3 Alasan Mengggunakan Betadine Obat Kumur Antiseptik untuk Mengatasi Masalah Gigi

Lagu Meggie Z sepertinya nggak berlaku lagi deh kalau sudah kena sakit gigi. Yang sudah merasakan sakit gigi, Subhanallaaah… kalau ada yang dekat kita rasanya ingin diterkam. Arrghhh (gaya macan Mun Ka Young di drakor True Beauty). Eh, tapi itu dulu… sekarang kita bisa mengatasi sakit gigi dengan Betadine obat kumur antiseptik. Kenapa harus Betadine? Ini dia alasan menggunakan Betadine obat kumur antiseptik untuk mengatasi masalah gigi. Cekidot!

Alasan Mengggunakan Betadine Obat Kumur Antiseptik untuk Mengatasi Masalah Gigi

Bismillahirrahmanirrahiim, 3 Alasan Mengggunakan Betadine Obat Kumur Antiseptik untuk Mengatasi Masalah Gigi

Bulan Juni adalah bulan menderita buat saya. Diawal bulan, saya berniat menambal gigi bolong saya. Dan bolongnya bukan sekedar bolong, tapi groak kalau kata orang Betawi, alias lobangnya sudah besar sekali. Tapiiii.. you know lah yaa yang pernah nambal gigi, ga sekali datang langsung selesai. Harus berberapa kali, karena dokter harus mematikan syaraf gigi yang terbuka karena sudah tidak ter-cover sama email gigi.

Daaan… memang sudah diwanti-wanti sama dokter kalau saat mematikan syaraf gigi akan sakit. Saya sih awalnya iya iya saja, but after I did it… omg sakit luar biasa. (udah kayak anak jaksel banget ya bahasanya?.. xixixixi). Saya jadi menyesal tidak mengikuti nasehat ibu. Ibu saya bilang kalau gigi sudah groak, mending langsung mita cabut. Soalnya kalau ditambal, pasti sakit terus. Dan sudah 3x saya bolak balik gigi saya masih sakit… huhuhuhu….

Akhirnya saya di rujuk ke RS besar yang peralatan giginya lebih mumpuni. Saya sudah pegang surat rujukannya tapi saya belum mendaftarkannya ke RS rujukan tersebut. Tambalan di gigi saya pun dicopot. Saya hanya disuruh menutupnya dengan kapas ketika saya makan. Agar tidak ada makanan yang masuk kedalam gigi berlubang saya.

Awal-awal saya nurut, tapi kok justru kalau dikasih kapas gigi saya jadi sakit. Akhirnya saat makan saya biarkan gigi terbuka tidak di tambal dengan kapas saat makan. Efeknya yaaa gitu deh, setiap ada makanan nyelip gigi tak nyaman dan harus dibersihkan. Keseringan seperti itu, malah membuat gusi saya membengkak dan gigi sakit, kecuali saya melakukan 2 hal ini. Sikat gigi yang bersih, lalu berkumur dengan obat kumur. Yes, obat kumur yang saya gunakan adalah Betadine Mouth Wash.

Mengapa harus Betadine?

Ya, ini pertanyaan yang hadir dimana banyak obat kumur lain diluaran sana.  Sebenarnya ada 3 alasan mengapa saya menggunakan Betadine Mouth Wash untuk mengatasi masalah gigi saya, yaitu :

1. Terpercaya

Merek dagang Betadine ini sudah dikenal sejak saya masih kecil. Kalau luka pasti almarhumah mama mengobatinya dengan Betadine. Dan waktu saya memeriksakan gigi saya ke dokter gigi, saya melihat asisten dokter meneteskan beberapa Betadine Mouth Wash kedalam gelas kumur saya. Itu pertanda Betadine dipercaya oleh para dokter.


2. Tidak Pedas

Saya paling benci kalau obat kumur yang rasanya bikin mulut saya terbakar. Walaupun dikemasannya tertulis tidak pedas atau kurang pedas, tetap aja begitu kumur-kumur, ingin rasanya bernyanyi "Ku menangiiiiisss.." aaah nggak enak banget deh. Sedangkan Betadine Mouth Wash nih dimulut rasanya nyaman, tidak pedas.


3. Cepat Pengobatannya

Setiap kali menggunakan Betadine Moith Wash, sakit gigi saya yang disebabkan gusi bengkak ini cepat sekali sembuhnya. Hanya butuh 3 hari secara rutin sikat gigi dan kumur-kumur menggunakan Betadine semua rasa nyeri itu hilang. Jadi yaa di kamar mandi selalu ada Betadine Mouth Wash, karena seringnya saya mengalami gusi bengkak.


Yuk Kenalan dengan Betadine!

Saya sebelum menggunakan sebuah produk pastinya kenalan dulu dengan produknya. Saya cari tau dari internet. Dan sekarang saya pun hendak berbagi kepada teman-teman semua sedikit tentang Betadine.

Sejarah Betadine

Ok.. siapa sih yang nggak kenal dengan Betadine? 

Jika mendengar kata Betadine, yang terlintas dipikiran kita adalah cairan antiseptik untuk mengobati luka luar. yes, Betadine memang dikenal sebagai obat merah di dunia kesehatan, karena di dalam Betadine terdapat kandungan iodine. 

Iodione pertama kali ditemukan oleh Bernard Courtois seorang kimiawan Prancis pada tahun 1811. Awal ditemuka Iodione berupa kristal berwarna gelap yang terbentuk dari asap ungu hasil reaksi asam sulfat dengan sisa abu rumput laut. Awalnya Iodione ini dipergunakan untuk mengisolasi sodium karbonat sebagai bahan dasar pembuatan mesiu.

Pada tahun 1914-1918, Alexander Fleming seorang ilmuan asal Skotlandia menemukan bahwa iodin lebih efektif dalam menekan risiko timbulnya gangrene (jaringan tubuh yang mati karena kurangnya pasokan darah) pada luka yang diderita oleh para prajurit, dibandingkan dengan asam karbol.

Seiring perkembangan ilmu kesehatan zat aktif Povidon-iodine pertama kalinya didaftarkan di Amerika Serikat pada tahun 1958 dengan menggunakan merek dagang Betadine yang membuat produk antiseptik. Di tahun 1963 Betadine mulai memasarkan produknya. Sejak itu Betadine dipercaya oleh Rumah Sakit diseluruh dunia karena kelebihannya mengobati luka hingga saat ini. (sumber dari Wikipedia)

Produk-Produk Betadine

Makin kesini Betadine makin membuat inovasi-inovasi baru dalam dunia kesehatan. Sehingga produk yang diluncurkan bukan hanya obat luka luar saja, namun ada beberapa produk baru, yaitu :

1. Betadine Cold Defence Nasal Spray

Betadibe varian ini berfungsi berupa semprotan ke rongga hidung dengan kandungan alami Carragelose. Dimana produk ini berfungsi untuk

  • Mengurangi tingkat keparahan pilek dan flu  
  • Terbukti secara klinis membantu mengurangi durasi gejala pilek dan flu hingga 2 hari
  • Alami, Preservatives Free, Steroid Free, Drug Free

Betadine Cold Defense Nasal Spray ini bisa digunakan anak-anak looh. Tapi usia 1 tahun ketas. Kalau kebawah konsultasi ke dokter dulu yaaa.


2. Betadine Mouthwash & Gargle

Nah ini yang saya gunakan. Dulu saya gunakan yang kemasannya masih berwarna hijau, namun sekarang kemasan Betadine Mouthwash berubah menjadi warna biru. Tapi sampai kemarin pun saya menggunakan kemasan warna hijau. Pengen juga sih nyobain yang kemasan baru.

Seperti namanya, fungsi Betadine Mouthwash ini tak jauh dari kesehatan mulut. Seperti sariawan, gusi bengkan, sakit tenggorokan serta bau mulut tak sedap.

3. Betadine Throat Spray

Kalau Betadine varian ini fungsinya serupa dengan Betadine Mouthwash, bedanya Betadine Throat Spray ini disemprotkan. Jadi bisa langsung ke tempat tujuan yang sakit.

4. Betadine Lozenges

Nah kalau yang ini berupa tablet hisap dengan kandungan antiseptik yang dapat membantu melegakan tenggorokan. Jadi bukan cuma sekedar obat luar yaa..  ada yang dihisap dan ditelan juga.


Nah, sekarang teman-teman sudah tau kan alasan saya mengggunakan Betadine Mouthwash untuk mengatasi masalah gigi. Juga sedikit info tentang Betadine. Kalau mau info lengkapnya, silakan klik saja https://betadine.co.id/. Selamat mencoba!


Wassalam


3 comments

  1. Nah iya Ummi, kadang obat kumur itu emang bikin mulut panas ya, haha... Jadi kapok gunain, padahal bagus biar mulut rasanya seger. Buat yg punya asam lambung cukup ngebantu kok. Emang asyik sih stok Betadine kumur ya.

    ReplyDelete
  2. Wah aku baru tau kalau ada betadine nasal spray. Juga yang betadine longes. Selama ini sediaan di rumah ya betadine iodine sama spray (yg ga perih). Jadi tau juga deh sejarah betadine. Ruapnya iodine ditemukan pertama pada tahun 1800an..what a long time ago..

    ReplyDelete
  3. Duuuuh mba, kalo udh cerita masalah gigi, aku tuh langsung ngilu2 😅. Berasa bangetttt, dan keinget lagi zaman2 sekolah, harus rutin ke dokter gigi saking berantakannya gigiku. Saling nindih, saling nabrak, jarang2, trus maju pula 🤣. Jadi sebelum dipasang behel, dokter harus nyabutin dulu gigi2 yg ga perlu. Mana gigi permanet, jadi harus dibius suntik. Sakitnya ga usah tanya 😂😂.

    Makanya pas perawatan selesai, (dr kls 3 SD - 1 SMU) , aku bertekad ga mau cuekin perawatan gigi. Sebelum ada masalah, mending di rawat. Jadi namanya gosok gigi, kumur2 pake Betadine, itu wajib. Betadine kumur ini selalu aku stok tiap bulan. Krn sekeluarga juga pakai. Samaaa mba, aku ga suka pake kumur2 lain yg pedesnya nauzubillah itu . Udah kayak abis luka Diksh cuka sakitnya hahahahah

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^