4 Cara Memberikan Dukungan Bagi Penyitas Kanker Payudara

Punya sakit yang masuk daftar penyakit nomor 2 tertinggi kematiannya. Pasti stress banget. Itu sebabnya, kalau bisa orang dilikungannya bukan menakuti tapi memberikan dukungan, terutama dukungan moril. Nah, pada tulisan kali ini saya akan membahas 4 cara memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara.

Cara Memberi Dukungan Bagi Penyitas Kanker Payudara

Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu'alaikum w.w.
Tau nggak sih kalau setiap tahunnya ada 1,38 juta kasus baru dan 458.000 kematian yang disebabkan karena kanker payudara. Dan Ibu saya salah satunya. Itu sebabnya saya ingin sekali menulis artikel 4 cara memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara.

Mendengar berita dari Papa bahwa Ibu kena kanker payudara kami anak-anaknya langsung lemes. Kata "kanker" rupanya sudah tertanam sebagai penyakit yang mematikan. Kami membayangkan perasaan Ibu saat itu. Kami saja yang tidak menderita shock dengarnya, apalagi yang sakit? Bagi para penderita, dukungan dari orang-orang sekitar adalah obat paling mujarab. Berdasarkan pengalaman saya merawat Ibu, ini lah 4 cara memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara.

Tentang Kanker Payudara 

Sebelum kita membahas tentang 4 cara memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara sebaiknya kita ketahui dulu tentang penyakit ini. Biar jangan lagi ada yang katanya katanya yaa. Kanker payudara adalah kondisi dimana sel kanker berkembang di jaringan payudara.

Sel kanker bisa terbentuk di 3 tempat payudara kita yaitu di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus), atau di saluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara atau bisa juga di jaringan lemak atau jaringan ikat dalam payudara kita.

Sel kanker ini biasanya terbentuk saat sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Sel tersebut umumnya membentuk tumor yang terasa seperti benjolan.

Apakah kanker payudara hanya menyerang perempuan?

Selama ini kita taunya kanker payudara ini hanya menyerang perempuan saja, ternyata beberapa tahun ini, laki-laki pun juga ada yang kena loh. Walaupun diusia berapa pun terkena kanker payudara bagi laki-laki itu memungkinkan, namun kebanyakan kanker payudara menyerang pria usia 60 – 70 tahun.

Apa penyebab terjadinya kanker payudara?

Bagi perempuan, sejauh ini belum diketahui apa penyebab terjadinya kanker payudara. Tapi ada beberapa faktor yang menyebabkan sel-sel kanker tumbuh di payudara kita, yaitu karena terlalu dini atau terlalu tua mendapatkan menstruasi.

Sedangkan untuk pria kemungkinan penyebab tumbuhnya sel kanker payudara, karena adanya paparan radiasi dibagian dada, keturunan, obesitas, sindrom Klinefelter (kelebihan kromosom X.. a.k.a lebih dominan karakteristik ceweknya), penyakit hati yang sudah parah, dan penggunaan hormon estrogen untuk mengobati kanker prostat.

Lalu apa gejala kanker payudara?

Gejala awal yang bisa terdekteksi adanya benjolan di sekitar payudara. Namun benjolan di sekitar payudara bukan berarti pasti kanker payudara, bisa juga berupa tumor ringan atau membengkaknya kantong susu bagi Ibu menyusui.

Akan lebih baik jika memang ada benjolan tersebut diperiksakan ke dokter untuk ditelaah lebih jauh apakah benjolan tersebut berupa kanker atau bukan.

Jika sudah terkena kanker payudara bagaimana cara pengobatannya?

Biasanya untuk penyitas kanker payudara ada 4 tahapan pengobatannya. Dan 4 tahapan itu dilalui sesuai dengan tingkat berkembangnya sel kanker di payudara kita. Apakah stadium 1, 2, 3 atau 4 (level tertinggi dan terparah).

Empat tahapan pengobatannya adalah dengan cara :
  • Terapi radiasi
  • Terapi hormon
  • Kemoterapi
  • Prosedur bedah
Pada saat terapi itu diberikan obat kanker payudara, baik berupa suntikan ataupun secara oral (diminum).

Nah, kemarin itu karena ketidaktauan Ibu akan penyakitnya ini, jadi saat ketauan Ibu sudah masuk stadium 3. Dan itu sudah harus masuk ke prosedur bedah dan kemotrapi. Dan Ibu menolak melakukan itu. Hal tersebut dikarenakan omongan-omongan penjenguk yang mengetahui Ibu sakit. Alih-alih memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara (disini yang dimaksud Ibu saya), tapi malah menakut-nakuti, seperti.. “wah kalau dioperasi nanti malah nggak sembuh” atau “Itu si anu meninggal gara-gara operasi, mending ga usah”.. haduuuuh…

Untungnya Ibu mau kita beri masukan positif untuk di operasi. Namun cobaan celoteh penjenguk itu nggak berhenti sampai disitu. Seharusnya jika mau lekas sembuh, setelah operasi Ibu wajib kemotrapi. Tapi lagi-lagi Ibu menolak, karena pasca operasi beberapa saudara yang menjenguk Ibu di rumah sakit mengatakan “Kemotrapi itu bikin kulit kita hitam kayak kebakar, trus rambu rontok habis.. jadi botak. Udah gitu kata yang kemotrapi sakit banget”. Come on…. Gemez banget kaaan dengar yang bilang seperti itu. Sementara yang kasih komentar belum pernah merasakan kemotrapi.. duuh.

Wajarlah kalau Ibu yang nggak ngerti apa-apa tentang penyakitnya malah jadi ketakutan luar biasa. Padahal kondisi Ibu saat masih bugar dan sehat. Belum terkena efek samping yang lain, seperti batuk karena sel kanker berkembang ke paru-paru.

Karena Ibu menunda begitu lama, yaa 2 bulan kami membujuknya untuk kemotrapi, kondisi Ibu makin memburuk. Sel kanker yang seharusnya bisa dihambat bahkan dimatikan dengan kemotrapi, malah berkembang lagi menyerang paru-parunya. Dan sudah tau kan ending-nya? Ya.. beliau meninggal sebelum di kemotrapi.

Itu sebabnya, saya langsung semangat menulis tema tulisan saya saat ini, yaitu mnyebarkan cara memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara, agar kelak jangan lagi ada kejadian seperti Ibu.

4 Cara Memberikan Dukungan Bagi Penyitas Kanker Payudara

Dukungan bagi orang yang sedang sakit itu perlu sekali. Dukungan tersebut bisa menjadi penyemangat hidup mereka. Dan ini yang bisa kita lakukan untuk memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara :

4 cara memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara


1. Dampingi selama proses penyembuhan.

Untuk mereka para penyitas kanker, pendampingan selama proses penyembuhan itu perlu banget. Kondisi kesehatan mereka yang sedang drop, nggak mungkin kan segala sesuatunya mereka lakukan sendiri. Ada beberapa proses penyembuhan yang memang butuh pendampingan.

Selain itu, mereka butuh pendamping bukan sekedar untuk periksa ke dokter semata, tapi mereka juga butuh pendamping untuk menghangatkan semangat mereka untuk sembuh.

2. Pahami kondisi penderita.

Kita sebagai orang yang memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara ada baiknya pahami dulu kondisi penderita. Kondisi disini bukan hanya sakit yang ia derita, tapi lingkungan sekitarnya. Misal kondisi dari ekonomi, keadaan keluarganya, dll yang sekiranya bisa berefek terhadap penyakit yang ia derita.

3. Bantu kuatkan hati.

Nah ini penting banget. Biasanya kan penyitas kanker itu pikirannya selalu saja, “duuuh gue kena kanker.. bakalan mati deh”. Apalagi didukung sama drama-drama film atau sinetron bahwa yang kena kanker pasti mati dengan ekpresi lebay saat mendengar kabar penyakitnya. Bener nggak?

Sebagai orang yang memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara harus bisa menguatkan hati mereka. Memberikan semangat. Terutama kekhawatiran mereka tentang hidup dan mati mereka.

Kita bisa katakan kepada mereka bahwa urusan hidup mati seseorang itu kan ada ditangan Allah, mau kita sehat walafiat kalau sudah waktunya meninggal ya meninggal aja. Tapi kalau kata dokter nggak ada obat buat nyembuhin, namun belum waktunya ajal kita.. ya nggak akan meninggal. Bagi Allah apa yang tak mungkin bisa menjadi mungkin, makanya kita lebih menyarakan agar mereka tetap optimis dengan bantuan Allah disisi mereka. Ini juga berlaku bagi agama lain loh, cuma Tuhannya saja yang berbeda.


4. Berikan motivasi lewat pinky promise with MH.

Nah, untuk yang terakhir ini pas banget ada program memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara di Malaysia Healthcare (MH). Dalam rangka bulan peduli kanker payudara yaitu bulan Oktober ini, Malaysia Healthcare Travel Concil mengadakan dukungan bagi penyitas kanker payudara dengan membuat program #PinkyPromiseWithMH dimana kita memberikan janji positif dan penyemangat bagi para penyitas kanker payudara.

4 cara memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara



Caranya bagaimana kalau mau ikutan?
Teman-teman yang mau ikutan program #pinkypromisewithMH untuk memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara bisa mengikuti syarat berikut : 
  • Follow akun @medtourismmy.id 
  • Like postingan ini dan ajak 3 teman kamu dengan mention mereka di kolom komentar
  • Upload foto / video dengan gesture ‘pinky promise’ di ig feeds / ig story menggunakan nuansa pink (background pink, baju pink, rambut pink, pita pink dll)
  • Tulis caption yang menginspirasi untuk memberikan dukungan pada penyintas kanker payudara seperti janji untuk hidup lebih sehat supaya terhindar dari kanker payudara, raise awareness & mengedukasi kanker payudara pada orang lain atau cerita pengalaman menjadi pejuang kanker payudara.
  • Sertakan hashtag #PinkyPromiseWithMH dan tag @medtourismmy.id + 3 orang teman.
  • Postingan paling menarik akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 200.000,- untuk 10 orang pemenang.
  • Periode campaign 9 - 23 Oktober 2020. • Keputusan pemenang ditentukan oleh Malaysia Healthcare dan tidak bisa diganggu gugat.

Note: semakin banyak atribut pink yang dikenakan, semakin besar kesempatanmu untuk menang. Info lengkapnya teman-teman bisa menuju IGnya di @medtourismmy.id.

Nah, sudahkah kita menjadi orang yang memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara? Yuk, mulai sekarang kita jadi salah satu yang memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara dengan benar. Jangan lagi kita malah memberikan masukkan yang katanya katanya tanpa dasar ilmu atau pengalaman pribadi. Salah satunya ikuti #PinkyPromiseWithMH. Semangaaat!

Wassalam




21 comments

  1. Semoga makin banyak orang yang mau peduli dan kasih support ya. Bukan malah nakutin gini gitu. Buat kaum perempuan juga harus mau rajin sadari. Cek diri sendiri setiap habis haid. Kalau ada yang mencurigakan, jangan ragu ke dokter.
    Sehat-sehat buat kita semua, aamiin. Al fatiha buat almh mamanya ya, mbak

    ReplyDelete
  2. Whuaaa, kanker PD emang mengerikan ya Mba
    Untunglah, kita tetep bisa berbagi dukungan kepada para survivor.
    Semangaattt untuk semuanya
    semoga sehaaaattt

    ReplyDelete
  3. Ada cara-cara memberikan dulungan bagi penyintas kanker payudara. Seperti yang dilakukan oleh @medtourismmy.id ini ya ... bisa membuat semakin banyak orang aware.

    ReplyDelete
  4. Selalu ikut merasa haru mendengar kisah para pejuang kanker, pun bagi keluarga yang mendampingi. Mudah2an Ibu Husnul khatimah disana ya mbak.

    Dan bagi yang sedang berjuang dan untuk keluarga yang sedang mendampingi penderita kanker semua, tetap semangat ❤️

    ReplyDelete
  5. Duuuh turut terbayang kegemesan Mba Ade waktu itu. Turut berduka cita utk meninggalnya almarhumah ibu.
    Kena kanker memang sering menjadi berita yang seolah "petir di siang bolong" ya. Saya belu rutin melakukan SADARI nih. Padahal kan bisa dilakukan tiap saat oleh diri sendiri :D

    ReplyDelete
  6. Penting banget menguatkan hati penyintas kanker tapi gak berlebihan ya, kadang dianya menutup diri gitu. Jadi harus pintar2 kita mendekatinya ya

    ReplyDelete
  7. Mama mertuaku alm dulu sempat dioperasi payudara dan kemoterapi. Makanya nih cemas juga sama anakku, Rafa...Selain SADARi, kita mesti menjaga pola makan dan gaya hidup semaksimal.mungkin agar kita terhindar dari kanker payudara. Program pinky promise with MH ini bagus sekali ya sebagai dukungan kita bagi para penderita sakit 😊

    ReplyDelete
  8. Al Fatihan untuk Ibunya Mbak Ade
    Tante saya minggu lalu meninggal karena kanker payudara, sudah menjalani semua proses di atas dan bisa bertahan 5 tahunan.
    Suka kezel memang sama orang yang ga mau support penyintas ya..
    Dan program MHTC seperti ini memberi harapan hidup para penyinta kanker payudara

    ReplyDelete
  9. memberi dukungan untuk penyintas kanker payudara itu penting banget menurutku, karena dengan begitu kita juga peduli dengan diri sendiri dengan selalu menjaga kesehatan dan pola makan.

    ReplyDelete
  10. Dukungan terhadap penyintas kanker payudara perlu dilakukan terus agar mereka tetap semangat berjuang ya mba...Kemarin saya lihat ada juga tuh event lari virtual untuk mendukung penyintas kanker payudara juga..Sayang kelewat daftar

    ReplyDelete
  11. Makasih sharingnya yaa mbak. Sekarang saya jadi tahu deh apa yang harus dilakukan ketika ingin memberikan dukungan pada teman atau keluarga yang merupakan penyintas kanker payudara.

    ReplyDelete
  12. Soal kanker payudara ini dulu saudara tetanggaku ada yang kena dan operasi diangkat PDnya sempet ditunjukin lukanya juga.
    Kudu kasi dukungan besar memang ya buat para pasien supaya semangat ikhtiar berobatnya.

    ReplyDelete
  13. Tak mudah para penyintas kanker harus melewati zemua ini ya mba. Tapi dukungan penuh keluarga amat sangat dibutuhkan

    ReplyDelete
  14. Kka Ade...haturnuhun.
    Tulisannya mencerahkanku sekali. Karena kami punya pengalaman mengenai kanker juga..dan konklusinya memang selalu "Kalau uda stadium akhir, mendingan gak perlu di kemo laah...malah cepet dipanggil, nanti."

    Ya Allah~
    Manusia hendaknya harus memprbanyak percaya pada kehendakNya dengan ikhtiar maksimal yaa...

    ReplyDelete
  15. Support dari orang-orang terdekat memang bisa jadi semangat bagi penyitas kanker payudara ya, Mbak. Salut dengan program #pinkypromisewithMH untuk memberikan dukungan bagi penyitas kanker payudara

    ReplyDelete
  16. Bibiku sakit kanker payudara mbk, sedih banget lihatnya. Semoga kita selalu diberi kesehatan, dijauhkan dari penyakit seperti kanker, aamiin

    ReplyDelete
  17. Sepupuku sedang terkena penyakit ini mbak, berusaha menguatkan dia..harus happy dan tenang ya biar cepat sembuh..

    ReplyDelete
  18. Yaaa, sayang sekali campaign-nya udah abis. Padahal pengin ikutan. Btw, Malaysia Healthcare memang banyak direkomendasikan. Saya sering denger temen-temen saya berobat melalui mH. Ya sisan jalan-jalan sih. Kan gak terlalu jauh dan biaya masih standart Jakarta.

    ReplyDelete
  19. Siapa bilamg kemoterapi bikin parah? Tetanggaku qadarullah sehat sampai sekarang ❤ Sehat-sehat buat kita semua

    ReplyDelete
  20. Semoga kita terlindungi dari berbagai kanker atau penyakit lain. memberi semangat dan memotivasi mesti sabar..nih apalgi ada keluarga yang kena, soalnya tergantung psikis dari penderita juga ada yang kuat ada yg lemah..

    ReplyDelete
  21. Banyak juga ya Mba penderita kanker payudara. Bahkan tidak hanya wanita saja yang bisa terjangkit. Lelaki juga. Kita memang harus aware sama kesehatan diri sendiri agar terhindar dari penyakit mematikan.

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^