3 Pilihan Transportasi Umum ke Bandara

transportasi umum ke bandara

Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu’alaikum w.w

Teman-teman yang hobi traveling, sekarang jalan-jalan bukan lagi suatu barang mahal yang bisa kita dapati. Siapapun bisa travel ke Luar Negeri ataupun Domestik dengan menggunakan pesawat. Karena kini banyak maskapai dan travel agent yang menawarkan harga-harga murah.

Saya pun pernah menulis bagaimana cara traveling murah ke luar negeri. Buat yang belum baca silakan baca tulisan saya di : 7 persiapan traveling murah dan simple keluar negeri

Nah, bicara soal pesawat sudah tentu kita perlu taransportasi menuju bandaranya. Bagi koper travel atau backpacker, kini pemerintah menyediakan banyak moda transportasi umum ke bandara yang nyaman kita gunakan. Berikut rinciannya.

1. Damri


Damri ini berupa bus AC ukuran sedang hingga besar, yang memiliki kapasitas 30 – 60 orang. Pada bus damri ini terdapat 2 tempat meletakkan tas kita. Kalau berat banget kita bisa minta untuk diletakkan di bagasi, namun kalau sekedar backpack atau koper kecil yang bisa ditenteng masuk ke dalam bis, kita bisa meletakkan di kotak tas yang berada dibelakang pak sopir.

Pool bus Damri terpencar di seluruh Jabodetabek. Berikut daftar pool bus Damri dan harga tiket bus Damri di Jabodetabek :

Jakarta Pusat

- Stasiun Gambir : Rp 40.000
- Kemayoran : Rp 35.000
- Mall Thamrin City (Armada berupa Shuttle Isuzu ELF) : Rp 40.000

Jakarta Timur

- Terminal Rawamangun : Rp 40.000
- Terminal Kp.Rambutan : Rp 40.000

Jakarta Selatan

- Terminal Blok M (Jalur 2) : Rp 40.000
- Terminal Lebak Bulus : Rp 40.000
- Terminal Pasar Minggu : Rp 40.000

Jakarta Utara

- Terminal Tanjung Priok : Rp 40.000
- Mangga Dua : Rp 40.000

Bekasi

- Bekasi : Rp 45.000
- Kota Harapan Indah Bekasi : Rp 45.000
- Cikarang : Rp 50.000

Depok

- Terminal Depok (armada berbentuk Bus Hiba) : Rp 60.000
- D’Mall : Rp 50.000 (ini hanya ke bandara Halim Perdana Kusuma)

Bogor

- Botani Square Bogor : Rp 55.000 (bus AC biasa) dan Rp 75.000 (royal Executive)
- Cibinong (City Mall) : Rp 55.000

Tangerang

- Lippo Karawaci Tangerang ( armada berbentuk Shuttle Isuzu ELF) : Rp 45.000

Karawang

- Karawang Barat (armada berbentuk Shuttle Isuzu ELF) : Rp 65.000

Purwakarta

- Purwakarta : Rp 65.000

Merak – Cilegon – Serang

- Merak : Rp 60.000
- Kantor Dishub Cilegon : Rp 60.000
- Terminal Bus Pakupatan Serang : Rp 60.000

Keberangkatan dari pool Bus Damri ini dimulai dari pukul 02.00 WIB, tapi untuk daerah Merak dimulai dari 01.00 WIB. Busnya selalu ada setiap 1 jam sekali bahkan ada yang per 30 menit sekali. Terakhir berangkat di masing-masing pool bus Damri berbeda-beda. Tapi rata-rata pukul 19.00 WIB sudah berakhir. Kecuali daerah Karawang dan Purwakarta yang keberangkatan terakhir pukul 13.00.

Sedangkan keberangkatan dari Bandara (baik Soeta dan Halim Perdana kusuma) tergantung kedatangan Damrinya, namun Damri terakhir dari bandara adalah pukul 21.00 WIB

Cara membeli tiket Damri, kita bisa langsung bayar di busnya, yang penting siapkan uang cash saja yaa.


2. Taksi

Jika kita berangkat ramai-ramai atau rombongan, naik Taksi lebih baik. Sebab kalau dihitung-hitung biayanya akan sama saja jika kita naik taksi patungan beramai-ramai.

Untuk taksi ada 2 macam. Taksi yang kita stop atau panggil ke pool taksinya langsung dan taksi online. Harga argo keduanya hampir sama kisaran Rp 200.000 – Rp 300.000 tergantung jarak dan lalu lintas macet atau tidak.

Bedanya harga antara taksi dan bis Damri adalah saat membayar tol. Tol kalau dihitung dr Depok (tempat saya) saja itu kisaran Rp 30.000, Karena melewati 3x tol.

Taksi di Indonesia sekarang ada 2 macam :

1. Taksi online

Taksi yang dipesan via aplikasi. Armadanya seperti mobil pribadi. Di Indonesia baru ada 2 taksi online, yaitu dari Grab dan Gojek.

2. Taksi konvensional

Taksi ini masih ada sebagian yang beroperasi, yaitu taksi yang dibawah naungan perusahaan besar dan memiliki cirikhas masing-masing. Untuk di Indonesia kita sangat mengenal taksi Blue Bird.Dan Taksi Blue Bird ini pun sudah punya aplikasi khusus, sehingga kita bisa memesan secara online.


3. Railink


Untuk moda transportasi yang ketiga ini berupa kereta listrik (KRL). Stasiun pemberhentian Railink ini ada 3, yaitu : Bekasi, BNI City Sudirman dan Batu Ceper.

Harga tiket Railink per orang adalah Rp 70.000. Tiket bisa dibeli langsung di stasiun-stasiun tersebut diatas atau bisa kita pesan melalui pesan online. Namun walaupun beli langsung tidak bisa menggunakan uang cash. Railink hanya bisa dibeli menggunakan kartu kredit, debit dan emoney.

Sayangnya Railink hanya untuk ke Bandara Soekarno Hatta. Untuk yang ke Bandara Halim, masih belum tersedia jalurnya.


Nah, ketiga transportasi umum tersebut memudahkan kita untuk tiba di Bandara sesuai kebutuhan. Tinggal kita pilih saja mau naik yang mana.

Kalau teman-teman ingin membaca pengalaman saya menggunakan ketiga transportasi tersebut, silakan baca cerita-cerita saya berikut ini :

Cara Naik Damri ke Bandara dari Pasar Minggu
Cara Naik Grab Car dengan 2 tujuan antar

Nah, Selamat mencoba ^_^


Wassalam






sumber dari :
Web Damri

19 komentar:

  1. Wah.. Komplit infonya nih mba. Kalo ak tipe pusingan naik bus. Suka mabok n ketiduran. Haha. Kayaknya ak tipe gojek atau taksi online aja deh.

    BalasHapus
  2. Keren banget nih, biasanya banyak loh yang bingung transport dari dan ke bandara, btw sepertinya KRL jauh lebih murah dan praktis ya, anti macet pula, jadi gak was-was ketinggalan pesawat :)

    BalasHapus
  3. diantara berbagai transportasi itu, paling rajin pakai Damri. Murah meriah, bersih, nyaman dan aman. Oiaa saya pengen cobain railink. Kayaknya seruuuu belum pernah coba

    BalasHapus
  4. Anakku suka pake railink, ga kena macet dsn dalemnya bagus :)

    BalasHapus
  5. Kalo warga kampungku mau ke Bandara Ahmad Yani Semarang kebanyakan naik taksi. Kalo di kota lain banyak juga transportasi yang bisa digunakan. Kalo di daerahku masih sedikit.

    BalasHapus
  6. Jadi inget pernah naik Damri dari Gambir ke Cengkareng subuh-subuh sendirian pula. Awalnya rada horor pergi jam segitu, tapi untungya ketemu bapak-bapak baek hati yang mau nolongin saya nurunin koper segede gaban. Hehe. Jadi pengin ke Jakarta lagi. Nice sharing mba!

    BalasHapus
  7. Waah, di sini belum ada railink. Biasanya ke Bandara naik taksi konvensional atau Damri. Seru kayaknya kalau semua bandara punya railink, kayak di luar negeri gitu jadinya :D

    BalasHapus
  8. Pengin nyoba Railink tapi malah berat di ongkos dan jauh ke sta BNI City Sudirman. Karena rumah di Joglo paling murah ya taksi online, 70 ribu sudah sampai bandara.
    Dulu waktu tinggal di Medan kalau ada perlu di Jakarta turun Soekarno Hatta nyambung Damri ke Gambir.
    Tapi pengin coba Raillink ajak anak biar tahu kereta bandara

    BalasHapus
  9. aq kalau ke bandara lebih seneng dianter jemput mbak, males antri taxinya, sebenernya sih berharap sih ada lebih banyak damri jadi bisa naik damri dan lebih murah biayanya

    BalasHapus
  10. Belum pernah naik KRL nih mba kpingin sih nyoba sambil ajak kidos.lbh sering Damri mba akuuh bisnya nyaman

    BalasHapus
  11. komplit ummi kalau dari Bandung sih kudu pake travel :)

    BalasHapus
  12. aku penasaran pengen naik railink kalau ke jakarta ntar. selama ini kalau ke jakartanya dan harus ke bandara kalau nggak naik damri ya naik taksi. heu

    BalasHapus
  13. Banyak pilihan ya mba jadi gak bingung menentukan akan naik apa, tapi kayaknya kalau taksi online harus diluarjauh bandara ya, kayaknya zona merah untuk bandara

    BalasHapus
  14. Belum nyoba nih naik Railink, meskipun nggak naik pesawat lho. Karena keretanya keren banget.

    BalasHapus
  15. aku lebih seneng naik damri kalo ke bandara, lebih enak jalan jalannya. karena sangat jarang kalo ke jakarta.

    BalasHapus
  16. Suamiku klau bol-bal ke Bandara andalannya Taksi Online karena suka diburu2 waktu, haha... Jadi emang udah yg paling pas setia menemani gitu mba

    BalasHapus
  17. Pengen nyoba kereta api bandara tapi blm ada kesmpatan. Krn kalau terbang pasti barang banyak, jd lbh mudah ke terminal damri deket rumah. Ngarep dibangun jalur kereta api bandara jg langsung dr Bogor hehehe

    BalasHapus
  18. yg damri udah pernah coba,nah yg railink nih bikin penasaran. tapi PR ke stasiunnya juga sih haha

    BalasHapus
  19. Seringnya naik damri kalo dari bandara, ke bandaranya baru naik taksi online. Pingin nyoba railink tapi stasiunnya selalu jauh dari tujuan. Hehehe

    BalasHapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^