, ternyata saosnya asli buatan Mba Lilis. Asli enak, malah lebih enak dari saus takoyaki yang dibeli jadi. Begitupun dengan katsuobushinya yang terasa sekali khas ikan asapnya.


2. Okonomiyaki

Kalau baca arti camilan satu ini di wikipedia jadi berpikir ke makanan tradisonal kita yaitu pempek lenggang atau kalau makanan China bisa disamakan dengan fuyunghai. Karena okonomiyaki itu terbuat dari tepung terigu yang diencerkan dengan air dan dicampur dashi, ditambah kol, telur ayam, makanan laut atau di Jepang biasa dengan daging babi. 


Sebenarnya kalau di Jepang cara masak Okonomiyaki ada 2 cara, yang pertama cara okonomiyaki kansai semua bahan diaduk lalu digoreng diatas penggorengan datar atau Teppan (sebutan di Jepang). Sedangkan cara kedua cara okonomiyaki Hiroshima (Hiroshimayaki) yaitu mengaduk adonan tanpa irisan kol. Irisan kol baru ditabur diatas adonan yang sudah diletakkan di teppan, seperti membuat pancake (panekuk). Nah, okonomiyaki Takoyaki & Okonomiyaki Sensei menggunakan cara pertama. 

jajan sambil sedekah di takoyaki & okonomiyaki sensei
Okonomiyaki di Teppan saat jajan sambil sedekah di takoyaki & okonomiyaki sensei

Kalau di Jepang Okonomiyaki adalah salah satu jenis masakan teppanyaki yang bisa dimakan begitu saja atau sebagai lauk teman nasi putih. Okonomiyaki sering dimakan dengan sendok datar yang disebut kote (hera) yang juga berfungsi sebagai sodet sewaktu membalik okonomiyaki. Nah, kalau saya lebih memilih makan tanpa nasi.


Dalam bahasa Jepang, okonomi berarti "suka-suka" (yang disuka, yang diinginkan) dan yaki berarti "panggang" walaupun saat memanggang menggunakan minyak juga. Sebab istilah goreng di Jepang hanya digunakan untuk masakan yang menggunakan minyak berlimpah, macam goreng bakwan, pisang goreng gitu deh. 


Sesuai dengan namanya yang "suka-suka", suka-suka lo dah mau naro apa (xixixi ini bahasa Betawinya), topping okonomiyaki bisa disesuaikan dengan selera orang yang mau memakan. Nah, di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei toping yang digunakan sama dengan topping pada takoyaki.

jajan sambil sedekah di takoyaki & okonomiyaki sensei
okonomiyaki topping suka-suka di takoyaki & okonomiyaki sensei

Nah, ini favorite saya yang kedua dari camilan di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei. Saya suka karena okonomiyaki di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei ini tebal sekali. Biasanya saya sanggup makan 1 porsi okonomiyaki, tapi kalau okonomiyaki di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei saya hanya sanggup makan setengahnya. Lagi-lagi saya suka dengan rasa sausnya. Rasa sausnya yang gurih, asam dan manis ini juara banget untuk jadi topping Takoyaki & Okonomiyaki. Untuk isian okonomiyaki di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei ini juga bisa memilih seperti halnya isian pada takoyaki. Begitupun toppingnya.


3. Yaki Fishroll dan Yaki Chikuwa

Kalau kedua bahan makanan ini hampir serupa, bedanya kalau fish roll berupa olahan daging ikan berbentuk pipih panjang seperti otak-otak, sedangkan Chikuwa seperti tabung. Nama chikuwa ini bermakna "cincin bambu", merujuk kepada cara pembuatannya yang dililit di bambu sehingga berbentuk bolong ditengah seperti cincin. Ada nama yaki-nya.. ya seperti yang saya tulis diatas dalam pembuatan okonomiyaki, yaitu dipanggang dengan sedikit minyak.


jajan sambil sedekah di takoyaki & okonomiyaki sensei
yaki chikuwa di takoyaki & okonomiyaki sensei

jajan sambil sedekah di takoyaki & okonomiyaki sensei
yaki fish roll di takoyaki & okonomiyaki sensei

Yaki Fish roll dan Yaki Chikuwa di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei ini disajikan dengan topping yang sama seperti takoyaki dan okonomiyaki. Saya sukanya kalau makan fish roll dan chikuwa dengan saus takoyaki terpisah, atau cukup dengan serutan katsuobushi dan mayonaise. Saus takoyakinya cukup dicocol saja.. ini sensasinya seperti makan bakso ikan rasa takoyaki... hmm.. coba bayangin deh. 


5. Yaki Soseeji

Soseeji adalah bahasa Jepang untuk sosis. Yes, di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei menyajikan sosis dengan cara masak dipanggang dan memiliki 3 varian rasa. Ada sosis keju, blackpaper dan original. Ukurannya pun ada 2 yang kecil dan besar. Dari ketiga varian rasa ini yang saya paling suka tuh sosis blackpapernya. Dicampur mayonaines dan saus sambal tentunya. Maknyuuus..

jajan sambil sedekah di takoyaki & okonomiyaki sensei
Yaki Sooseeji di takoyaki & okonomiyaki sensei

Dari keseluruhan produk yang dibuat di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei, saya juarakan takoyaki dan okonomiyaki-nya, karena semua murni buatan dari Takoyaki & Okonomiyaki Sensei, bukan tepung atau saus jadi yang banyak dijual di pasaran.


Harga dan Lokasi Takoyaki & Okonomiyaki Sensei

Untuk harga, saya bilang sih masih standar yaa malah cendrung murah. Untuk takoyaki dan okonomiyakinya harga kisaran Rp 10.000 - Rp 35.000. Semua tergantung dari isian yang kita pesan. Dan untuk harga Yaki Fish Roll dan Yaki Chikuwa untuk 1 porsinya Rp 15.000, sedangkan kisaran harga untuk Yaki Soseeji yaitu Rp 20.000 - Rp 25.000.


Nah, kalau teman-teman yang tinggal di wilayah Cipedak, bisa datang langsung deh ke lokasi kedainya di 

Jl. Radio No. 39 Cipedak

Jagakarsa - Jakarta Selatan


atau bisa pesan online lewat grab food dan go food dengan nama kedai Takoyaki & Okonomiyaki Sensei. Pastinya kalau kita pesan lewat grab/go food harga lebih mahal 20% yaaa dibanding kita pesan langsung di kedainya. Kalau mau pesan online tanpa kena kenaikan harga bisa via wa 083871736388.


Produknya halal nggak, De?

Insya Allah halal doong.. wong Mba Lilis itu buka makanan Jepang karena niatnya mau mengenalkan masakan Jepang dengan cara yang halal, plus menggiatkan jajan sambil sedekah itu. Pastinya biar nambah barakah semua bahan yang digunakan itu dari bahan-bahan Halal insya Allah. Kalau makan makanan di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei Insya Allah nggak ada tuh yang begituan.


Nah, semoga dari review saya ini teman-teman bisa memulai membiasakan untuk selalu menyisihkan sedekah disetiap jajanan yang kita beli, dimulai dari jajan sambil sedekah di Takoyaki & Okonomiyaki Sensei yaaa. Selamat menikmati ^_^



Wassalam




23 comments

  1. Aku sukaaakk banget jajan Takoyakiii
    selama ini paling ke foodcourt Royal Plza gitu kalo mau jajan.
    Pengin deh, suatu saat nanti kulineran di sini jugaaakk kalo pas main2 ke JKT

    ReplyDelete
  2. Keliatan enak enak sekali mba. aku belum nyoba yang lain. Beberapa kali coba tuh takoyaki kesukaan Ayyas :)

    ReplyDelete
  3. Adududuuuuu.....penampakan takoyaki dll ini bikin kepengen cepet2 makannya aja deh. Kesukaan Fakhri nih makanan kayak gini. Oh keren ya ada donasi seribu maupun seporsi buat babang ojol kalo kita pesan online gitu. Mbak Ade keren nih kita serasa diajarin istilah2 masakan dan artinya. Bacanya aja belibet hahaha :D Tulisan yang cakep :D

    ReplyDelete
  4. Salut untuk owner Takoyaki & Okonomiyaki Sensei. berasa bener social preneurnya ya mbak.
    Kita yang jajan pun enggak merasa "terlalu berdosa" karena jajan kita ternyata ada fungsi sosialnya :)

    ReplyDelete
  5. Jadi dari setiap pembelian makanan di sini ini disisihkan buat sedekah gitu ya, Mak? Kalau di tempatku sekarang ada pejual takoyaki yang kelilih. Harganya juga murah. Aku suka juga nih tapi ga pake yang ada seafoodnya soalnya aku ada alergi hihihi. Kalau Okonomiyaki ini kata salah satu temen blogger kayak bala-bala atau bakwan gitu. Cuma dia rame sama toping dan dikasih saus

    ReplyDelete
  6. Jadi inget pas pertama kali ikutan festival jejepangan, ngemil takoyaki yang dimasak ala-ala Indonesia. Kalo takoyaki yang real aku belum pernah nyicip nih, wah bikin ngiler deh fotonya mbak!

    ReplyDelete
  7. jajan sekalian sedekah, konsepnya menarik ya mbak, jadi pembeli nggak merasa berat juga.

    ehm... ini semua nama makanannya nggak ada yang saya kenal, tapi baca ini jadi sedikit tahu.

    oh iya ada yang sedikit mengganggu nih mbak. Indonesia di jajah Jepang itu 3,5 tahun. Kurang tanda koma di tulisan diatas

    ReplyDelete
  8. Takoyaki favoritku banget setiap makan ke resto Jepang atau lihat jajanan ala Jepang pasti nyoba Takoyaki nih. Nanti kalau pas main ke daerah Jagakarsa mau ah nyobain Takoyako dan Okonimiyaki ah.

    ReplyDelete
  9. Malam2 gini kok jadi lapar liat foto takoyaki ini, apalagi mayo nya melimpah banget, plus lagi ditambah dengan sedekah. Kok kayanya luar dalam penuh berkah

    ReplyDelete
  10. Wah, aku dan anak-anak doyan banget nih makan takoyaki
    Kagum banget karena dari setiap pembelian ada sebagian yang disedekahkan,
    Kalo ada di Bandung jadi pengen ngeborong nih ehehehe

    ReplyDelete
  11. Saya pengen banget cobain okonomiyaki. Kalau lihat channel-channel Jepang tuh kayak yang enak banget. Porsinya juga kelihatan mengenyangkan

    ReplyDelete
  12. wah inspiratif
    ini cara sedekah yg unik ya
    apalagi enak enak smua jajanannya
    kapan lagi bisa jajan sekaligus sedekah

    ReplyDelete
  13. Masya Allah, membaca ini, aku ikutan berpikir nih. Kebanyakan ngajari anak-anak jajan apa sedekah. Semoga kelak ke depan lebih baik lagi

    Anak-anak suka banget nih makanan bercita rasa Jepang. Rasa gurih manis, pedas banyak anak suka ya, Mbakde

    ReplyDelete
  14. Ya ampun ini menunya enak enak banget mbk. Teman nonton dan teman hujan cocok banget. Bagus sekali ini programnya, setiap pembelian disisihkan 1000 untuk sedekah.

    ReplyDelete
  15. Laper liatnya emang keren ini, bisa jajan sambil sedekah. Sayang jauh di cipete, coba bisa pesen pakai ojol. Seneng lihatnya kalau ada yang seperti ini yaa.

    ReplyDelete
  16. Lezatnyaaa~
    Lidahku kalau makanan Asia kaya Jepang gini, suka otomatis familiar. Hehee, kecuali wasabi yang sampai sekarang, belum bisa makannya.

    Jajan sambil sedekah, ini ide brilliant banget.
    Semoga penuh keberkahan bagi sang pembeli dan sang penjual.

    ReplyDelete
  17. Wah varian takoyakinya banyak ya...Menggoda semuanya bukan hanya karena penyajiannya yang emang menarik ..Pengen deh comot semua haha..

    ReplyDelete
  18. Waduhhh makanan kesukaan keluarga saya nih, mbak. Takoyaki dan okonomiyaki ini jajanan luar yang sangat disukai anak muda sekarang. Jadi enak dong kalo jajan bisa ikut sedekah ya

    ReplyDelete
  19. Ngileeeeeer.Huhu jauh dari rumahku, pengeeen kyknya enak2 semua.
    Kalau yang ini udah jelas halalnya ya mbak jd gak ragu buat makan.
    Makanan2 itu memang makanan kedai yg gk asing di jepang, sama keknya kita gampang nemuin bakso dan mie ayam kalau di sini.

    ReplyDelete
  20. Wuidih, enak banget ini. Suka deh takoyaki begini. Kalo yang lainnya belom pernah nyicip. Besok cari takoyaki aaah

    ReplyDelete
  21. Ya ampun lihat Takoyaki malem-malem jadi pengen deh, udah lama banget ga jajan ini. Dan ini tempatnya menarik bisa sekalian sedekah ya.

    ReplyDelete
  22. Semoga segera ada cabangnya di Surabaya sehingga saya bisa merasakan Takoyaki yang sesungguhnya

    ReplyDelete
  23. Aku penasaran rasa takoyaki isi smoke beef pasti delicious banget yaa..festival mitsura jadi ingat cerita papa vinka pas di jepang

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^