3 Hal Wajib dalam Mendongeng

Mendongeng memang baik untuk perkembangan otak anak. Banyak manfaat yang bagi anak yang bisa didapat. Namun, dongeng bukan sekedar mendongeng tok. Ada 3 hal wajib dalam mendongeng yang perlu kita ketahui. Apa saja itu? Yuk, lanjutkan bacanya!

3 hal wajib dalam mendongeng

Bismillahirrahmanirrahiim, 3 hal wajib dalam mendongeng

Jika bicara mendongeng, saya tuh langsung ingat Papa. Kalau kebanyakan orang, mendongeng itu dilakukan oleh ibunya atau mamanya, tidak dengan keluarga saya. Di rumah yang biasa mendongeng ke anak-anak itu Papa.

Papa memang hobi sekali mendongengkan cerita, bahkan sampai ke cucu-cucunya pun beliau suka sekali mendongeng. Dongeng yang beliau ceritakan ya tak jauh dari cerita Nabi. Tapi beliau tidak menceritakannya dengan membawa buku, melainkan bercerita biasa, seperti jika kita sedang bercerita kisah seseorang.

Bukan hanya cerita Nabi, beliau kadang mengarang sendiri cerita dongengnya, yang kalau saya perhatikan, cerita tersebut tidak ada nilai moralnya. Sekedar buat lucu-lucuan saja. Membuat suara-suara lucu. Malah kadang papa suka ketawa sendiri dengan ceritanya. Dia yang buat suara lucu dia sendiri yang ketawa. Abang saja sampai sebesar ini selalu ingat teriakan minta tolong dari dongeng Jid-nya (kakek dalam bahasa Arab).

Ya, memang mendongeng itu bisa membekas hingga kita setua ini. Saya juga ingat sekali jika beliau sedang mendongeng. Cerita nabi yang saya hafal itu ya berasal dari dongengnya Papa. Dari dongeng papa juga yang membuat saya jadi senang membaca buku cerita. Mencari cerita detailnya dari cerita nabi yang papa dongengkan.

Dan, mendongeng pun sudah dianalisis oleh para ilmuan dapat membantu tumbuh kembang otak anak. Nah, hal tersebut juga didukung oleh Nestle Dancow Nutrifood. Yes, semua pasti sudah kenal Dancow kaan?

Nestlé DANCOW Nutritods adalah produsen susu pertumbuhan yang berkualitas dan bergizi diformulasikan secara khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan  nutrisi  anak  Indonesia  usia  1-5  tahun  di  masa Toddler dan  Prasekolah. 


Pada tanggal 2 September lalu, saya kebetulan diundang untuk mengikuti Virtual Press Conference "DANCOW Dongeng Aku Dan Kau" dalam acara peluncuran program "Indonesia Mendongeng". Pada acara tersebut hadir 4 nara sumber yang kompeten dalam dunia mendongeng, yaitu :

  • Dra. Ratih Ibrahim, M.M , Psikologi Klinis selaku Nutritods Council Expert
  • Kak Aio , Pendongeng, pendiri Ayo Dongeng indonesia
  • Lydia Sahertian selaku Brand Manager Dancow Nutritods
  • Meisya Siregar, Brand Ambassador Dancow Nutrifood

3 hal wajib dalam mendongeng

Selain para narasumber, hadir pula tokoh-tokoh penting Indonesia yang bergerak dalam pendidikan anak usia dini, yaitu :

  • Fery Farhati Baswedan, Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta dan Bunda PAUD Provinsi DKI Jakarta
  • Atalia Praratya Kamil, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat,
  • Nur Asia Uno, Ketua Yayasan Abang Mpok Sahabat Anak,
  • Dr. Muhammad Hasbi , direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbudristek


Apa itu Program Indonesia Mendongeng?

Program Indonesia mendongeng ini adalah program dimana wujud dari komitmen Nestle Dancow Nutrifood untuk mendukung Bunda dan Ayah guna memastikan tumbuh kembang optimal Si Buah Hati. Dimana Nestlé DANCOW hadirkan kembali Dongeng Aku dan Kau yang mengangkat dongeng asli Indonesia. Ya, Indonesia kaya akan nilai nilai budayanya dan cerita-cerita dongeng rakyat, yang perlu dan penting sekali untuk diperkenalkan kepada Si Buah Hati sejak usia dini.

Bentuk kepedulian Nestle Dancow Nutrifood adalah dengan menghadirkan 15 buku dongeng yang disiapkan berdasarkan usia anak, yaitu :

Usia 1+ 

Kancil dan Kerbau, Mengapa Anijing Tidak Bertanduk, Buaya Tembaga, Balas Budi Sang Rusa, Keong Kecil dan Rumahnya

Usia 3+ 

Pangeran Palasara Si Lembut Hati, Ibu Kami Seekor Kucing, Kisang Burung Kekekow, Si Kurus dan Harimau Loreng, Biwar Si Pemberani

Usia 5+

Pangeran Arya dan Guling Kecilnya, Asal Mula Nama Salatiga, Suwidak Loro, Kluntung Waluh, Kilip dan Putri Bulan


Manfaat Mendongeng

Dalam press confrence yang berjalan selama 2 jam, saya memetik ada beberapa manfaat yang bisa kita ambil dari penjelasan para nara sumber, yaitu :

1. Membantu  anak memperkaya  kosa  kata

Dalam penjelasan Ibu Lydia Sahertian sebagai ahli tumbuh kembang Toddler dan Prasekolah, stimulasi kemampuan bahasa sejak dini sangatlah penting. Mendongeng dapat memberikan manfaat positif bagi kemampuan bahasa anak. Anak akan mendapatkan kosakata-kosakata baru yang ia dengar dari mendongeng.

2. Membantu  mempelajari  bahan  bacaan  yang  lebih  sulit

Selain menambah kosakata, dengan mendongeng anak akan mempelajari bahan bacaan yang lebih sulit. Hal ini terbukti ke saya loh. Saya berusaha membaca buku sirah nabi, sejak mendengar dongeng-dongeng dari papa.

3. Membangun imajinasi dan kreativitas anak

Mendongeng menurut Ibu Ratih Ibrahim adalah kegiatan stimulasi tepat dan asik untuk optimalkan seluruh dimensi tumbuh kembang anak. Sehingga anak mampu berimajinasi dan membangun kreativitasnya.

4. Meningkatkan  rasa  percaya  diri

Selain itu, menurut Ibu Ratih, mendongeng membuat anak belajar tentang nilai-nilai moral serta karakter positif seperti keberanian, kasih sayang, dan kepedulian. Hal tersebut mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak.

5. Membentuk  nilai  moral  dan  karakter

Seperti yang tertulis di poin 4, dengan dongeng membentuk nilai-nilai moral dan karakter pada anak. Terutama dongeng-dongeng nusantara yang kaya akan nilai moral dan berbagai karakter dalam ceritanya.

Begitu pula yang disampaikan oleh kak Ariyo Zidni bahwa dongeng rakyat Indonesia mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kerajinan, gotong royong, berbuat baik dan menolong orang lain, yang dapat membantu anak dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari.


3 Hal Wajib dalam Mendongeng

Namun dalam penjelasan para narasumber, semuanya menyuarakan 3 hal wajib dalam mendongeng yang penting untuk kita perhatikan agar manfaat-manfaat yang disebutkan diatas bisa didapat, yaitu : 

1. Luangkan waktu bukan membuat waktu luang

Berkali-kali Ibu Ratih menyampaikan adar kita sebagai orangtua harus meluangkan waktu untuk mendongeng. Bahkan Ibu Ratih menekankan. "Kita luangkan waktu untuk mendongeng, bukan mencari waktu luang." Bahkan jika perlu kita membuat jadwal khusus untuk mendongeng ke anak-anak. 

Dengan meluangkan waktu, kita lebih fokus dalam memberikan dongeng ke anak-anak, tanpa terganggu oleh hal-hal lain. Tentunya waktu yang kita luangkan sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak.

2. Pintar bermain intonasi

Untuk ini, Kak Aio, panggilan Kak Ariyo, menegaskan, bahwa dalam berdongeng, kita jangan memberikan suara datar tanpa intonasi. Iya kaan, orang baca berita saja ada aturan intonasinya, apalagi mendongeng. 

Bahkan, jika kita mampu, kita bisa merubah-rubah suara dari tiap-tiap karakternya. Adek Fi suka sekali jika saya merubah suara tiap tokoh binatang dalam cerita dongeng saya. Ya, seperti cerita saya diatas, betapa masuk kedalam memori Abang bagaimana intonasi suara Jid-nya ketika bercerita orang minta tolong.

3. Pilih dongeng sesuai usia anak.

Nah, ini juga hal penting yang disampaikan oleh Ibu Ratih. mendongeng jangan asal pilih cerita dongeng. Tapi dilihat juga sesuai karakter dan usia anak. Dalam hal ini Dancow sudah membagi-bagi buku dongeng sesuai usia anak dala 15 buku dongeng yang diluncurkan. Benar-benar membantu ya.

3 hal wajib dalam mendongeng

Dan buat teman-teman yang ingin memiliki buku dongeng cerita rakyat dari Dancow, cukup dengan membeli Nestlé DANCOW 1+/3+/5+ Nutritods ukuran 800 gr atau 1 kg semua varian (bertanda khusus). Kita, para orang tua, bisa mendapatkan buku Dongeng Aku dan Kau secara gratis.


Berbagai kegiatan Indonesia mendongeng akan didukung berbagai keseruan secara digital diantaranya mewarnai karakter via website DANCOW, tepatnya www.dancow.co.id/dpc/dongengakudankau.

Nah, bagaimana? sudahkah kita sebagai orangtua menjalankan 3 hal wajib dalam mendongeng? Kalau belum ayo, sama-sama belajar. Saya juga masih belajar kok dalam mendongeng. Bahkan dongeng masih loh saya ceritakan ke Abang, tentunya beda gaya ceritanya ya.. xixixi.. Selamat mendongeng! ^_^


Wassalam








10 comments

  1. wah dancow ada program mendongeng ya bagus banget, anak-anak memang suka dongeng. kalau mau tidurpun selalu minta dibacakan cerita atau didongei apa saja.

    ReplyDelete
  2. Kadang ortu ingin mendongeng, tapi bingung materi dongengnya.
    Nah, kalo beli DANCOW, udah dapat bonus materi dongeng yg sip markosip, sesuai dgn usia anak dan bisa memberikan value positif ya
    ciamiiikk!

    ReplyDelete
  3. Jadi ingat zaman aku kecil dulu. Orang tuaku suka mendongeng kisah seru legenda Nusantara atau apa aja yang menarik. Sampai sekarang masih terasa tuh. Menjaga bonding anak dan orang tua itu ternyata bisa dengan cara ini. Anak jadi lebih kreatif dan percaya diri juga ya.

    ReplyDelete
  4. Perlu banget ingin kita tahu ya, karena kan kita suka dongengin anak main dongengin aja. Belum paham ilmunya, makasih ya sharingnya

    ReplyDelete
  5. Dancow selalu support kegiatan mendongeng yang memang banyak manfaatnya ini ya. Dan aku setuju, luangkan waktu bukan mencari waktu luang untuk mendongeng mengingat kebaikan yang akan diperoleh dari kegiatan ini. Dan senang seklai dong, beli Dancow dapat hadiah buku dongeng lagi..Yeayyy

    ReplyDelete
  6. Waktu kecil aku ga pernah didongengin di rumah, justru dengar dongeng di sekolah oleh guru dan kakak pendongeng yang didatangkan dari luar. Baik saat TK maupun SD. Yang paling aku ingat dari kegiatan mendengar dongeng itu adalah intonasi, karena menurutku dulu itu intonasi menjadi pembeda antara sekadar diceritakan biasa. Makanya pas punya anak, aku mendongeng untuk anakku, dan melakukan 3 hal wajib persis yang Mbak Ade ceritakan. Di antara kedua anakku, cuma yang cewek suka didongengkan, yang cowok enggak. Kalo aku mulai mau mendongeng,yang cowok mulai deh sibuk nyari kegiatan lain haha. Aku dikacangin :D

    ReplyDelete
  7. Kok samaan mbak. Aku juga dulu didongengi Bapak nih. Merasakan juga manfaat mendongengi ke anak sendiri

    ReplyDelete
  8. Jadi ingat bermain intonasi ini saya justru belajar dari anak. Waktu menirukan suara hewan, anak protes, ibu bukan begitu ... Suara kambing tuh begini... Katanya sambil menirukan.
    Hahaha, saya memang tidak bisa dalam bermain peran, maafkan Ibu, Nak...

    ReplyDelete
  9. Aku anak dongeng!
    Dibesarkan dengan buku buku by my lovely parent dan didampingin juga oleh lovely grandparents. membuat aku selalu ada di "alam dongeng"

    ReplyDelete
  10. Mendengar dongeng memang menyenangkan, terutama bagi anak. Bahkan bisa smapai melekat di ingatan hingga dewasa. Semoga orang tua banyak sadar tentang manfaat dongeng ini, ya

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^