Perjalanan Naik Kereta dari Depok ke Merak, Hanya Rp 14.000 saja!

Sudah lama sekali saya tau kalau ke Merak bisa naik kereta. Apalagi kabarnya semenjak fasilitas kereta semakin membaik, perjalanan ke Merak pun semakin nyaman. Ditambah lagi iming-iming murah. Duh, siapa yang nggak tergiur yaa? Dan kemarin keinginan saya terwujud. Mau tau bagaimana perjalanan saya naik kereta dari Depok ke Merak? Baca terus tulisan saya kali ini yaa..

Perjalanan Naik Kereta dari Depok ke Merak

Bismillahirrahmanirrahiim, Perjalanan Naik Kereta dari Depok ke Merak

Saya langsung cerita saja yaaa... jadi, kemarin, pada tanggal 30 Mei 2022, Pak Suami ada tugas kuliah ke Bangka Belitung selama 3 hari. Sudah di sounding dari jauh-jauh hari sih kalau beliau mau keluar kota. Duh 3 hari ditinggal, ngapain yaa? Tadinya mau ikut beliau kesana, tapi karena nggak bisa anak istri ikut, ya sudah saya akhirnya mikir mau pergi mencoba semua perjalanan kereta keluar kota. Tapi yang ngeteng. Karena kalau kereta Argo mah dah pernah ngerasain. Namanya juga cari pengalaman naik kereta, ngapain juga naik kereta yang udah pernah dicoba.

Awalnya saya berniat cari pengalaman naik kereta ngeteng ke Bandung, tapi ijin nggak keluar, karena lihat jadwal keretanya sampai Bandung malam hari. Andaikata balik lagi ke Depok, bisa sampai dini hari. Akhirnya saya memutuskan ke Merak.


Rute Perjalanan Kereta dari Depok ke Merak

Berhubung rumah saya dekat dari stasiun Depok Baru. maka saya mengawali perjalanan dari stasiun tersebut. Dari rumah saya naik ojol ke Stasiun. Setibanya disana saya naik commuterline (kereta listrik) jalur Jakarta. Ya, tujuan kami ke stasiun Tanah Abang.

Berhubung saya pergi tanggal 30 Mei, maka jalur commuterline sudah mengikuti aturan baru dari pemerintah, yaitu jurusan commuterline dari Bogor atau Depok hanya satu tujuan ke stasiun Jakarta Kota. Kalau aturan lama kan ada 2 tujuan commuterline dari arah stasiunn Bogor, yaitu ke stasiun Jakarta Kota dan ke stasiun Duri/Angke/Jatinegara.

Jika mengikuti aturan baru, maka saya harus transit di stasiun Manggarai, lalu pindah peron untuk naik commuterline ke Tanah Abang. Namanya juga aturan baru, jadi kita masih riweh dengan perubahan tersebut. Di stasiun Manggarai padat orang yang transit dari rel layang di lantai 2 (jalurnya commuterline Bogor/Depok - Jakarta Kota), menuju lantai dasar (jalur commuterline Bekasi/Cikarang - Duri/Angke). Tapi nggak usah panik, banyak petunjuk jalannya kok.

Setelah transit kita naik commuterline tujuan Duri/Angke. Nanti kita turun di stasiun Tanah Abang. Di stasiun tanah abang kita pindah peron lagi, menuju peron (jalur commuterline) tujuan Rangkasbitung. Jangan sampai salah naik yaa.. karena di jalur yang sama kadang kereta hanya sampai stasiun Maja. Jadi kalau teman-teman nggak mau salah, bisa bertanya langsung sama petugas keretanya tujuan keretanya kemana.

Oiya buat teman-teman dari arah Bekasi/Cikarang nggak perlu turun di Manggarai, langsung saja turun di stasiun Tanah Abang yaa.

Staisun Rangkasbitung itu ujungnya jalur comutterline Tanah Abang - Rangkasbitung. Setibanya disana saya dan Adek Fi sholat Dzuhur dulu. Kami tak sempat makan siang, karena waktunya hanya 30 menit. Lebih baik saya beli nasi ayam saja dan makan di kereta Merak.


Selesai sholat, kita haru keluar stasiun terlebih dahulu. Padahal kereta Merak itu ada di dalam stasiun yang sama. Jadi commuterline (Kereta listrik) ada di jalur 2, sedangkan kereta Merak (KRD) ada di jalur 3. Sebelahan kaaaan? Logikanya ngapain keluar? Langsung aja pindah.

Cumaaa... kalau commuterline ini kan tiketnya menggunakan tap kartu e-money/flash BCA/Brizzy/KMT. Sedangkan tiket KRD Merak menggunakan tiket kereta keluar kota, yang menggunakan kertas berbarcode. Mau nggak mau ya harus keluar dulu untuk ngetap tiket commuterline, lalu masuk lagi untuk scan barcode tiket KRD Merak.

Biar teman-teman tidak bingung ini saya buat rute singkatnya dengan menggunakan nama stasiun :

  • Depok Baru - Manggarai (pindah peron saja)
  • Manggarai - Tanah Abang (pindah peron saja)
  • Tanah Abang - Rangkasbitung (pindah peron saja)
  • Rangkasbitung - Merak (keluar stasiun lalu masuk lagi)


Harga Tiket Naik Kereta dari Depok ke Merak

Untuk naik commuterline (kereta listrik/KRL) kita harus punya uang elektronik, seperti :

  • E money dari Bank Mandiri
  • Flash Card dari BCA
  • Brizzy dari BRI
  • Tap Cash dari BNI

Perjalanan Naik Kereta dari Depok ke Merak

Jika teman-teman tidak punya itu semua, teman-teman bisa beli kartu KMT di stasiun. Kartu KMT ini ada 2 macam :

  • KMT reguler harga Rp 30.000 (kita dapat pulsa di kartu sebesar Rp 10.000)
  • KMT X-presi atau special edition harga Rp 50.000 (kita dapat pulsa di kartu sebesar Rp 15.000)

Kalau teman-teman beli kartu KMT, teman-teman sekalian bilang tujuan stasiunnya. Misal kalau mau ke Rangkasbitung, maka harganya tidak 30rb, tapi minimal 35rb. Kok mahal? nggak kok, kartu KMT itu bisa kita simpan, nanti kalau mau naik kereta lagi, tinggal isi ulang saja.

Perjalanan Naik Kereta dari Depok ke Merak
kartu KMT regular punya saya

Tadi kartu-kartu diatas untuk perjalanan menggunakan commuterline, kalau KRD Rangkasbitung - Merak menggunakan tiket yang dibeli langsung di loket atau bisa secara online melalui aplikasi KAI Akses.


Berikut harga tiket perjalanan dari Depok - Merak :

  • Commuterline Depok - Rangkasbitung : Rp 11.000/orang
  • KRD Rangkasbitung - Merak : Rp 3.000/orang

Jadi total harga tiket perjalann naik kereta dari Depok ke Merak sebesar Rp 14.000 saja. Murah kaaan?


Lama Perjalanan Naik Kereta dari Depok ke Merak.

Nah harga sudah, rute sudah.. pastinya teman-teman mau tau dooong berapa lama sih kalau naik kereta dari Depok ke Merak? Ini yaaa saya rinci lama perjalanannya :

Depok Baru - Manggarai : 45 menit (pindah peron hingga menunggu kereta saat transit kurleb 5 - 10 menit)

  • Manggarai - Tanah Abang : 30 menit
  • Tanah Abang - Rangkasbitung : 2 jam
  • Rangkasbitung - Merak  : 2 jam

Jadi total perjalanan naik kereta dari Depok ke Merak kurang lebih : 5 jam perjalanan. Kalau dipikir-pikir sama saja dengan naik bus yaa. Cuma bedanya kalau bus bisa kena macet, kereta nggak.


Tips Naik Kereta dari Depok ke Merak

Saya kasih tips yaa biar teman-teman nyaman selama perjalanan naik kereta dari Depok ke Merak :

1. Siapkan Bekal Makanan atau Minuman.

Walau di commuterline tidak boleh makan dan minum, ada baiknya siapkan saja bekal, apalagi kalau bawa anak. Karena di stasiun Manggarai dan Stasiun Tanah Abang, lumayan jauh untuk beli makanan atau minuman. Saya kemarin beli di stasiun Depok baru, karena di stasiun Depok Baru ada Alfamart di dalam stasiun atau Indomart di luar stasiun.


2. Perhatikan petunjuk saat transit.

Biasakan baca aturan yang tertera disetiap tempat yaa. Misal saat transit di Manggarai atau Tanah Abang, kita bisa menggunakan ekskalator. Nah biasanya ada aturannya di plafon atas ekskalator, kalau kita mau diam di ekskalator kita ambil sisi kiri, karena sisi kanan untuk orang yang buru-buru dan tetap jalan di ekskalator. Jangan bandel yaa.. karena kalau kita cuek aja, kita akan diteriaki orang-orang yang kedengeran sampai 1 stasiun. Bahkan petugas pun ikut teriak juga.

3. Sabar

Iya.. karena perpindahan jalur kereta commuterline ini membuat kita agak sedikit mengantri saat naik dan turun tangga dari lantai 2 ke bawah. Kalau sudah di peronnya sih udah agal lengang. Ketika perpindahan aja yang agak riweh.


Biar makin komplit ini ada videonya yaa sudah saya upload di reels instagram.


Nah itu dia pengalaman saya dalam perjalanan naik kereta dari Depok ke Merak. Semoga bisa membantu semua teman-teman yang mau jalan-jalan yaa...


Wassalam


2 comments

  1. Ya Allah, Ummi. Maennya sampe ke Merak, hahah... Jadi inget pas ke rumah Febri naik kereta bandara aja, dulu juga bareng Ummi. Pastinya seru ini kalo nyampe Merak ya. Tinggal naik bis ke Padang deh, haha...

    ReplyDelete
  2. Sekarang mau ke mana saja sarana transportasinya lengkap ya mbak Ade cari informasi saja ke Depok Merak naik kereta api murah banget padahal jauh ya

    ReplyDelete

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^