Soulfood Catering, Tempat Makan Halal di Aliwal Street Bugis Singapura

Mencari tempat makan halal di negeri orang itu gampang-gampang mudah. Kalau yang mayoritas muslim mungkin mudah menemukannya, tapi kalau mayoritas non muslim macam di Singapura, kita perlu teliti dan cari tahu dimana saja terletak tempat makan halalnya. Nah, saya mau ceritakan tentang Soulfood Catering, tempat makan halal di Aliwal Street Bugis Singapura.

Soulfood Catering


Bismillahirramanirrahiim
Assalamu’alaikum w.w.

Hai.. hai.. kini Saya coba melanjutkan cerita saya saat melancong ke Negeri Singa Muntah ya. Soalnya beberapa minggu ini terpotong beberapa tulisan iklan dan kegiatan emak-emak sok sibuk.. xixixi..

Pergi ke negeri orang itu buat saya tidak bisa asal pergi begitu saja. Padahal dulu saya termasuk orang yang selebor loh. Kalau lagi mau jalan.. ya jalan saja. Nggak ada tujuan, yang penting pergi. Tapi semenjak menikah dengan pria yang penuh perencanaan dan nggak suka dadakan. Akhirnya saya jadi terlatih untuk itu.

Kebiasaan dadakan saya muncul di perjalanan dekat saja, Misal ke Depok dan sekitarnya. Tapi kalau untuk jalan jauh saya harus membuat planning waktu mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali.

Memang enak sih kalau terencana begitu, jadi kita bisa lebih hemat dan kita bisa memperhitungkan uang keluar berapa. Apalagi keluar negeri. Planning-nya harus detail, karena kita ke negeri orang yang karakter dan budayanya beda dengan di negeri sendiri. Jadi persiapan harus sudah matang.

Baca juga : 7 persiapan traveling murah dan simple keluar negeri.

Rencana awal yang tertulis di Itinerary adalah "begitu tiba di bandara, kita ke Subway Restoran di terminal 2". Tujuannya untuk bungkus makanan, yang nantinya buat makan di hotel. Jadi di hotel, selesai makan, kita bisa langsung Istirahat.

Namun yang namanya rencana kan bisa berubah saat praktek, walau tidak jauh dari rencana awal juga. Hanya tukar menukar waktu saja. Maka berubah pula rencana kita yang sudah disusun.

Kami tidak jadi ke Subway. Saya bujuk ke Abang (karena ke Subway dia yang minta) agar kami langsung ke hotel saja, karena takut kemalaman. Kalau kemalaman, kami nggak dapat transportasi umum ke hotel.

Lagipula kami kan baru mau coba naik Grab. Kami belum tau pasti situasinya bagaimana. Alhamdulillah Abang mengerti. Saya menjanjikan dia makan Subway di Malaysia saja, karena kami kan berencana ke Malaysia juga.

Baca juga : Pengalaman naik Grab Car dari Changi Airport Singapura

Berhubung naik Grab berjalan mulus, jadi kami sampai di hotel lebih cepat dari waktu yang diduga. Kira-kira jam 6 malam, pas adzan magrib. Setelah check in dan meletakkan ransel berikut sholat, kami memutuskan untuk mencari makan sekitar hotel.

Baca juga : 5 alasan menginap di Aliwal Park Hotel Singapura

Baru saja keluar hotel, persis disebelah kanan hotel, ada sebuah kedai makanan cepat saji. Namanya Soulfood Catering.

Yang membuat kami tertarik, karena kami melihat logo halal di pintu masuknya.

Pemiliknya berdiri diluar dan menyapa ramah dengan bahasa melayu. Mungkin tau kali ya wajah saya, wajah-wajah bukan keturunan Cina, yang menjadi mayoritas penduduk di Singapura. Dan setelah tahu kami dari Indonesia, bahasanya berubah menggunakan Bahasa Indonesia. Hmm.. nice owner.

Soulfood Catering
logo halal terpampang di pintu masuk Soulfood Catering
Sebelum masuk saya bertanya dulu sama beliau, menu yang dimakan oleh Adek Fi, karena Adek Fi bukan tipe pemakan segala seperti Abangnya. Untungnya ada kentang goreng dan sosis kesukaan Adek. Akhirnya kami memutuskan makan disana.

Interior Soulfood Catering

Untuk tempat makannya, Soulfood Catering ini ada 2 ruangan, di dalam dan di teras tempat makan. Teras Soulfood Catering ini langsung ke pinggir jalan Aliwal Street. Jadi kami memutuskan untuk makan di dalam saja. Sebab kami khawatir Adek Fi berlari ke pinggir jalan, karena Adek Fi bukan anak yang bisa duduk tenang selama 10 menit.

Soulfood Catering
teras Soulfood Catering (photo by google local guide)
Begitu masuk kami agak kaget juga. Ternyata di dalam Soulfood Catering itu kecil banget. Cuma ada 1 meja bar yang untuk duduk 5 orang. Dan kasir yang dibelakangnya dapur resto. Ya sudah kadung masuk dan sudah nanya-nanya tentang menu, kami lanjutkan saja makan disana.

Soulfood Catering
Meja Bar Soulfood Catering

Menu Soulfood Catering

Karena ini tempat makan cepat saji, maka menu yang disajikannya pun menu-menu cepat saji.

Pak Bule Australia, suami pemilik Soulfood Catering, meyakinkan kami bahwa makanannya semua halal. Bahkan sampai minuman dalam chiller pun semua berlogo halal. Karena kata Pak Bule itu, istrinya orang Indonesia.

Oalaaaah panteees ngomong bahasa Indonesianya lancar banget. Jadi istrinya tau makanan halal mana yang harus dijual.

Soulfood Catering
chiller minuman di Soulfood Catering yang semua minumannya berlogo halal


Soulfood Catering
loho halal di air mineral pada Soulfood Catering

Sebenarnya ada banyak pilihan menu di Soulfood Catering ini, tapi kami hanya memilih yang menunya nasi. Maklum yaaa lidah orang Indonesia, kemana pun kita pergi, kalau lapar "nasi is the best food for us". Kami berlima walau menunya nasi punya pilihan yang berbeda-beda.

Soulfood Catering
menu di Soulfood Catering (photo by google local guide)

Fried Chicken Nasi Lemak

Ini adalah menu pilihan Abang Fi dan Mama Ayu. Awalnya dia memilih yang ayam bakar tapi Pak Bule bilang agak lama untuk membakar ayamnya. Rupanya dia nggak sabar, jadi dia menolak.

Soulfood Catering
Fried chicken nasi lemak di Soulfood Catering

Menu ini terdiri dari nasi lemak, kalau di Indonesia namanya nasi uduk, yaitu nasi yang dimasak dengan santan. Selain nasi lemak ada telor ceplok, ikan teri kacang, sambal dan tentunya fried chicken. Fried chickennya berupa ayam filet yang digoreng dengan tepung.

Dalam penyajiannya kami makan diatas kotak karton yang dilapisi kertas minyak. Untuk rasa, (saya cicipi sedikit menu pilihan Abang Fi ini) boleh saya ajungi jempol sambalnya. Hahaha... sambalnya macam sambal orang Indonesia, tapi nggak pedas. Lebih ke pedas manis. Begitupun dengan ikan teri kacangnya. Persis ikan teri kacang di Indonesia.

Sedangkan nasinya, boleh dibilang tidak terlalu berasa santannya ya. Jadi agak mirip nasi biasa, tapi sedikit lebih gurih. Kalau ayamnya sih standar aja yaa, nggak terlalu istimewa banget.

BBQ Chicken Cutlet Nasi Lemak

Nah, kalau ini menu pilihan Pak Suami. Beliau bisa bersabar sedikit demi mendapat menu yang ia mau. Xixixixi.. Saya juga cicipi sedikit ayam bakarnya. Hmm... kurang berasa bumbunya. Manis aja, nggak terlalu medok. Dan dagingnya pun masih agak dinging. Karena dagingnya saya lihat baru diambil dari freezer. Mungkin bakarnya kurang lama jadi nggak panas sampai kedalam. Kalau yang lainnya mah yaa sama dengan diatas.

Soulfood Catering
BBQ Chicke cutlet nasi lemak di Soulfood Catering

Dori Cutlet Nasi Lemak

Nah, ini pilihan saya. Saya memang suka sekali dengan ikan. Maka begitu saya lihat ada menu ikan, langsung saya pilih. Dari namanya saja kita sudah bisa nebak ya, ikan yang digunakan itu ikan apa. Yes, menu ini menggunakan ikan Dori. Hmm.. makin penasaran deh rasanya kayak apa.

Setelah saya makan, rasanya seperti ayam tapi agak crunchy. Jatuhnya sih sama aja kayak makan ayam menunya Abang sih. Ya.. agak berasa ikan dikit deh.

Soulfood Catering

Kesimpulannya, bisa dibilang rasa menu yang kita pilih itu hampir serupa. Begitupun dengan penyajiannya. Semua menu diatas disajikan dengan nasi, sambal dan ikan teri kacang. Berhubung lapar ya kami makan dengan lahap dan habis. ^_^

Harga Menu di Soulfood Catering

Harga yang dipatok permenunya sih masih harga standar di Singapura ya. Harganya kisaran $4 - $6 dan untuk minumannya $1 - $2. Jadi sesuai dengan budget makan perorang yang saya siapkan. Bahkan saya malah menyiapkannya perorang itu $10 untuk sekali makan.

Jangan di kurs-in ke rupiah yaa.. Kalau kata teman backpackers saya,

"ketika ada di negeri orang, jangan pernah mengkurs-kan ke rupiah disaat kita belanja. Cukup persiapkan budget sesuai mata uang negeri yang kita datangi."

Jadi kalau mau belanja ya yang dilihat budgetnya, bukan kurs rupiahnya.Karena kan pastinya kita sudah menyesuaikan dengan keuangan rupiah kita kalau kita sudah membudget ke mata uang asing.

Contoh, saya mem-budget-kan untuk makan per orang $10, nah sebisa mungkin cari makan yang harganya sama atau lebih kecil dr $10 tersebut. Jadi kalau ada sisa dollarnya bisa kita manfaatkan untuk beli oleh-oleh atau dibawa pulang untuk diganti rupiah lagi.

Ok, balik lagi ke harga menu. Yes, alhamdulillah harga menu di Soulfood Catering itu dibawah budget kita untuk sekali makan. Jadi ya seneng doong bisa dapat lebihan dollar. Bisa pakai buat oleh2 deh.


Nah, demikian review saya makan di Soulfood Catering. Buat teman-teman yang kebetulan singgah di Aliwal Street dan ingin mencoba menu di Soulfood Catering, silakan mampir. Semoga informasi ini bermanfaat buat teman-teman yang sedang melancong ke Singapura.

Have a nice traveling

Wassalam






31 comments

  1. toossss.. akupun ga pernah ngitung ke rp kalo sdg travelingm pertama bikin repot, kedua, ga ada gunanya..kan sedang liburan, seharusnya budget itu sudah dipersiapkan :).

    kalk nyusun itin dan biaya, aku jg detil bgt mba. mulai berangkat dari rumah, sampe balik lg ke rumah, itu aku tulis semua. jd tau berapa budget yg harus dieprsiapkan ;)

    ReplyDelete
  2. makanannya enak enak bangeeetttt
    aku mupeng buat coba ke sana.
    Ada HALAL certified pulak, jadi makin nyaman dan tenang
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah..ikut seneng deh kalo nemu resto halal yang cocok di lidah...Bisa jadi rekomendasi juga nih kalo ada yang jalan-jalan ke Singapura..

    ReplyDelete
  4. Wah nasi lemaknya ini menggoda sekali, keliatannya enaaak.
    Kali liburan penginnya menikmati aja ya, pokoknya udah tau budget nya sekian untuk transport, makan dll, jadi udah dipersiapkan jauh2 hari sebelumnya.

    ReplyDelete
  5. Kalau fastfood agak susah sih untuk cari yang medok bumbunya. Tapi untuk ukuran porsi segitu, kenyang banget, murah ya di bawah budget

    ReplyDelete
  6. Jadi makin pengen ke Singapura nih aku mbak, suamiku udah pernah 2011,aku belum nih, pengen ah bertiga ama anakku.. Dan jadi pengen nasi lemaknya nih, bumil laper dan ngeces ini mah. .

    ReplyDelete
  7. Asiiik! Ada info baru lagi tentang makanan halal di Singapore. Memnag penting info ini. Apalagi ke negara yang mayoritas penduduknya non muslim.

    Saya juga gak mau ngitung kurs saat libur, Nanti bisa mengurangi kenikmatan hehehe

    ReplyDelete
  8. Waduh, istilah singa muntahnya nih bikin langsung drop image negaranya hahaha.. Terima kasih ya info resto halalnya

    ReplyDelete
  9. Lumayan bisa menjadi rekomendasi nih saat bertandang ke negeri singa
    dibanding harus makan mie instan terus2an kan lebih baik yang memenuhi dengan standard Karbo dan proteinnya

    ReplyDelete
  10. Nyammm.. nyammm... menunya asik nih.. dan yang penting halal... dicatet banget kalo mau ke Sin bisa ke resto ini

    ReplyDelete
  11. Nice info kak. Kalau jalan jalan ke Luar memang salah satu hal yang dipikirkan adalah makanan yang halal ada dimana ituuuuuuu hehe

    ReplyDelete
  12. Wah, senangnya bisa jalan-jalan ke luar negeri bareng keluarga. Cuma baca cerita traveling gini jadi bisa sedikit membayangkan keseruannya.

    ReplyDelete
  13. mantap, dan nggak mengkhawatirkan mah yang begini ini. Tips budget belanjanya pun pas dengan pemikiran saya.

    ReplyDelete
  14. kalo lagi jalan2 ke luar negeri ketemu tempat makan halal rasanya seneng banget ya. waktu ke singapura dulu aku ga tahu apa2. jadi makannya nasi kari mulu ampe bosen :D

    ReplyDelete
  15. hehehe... tetep ya mbak, travelling ke luar negeri pun, kalau ada menu nasi, kenapa pilih yang lain. Wajib gitu pokoknya makan nasi

    ReplyDelete
  16. Aku langsung buka jendela baru, mencari tahu 1$ Singapura itu berapa?
    Rp 10.268, untuk hari ini, 25 September 2019
    Masih so-so lah ya...

    Terima kasih reviewnya ya, mba...

    ReplyDelete
  17. Makanannnya menggoda lidah nih mbak. Aku belum pernah ke Singapura, mbak.
    Jadi bener2 kudu dibudgetin gitu ya mbak per orang berapa rupiah dan cari tempat makanannya yg ga lebih untuk budget tsb yak, noted dah nihhh
    Semoga bisa sampai ke Negeri singa muntah kapan2 hehehee

    ReplyDelete
  18. Catat nih kalau ke Singapura. Pas ke LN untuk kita yang muslim memang harus banget nyari makanan halal biar pas jalan pun hepi karena perut penuh. Jangan lupa budget dg mata uang di sana

    ReplyDelete
  19. Note mbak. Harganya juga murah ya. Kalau ke sg udah ada referensi makan murah dimana

    ReplyDelete
  20. Wah.. Makanannya bikin ngiler mba. Btw, aku itu kalo traveling gak inget lagi dah sm dompet. Bs khilaf. Wkwk. Tp ya gitu, solusinya adl bawa budget limited spy gak khilaf. Tfs ya mba

    ReplyDelete
  21. Duhhh yang BBQ Chicken nasi lemak itu sungguh menggoda perutku yang bergejolak, mbak Ade. Noted deh kelak kalo ke Singapura mau mampir nyicipi makanan enak ini

    ReplyDelete
  22. Kalau pergi ke luar negeri memang yang paling susah tu nyari rumah makan halal. Senang kalau ada yang mudah seperti ini...

    ReplyDelete
  23. Wah bisa jadi jurusan nih kalo Singapore lagi. Ini menunya juga cocok untuk anak-anak

    ReplyDelete
  24. Belum pernah nyoba grab kalau di Singapura. Hari-hari kalau ke sana naik MRT terus. Bis juga udah jarang.

    ReplyDelete
  25. noted mba, namanya soul food ya di jalan bugis, tempat makan enak dan halal, jadi aman deh buat diicip

    ReplyDelete
  26. Happy banget, kak..
    Dapet silaturahm sama bule yang juga Muslim.
    Makanan halal dengan harga terjangkau.

    ReplyDelete
  27. harga makanan setara sama porsinya lah. Kalau di Singapore emang segitu, warteg ya 5 dollar-an tapi udah kenyang banget.

    ReplyDelete
  28. Aku langsung lapar lihatnya. Telur ceplok ini kayanya menu wajig ya di soulFood. Semua menu pasti ada telur ceploknya. Harga makananya juga nggak mahal. Padahal makanan halal ini ya. Noted banget nih kak. Bisa jadi jujugan kalau ke Singapore.

    ReplyDelete
  29. Penampakannya biasa aja ya semuanya. Kayaknya lebih enak makanan Indonesia nih hehe.. Nasi uduk Indonesia lebih menggoda Selera.

    ReplyDelete
  30. Ada yang halal itu nyaman dan tenang ya mak.. apalagi di negara yang bukan mayoritas muslim.. traveling kudu hati2 milih makanan..

    ReplyDelete
  31. Nah, setuju banget tuh mbak sama pesan jangan menghitung dalam rupiahnya. Pengalaman saya dulu tuh. Jadinya bingung mau beli2. Mahal semua hahaha...

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^