Film Mahasiswi Baru, Asli Bikin Ngakak

Film layar lebar karya Monty Tiwa yang mampu membuat penonton tertawa dari awal hingga akhir. Saatnya saya mencoba menulis review film “Mahasiswi Baru”. Cekidot!

film Mahasiswi Baru



Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu’alaikum w.w.

Sore itu, pulang dari perpustakaan, saya iseng main ke Depok Mal untuk sekedar refreshing. Refreshing setelah kelar menulis. Awalnya sih niat mau cari kopi biar seger, tapi begitu tiba di di DMal malah melenceng ke CGV. Keinginan ngopi berubah menjadi ingin menonton. Dan saya nggak ada gambaran sekali mau nonton apa. Pikir saya, ke CGV aja dulu, nanti bisa lihat filmnya apa saja yang tayang.

Begitu tiba di CGV, saya tidak menemukan film yang saya sukai. Saya tuh sukanya film bergenre drama komedi romantis gitu. Hidup sudah berat, jadi saya suka dengan film yang ringan-ringan. Film yang nggak buat saya mengerutkan dahi atau meringkuk ketakutan. Kalau bisa Film yang membuat saya ketawa sepanjang pertunjukkan.

Akhirnya pandangan saya tertuju ke poster-poster film ber tajuk “Coming Soon”. Mata saya langsung tertuju ke poster film Mahasiswi Baru. Posternya unik, disana saya melihat Tante Widyawati berposisi santai diatas meja dengan tumpukan buku. Duh, nggak biasanya nih tante Widyawati berpose begini, biasanya pose jadi ibu yang manis, anggun dan berwibawa.


Dalam hati berkata “Ini pasti film lucu deh”. Saya pun langsung membaca sinopsisnya.
“Kisah tentang seorang mahasiswi yang baru masuk disebuah Universitas ternama. Namun mahasiswi ini sangat unik. Ia bukan gadis belia usia belasan tahun, melainkan seorang Oma yang berusia 70 tahun.”

Pas, baca sepenggalan sinopsis tersebut saja, sudah membuat saya tertarik ingin nonton filmnya. Yang saya bayangkan, bagaimana sih seorang Oma kuliah lagi. Saya langsung menandai di agenda, tanggal perdana tayang di bioskop.
***
Hari yang dinanti pun tiba. Tepat tanggal 8 agustus, saya langsung menuju ke Depok Town Square. Saya sih berharap ada di CGV Depok Mal. Ternyata perdananya baru dibuka di Detos. Baiklaah saya kesana.

Saat itu saya janjian dengan Mba Eni, teman blogger juga, yang memang mau banget ikutan nonton bareng. So, kita janjian ambil jam tayang yang pertama, yaitu jam 11.00 pagi. Biar setelah nonton kita bisa window shopping di Detos.. xixixixi.. kapan lagi we time bareng.

Karena saya duluan yang datang, maka saya memutuskan beli tiket untuk kita berdua. Biar duduknya nggak pisah. Dan ternyata kami orang pertama yang memesan tiket. Padahal itu sudah jam 10.40. Apa nggak ada yang mau nonton ya? Ah biar aja deh, yang penting saya nonton.

Begitu waktunya tiba dan saya sudah bertemu Mba Eni, kami langsung masuk ke dalam studio 6. Ternyata di studio 6, sudah banyak yang duduk. Kapan belinya itu orang-orang ya.. xixixi.. by online kali ya. Lumayan juga jumlahnya. Soalnya memang setahu saya sudah ada gala premiernya, pada tanggal 1 Agustus. Jadi mungkin sebagian sudah ada yang baca-baca liputan medianya.

film mahasiswi baru
tiket nonton film mahasiswi baru


Saya dan Mba Eni memilih di bangku D, biar jarak pandangnya pas. Lalu.. film pun dimulai...


Narasi Singkat Film Mahasiswi Baru

Film Mahasiswi Baru ini dibuka dengan adegan aktris senior Widyawati yang mengenalkan diri bernama Lastri, dengan setting layar berada di kuburan. Melihat setting layar tersebut, saya sempat berpikir, “jangan-jangan film drama sedih nih?”

Tapi setelah itu, saya salah, saya dibuat ngakak dengan scene dimana Tante Widyawati kegirangan mendapat KTM (kartu tanda mahasiswa) di Universitas Cyber Indonesia dengan foto sedang merem karena blizt.. xixixi..

Belum berhenti ketawa saya, saya sudah harus melanjutkan ketawa lagi disaat, Oma Lastri berbaris di lapangan dengan pakaian seragam putih abu-abu, rambut diikat banyak pita dan memakai topi panci... xixixixi... yang menurut dia itulah pakaian yang harus dipakai untuk Ospek. Padahal disekitar dia memakai baju biasa saja. Duuuh Omaaa, hari gini ada ospek?

film mahasiswi baru
Panci yang dicariin anaknya Oma Lastri di film mahasiswi baru
(photo by capture trailer)

Dan mahasiswa panitia ospek, awalnya menyangka Oma Lastri itu adalah seusia mereka yang memakai make up dan wig sok ditua-tuain. Mereka bertanya pun pakai acara membentak-bentak, gaya-gaya senior ospek. Tapi pas mereka tau Oma Lastri beneran tua, mereka langsung sungkem minta maaf... hahahaha... gaya minta maafnya itu loh yang bikin ketawa. Bahkan mereka pun tidak berani menegur, disaat Pak Dekan (yang diperankan oleh Slamet Rahardjo) sedang memberikan wejengan, Oma Lastri malah menerima telepon dari anaknya yang sekedar menanyakan panci di rumah kemana? Hahahaha..

Tidak cukup sampai disitu, kehadiran Oma Lastri ini bikin geram Pak Dekan Chaerul, karena setiap ada keributan, pasti berasal dari Oma Lastri. Sehingga Oma Lastri diberikan syarat, kalau mau tetap menjadi mahasiswi di Universitas Cyber, Oma Lastri harus mempunyai IPK yang bagus.

Akhirnya Oma Lastri pun menerima tantangan tersebut. Dalam menjalani tantangan itu, Oma Lastri tidak sendirian. Oma dibantu oleh genk-nya. Aduh asli.. saya kembali ngakak, melihat ekspresi bahagia wajah Oma saat dibilang dia punya genk... hahahaha.. udah gitu pakai request, “tapi genk-nya nggak pakai tato ya!” berarti bayangan Oma, genk yang dimaksud adalah genk jaman dia muda dulu.. xixixi...

Genk Oma Lastri ini ada 4 orang. Mereka adalah Erfan (diperankan oleh Umay) seorang aktifis yang emosional, sebentar-sebentar harus dilawan. Celetukan-celetukan Erfan ini bikin ngakak juga. Trus ada Sarah (diperankan oleh Mikha Tambayong), mahasiswi cantik jurusan desain. Dia disini karakternya seperti peri. Baik dan ramaaah banget.

Selain itu ada Danny (diperankan oleh Morgan Oey), vlogger yang selalu eksis setiap hari dengan membuat konten dari orang-orang sekitarnya. Di film Mahasiswi Baru ini, saya rada ilfill sama Danny nih, lucu sih tapi nyebelin banget. Itu Morgan Oey sukses berakting, membuat kita kesel sama kelakuannya.

Member genk yang terakhir ada Reva (diperankan oleh Sonia Alyssa), gadis cantik yang pintar dan sering tidur di kampus. Dan gadis yang banyak menyimpan misteri dalam hidupnya.
film mahasiswi baru
Genk Oma Lastri di film Mahasiswi Baru (photo by : IDN Times)

Rupanya film Mahasiswi Baru ini bukan sekedar menampilkan masalah dari Oma Lastri dan Ana (anak Oma Lastri yang diperankan oleh Karina Suwandi) saja, tapi juga menampilkan masalah-masalah yang terjadi pada keempat teman genk Oma. Di film ini juga tampil Om Iszur Muchtar (berperan sebagai Suami Ana), yang juga bikin ngakak dengan kelucuannya. Tapi emang Om Iszur kan pelawak yaa.

Karina Suwandi dan Iszur Mucthar yang berperan sebagai anak dan mantu di film Mahasiswi Baru.
Mereka kaget melihat ibunya ikut tawuran ^_^
(Photo by capture trailer)

Review Film Mahasiswi Baru

Jujur drama komedi macam film Mahasiswi Baru inilah yang saya sukai. Memiliki cerita yang ringan dan menghibur. Namun walau ringan, jalan ceritanya tidak bisa kita tebak seperti drama Korea. Banyak kejutan-kejutan manis dibalik adegan-adegan lucu film Mahasiswi Baru ini.

Ceritanya sederhana, tapi unik. Walau ada beberapa scene yang menurut saya nggak masuk akal atau diluar logika pada umumnya, justru membuat film ini menjadi menarik dan semakin konyol. Hal diluar logika itu seperti, “Emang ada ya kampus yang nerima oma-oma usia 70 tahun?”.

Dari segi akting, Tante Widyawati dan Om Slamet Rahardjo ini emang TOP BGT deh a.k.a Top Bangeeeeet. Kalau kata anak sekarang tuh Mantuuul. Chemestry keduanya saat berakting adengan kasmaran tuh dapet banget. Bikin kita sebagai penonton cekikikan malu-malu gitu.. xixixi.. Saya jadi kebayang papa dan mama saya sedang genit-genitnya, kan kita anaknya jadi malu-malu gimanaaa gitu.
Pak Dekan Chaerul yang mulai kepincut sama Oma Lastri setelah di make over di film mahasiswi baru
(photo by capture trailer)

Belum lagi adu akting pemain-pemain muda seperti Mikha Tambayong, Sonia, Umay dan Morgan Oey. Akting mereka terlihat natural dan nggak kaku, walau ada gap generasi yang sangat jauh. Hal tersebut terlihat dari cairnya suasana akting mereka pada adegan behind the scene diakhir tayangan Film Mahasiswi Baru.

Dari film Mahasiswi Baru ini banyak pelajaran yang saya ambil, kita seolah dikasih lihat bagaimana cinta yang tulus dari seorang anak ke orangtuanya dan cinta unik sesama teman kuliahnya. Dan kita juga bisa menarik kesimpulan bahwa usia bukanlah penghambat bagi kita untuk terus menuntut ilmu.

Nah, penasaran kaaan lucunya macam apa? Buruan deh ditonton, karena saat saya memposting ini, film Mahasiswi Baru, baru saja tayang. Jadi segera lah yaa nonton. Saya saja kalau disuruh nonton ulang juga mau kok... xixixi.. bagaimana tidak? Keluar dari studio 6, auranya jadi rileks dan bahagia.

Buat pemanasan saya kasih trailernya dulu ya gaaeees (ngikurtin gaya Morgan Oey)  ^_^


Happy wathcing the movie ^_^


Wassalam






14 comments

  1. Halo gaess.., ahahaha. Mba Ade, aku tuh sepanjang film ini ngakak terus, tapi air mata juga netes, duuh. Film ini memang keren, Monty Tiwa sukses mengaduk-aduk emosi, meskipun tetep banyak lucunya.

    ReplyDelete
  2. Wah, pantesan aja mbak Ade dan mbak Eni penasaran kepengen nonton film "Mahasiswa Baru" ini. Pemainnya oke2 semua terutama ada tante Widyawati dan om Slamet Rahardjo. Ga kebayang usia 70 tahun kuliah lagi jadi mahasiswa baru. Oh duduknya di deretan D ya? Aku juga demen posisi itu hehehe. Jam 11 di Detos udah mulai film pertama? Wuiiihh...Nyusul Ah! TFS.

    ReplyDelete
  3. Kira-kira Oma Lastri lulus kuliah ga ya? Penasaran juga. Film drama komedi gini memang bikin mood jadi seger.

    ReplyDelete
  4. Kalau s2 atau s3 gitu masih bisa kali ya usia 70 tahun. Tapi kalau S1 memang ga ada deh kayaknya. Widyawati aslinya berusia 70 tahun beneran ya? Aslinya berarti memang masih sehat dan lincah. Mantaplah

    ReplyDelete
  5. Mba Ade.... bikin penasaran aja. Apalagi, film ini dibintangi Widyawati dan Slamet Rahardjo, aktor dan aktris yang aktingnya memang mumpuni banget ya. Mau nonton ahhhh

    ReplyDelete
  6. Wah tontonan wajib yang bikin penasaran nih terutama akting bu widyawati ya. Karena tahunya kan selama ini jadi ibu ibu yang serius nih

    ReplyDelete
  7. Mba, aku jadi penasaran pingin nonton nih, koo kayanya seru dan lucu yaa, lagi butuh hiburan juga nih. Btw, Baca review mba Ade jadi ikutan ketawa, haha, mantul

    ReplyDelete
  8. Lah aku mesam mesem baca tulisan review mba Ade. Kayanya kocak ya filmnya. Jadi penasaran, tapi gak ada partner nonton euy. Suami ga suka film lokal hehehe. Btw ada loh mba kampus di Bandung yang mau nerima oma oma usia 80an. Lupa nama kampusnya, khusus belajar bahasa arab. Temenku yang cerita kalo temen sekelasnya ada nenek-neneknya

    ReplyDelete
  9. Sejak liat trailernya, aku udah suka banget. Nggak kebayang nenek nenek ngomong bahasa gaul gitu. Hahhaa. Apalagi Bu Widyawati kan kesannya halus dan elegan :)

    ReplyDelete
  10. Sebenarnya gak banyak film Indonesia yg aku tonton kadang mengecewakan. Tapi ini banyak yg ripiu makin bergejolak juga mo nonton

    ReplyDelete
  11. Berkesan ya kita nonton berdua, ketawa terus sampai tangan mb Ade aku tabokin, sangking gemesnya ama tokih Mahasiswi Baru

    ReplyDelete
  12. Ya ampun Nenek Widyawati itu awet muda banget ya. Gak keliatan kayak nenek-nenek pas diospek. Kebayang deh ini film pasti lucu banget.

    ReplyDelete
  13. Wah ini filmnya termasuk ringan dan oke jadi tontonan barengan sekeluarga maupun sama teman ya mbak?
    Eh tapi entah kenaa aku kangen akting Widyawati dan Slamet Raharjo yg rada serius, moga abis ini mereka main film bareng lagi hehe :D

    ReplyDelete
  14. Aku gak nyangka akting Widya Wati begitu berani ambil resiko dsri biasanya, yg kalem dan keibuan, ternyata, hahaha duh jadi penasaran pengen nonton langsung

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^