Tips Mendongeng yang Baik

Mendongeng adalah sebuah kegiatan menyenangkan yang sangat disukai anak-anak. Selain mempererat hubungan orangtua dan anak, dongeng bisa menstimulasi kecerdasan otak anak. Namun terkadang mendongeng menjadi suatu kegiatan yang tidak mudah kita jalani. Dalam tulisan kali ini saya akan membahas tentang hubungan mendongeng bagi kecerdasan anak secara ilmiah berikut tips mendongeng yang baik dari Nivea.

Nivea #SentuhanIbu
Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu’alaikum w.w.

Akhir-akhir ini Adek Fi senang sekali bercerita tentang super hero kebanggaan dia. Mulai dari Hulk, Spiderman, Ironman, Batman dan Kapten Amerika. Ini semua karena saat ia dapat jatah bermain handphone, saya arahkan melihat youtuber anak kesukaan dia CKN Toys. Episode CKN Toys kesukaan dia adalah ketika CKN unboxing mainan super hero miliknya.

Imaginasi Adek Fi bermain disini. Dia suka sekali bergaya ala superhero kesukaan dia. Saya pun kadang diminta ikut berperan menjadi salah satu superheronya. Untuk memperkuat imajinasinya, biasanya saya bekali dengan perlengkapan sederhana di rumah, seperti membuatkan sayap batman dengan menggunakan bergo hitam milik saya.

Di moment inilah, biasanya jadi kesempatan saya mengarang cerita dongeng bermoral dengan menggunakan tokoh utama superhero. Tapi disaat saya mentok, saya suka kebingunan buat cerita untuk Adek Fi. Sebab saya berusaha membuat cerita yang ada pesan moralnya.

Belum lagi rasa bosan menjalar, ketika Adek Fi meminta cerita yang sama berulang-ulang. Saya seolah dipaksa untuk mencari kreatifitas baru untuk menghilangkan kebosanan tersebut.

Alhamdulillah disaat saya dapat undangan dari Nivea saya dapat ilmu banyak tentang mendongeng. Acara yang dibuka oleh Mr. Holger, sebagai perwakilan dari Nivea memeberikan tips mendongeng yang baik agar anak makin explore imajinasinya.

mr holger Nivea #SentuhanIbu
Mr. Holger 

Pada acara tersebut menghadirkan beberapa narasumber yang berbicara tentang mengembangkan imajinasi anak dengan dongeng.

Hubungan Dongeng dengan Perkembangan Otak Anak

Sebagai narasumber yang pertama, dr. Herbowo A.F. Seotomenggolo, Sp.A(K) menjelaskan bagaimana hubungan dongeng dengan otak anak.

dr Herbowo Nivea #SentuhanIbu
dr Herbowo

Seperti kita ketahui bahwa tumbuh kembang anak bukan berasal dari genetik, ras, usia dan jenis kelamin saja, tapi juga lingkungan, nutrisi, penyakit yang di derita dan stimulasi. Mendongeng adalah stimulasi terbaik untuk seluruh fungsi otak anak.

Menurut Dr. Herbowo bahwa mendengarkan dongeng bisa mengaktifkan bagian-bagian otak sehinggaterbentuk imajunasi (neural coupling). Dan aktifitas otak si pendengar menyerupai aktifitas si pembaca (miroring).

Dengan mendongeng, bukan cuma mengembangkan kemampuan otak untuk bicara (broca dan wernicke), tapi seluruh fungsi otak juga bekerja. Selain itu ada 3 hormon yang dilepas pada otak saat mendengarkan dongeng, yaitu :


  • Hormon Dopamin : hormon yang berhubungan dengan emosi.
  • Hormon Oktitosin : hormon yang berhubungan dengan empati dan kegembiraan.
  • Hormon Kortisol : hormon yang berhubungan dengan kewaspadaan.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, American Academic of Pediatrics (AAP) pada tahun 2014 menganjurkan kepada para orangtua untuk melakukan kegiatan membaca untuk anak sejak mereka baru lahir. Agar otak terstimulasi dalam kemampuan literasi. Selain itu mampu mempererat hubungan anak dan orangtua.

Tips Mendongeng yang Baik untuk Anak dari Nivea #SentuhanIbu

Selain dr. Herbowo, saat itu hadir juga Kak Muhammad Ariyo Faridh Zidni atau biasa dipanggil Kak Aio dari Ayo Dongeng Indonesia yang memberikan tips yang baik untuk anak. Berikut tipsnya yaa:

kaka aio Nivea #SentuhanIbu
Kak Aio (Komunitas Ayo Dongeng Indonesia)

1. Hilangkan pikiran negatif dari si pendongeng.

Terkadang sebelum mendongeng ada banyak sekali pikiran-pikiran negatif yang berkeliaran di otak kita. Seperti, “Duh, gimana ya kalau dongeng saya tidak menarik dan anak-anak bosan?” atau “anak-anak nanti bisa duduk tenang nggak ya saat saya mendongeng”, dll.
Nah, pikiran-pikiran itu harus dihilangkan terlebih dahulu. Berpikirlah positif agar aura positif juga terpapar dari dalam diri kita. Berarti ayat quran yang mengatakan, “Aku bagaimana prasangka hambaKu” ini berlaku juga yaa buat mendongeng. ^_^

2. Hilangkan pesan moral krn pesan moral membatasi imajinasi.

Selain tentang pikiran negatif, ternyata ada satu lagi penghambat dalam membuat kegiatan mendongeng terhambat, yaitu berusaha mencari cerita yang bermuatan pesan moral. Padahal menurut Kak Aio, saat mendongeng tidak harus melulu cerita yang kita karang atau membaca buku. Tapi bercerita tentang pengalaman kita sewaktu kita kecil, sudah merupaka dongeng bagi anak-anak.

Mendongeng juga tidak harus dari kita saja yang bercerita, mendengarkan mereka bercerita juga termasuk kegiatan mendongeng. Nah, sepertinya anak-anak saya mendongeng versi kedua nih. Mereka lebih suka bercerita tentang kegiatan mereka ke saya. Kadang diulang-ulang.

Jadi mendongeng versi Kak Aio dan juga disetujui oleh pak dokter harus ada 2 arah. Terjadi percakapan 2 arah. Jika kita menggunakan alat bantu video dari youtube aatau televisi, maka kita ikut berbicara disamping anak-anak saat menonton bersama.

3. Luangkan waktu khusus untuk mendongeng

Karena harus 2 arah, maka sebaiknya luangkan waktu khusus untuk mendongeng. Jangan mendongeng pada jam-jama salah satu dari kita (anak atau orangtua) sibuk. Misal anak baru pulang sekolah tiba-tiba diajak mendongeng atau kita lagi menggoreng, tiba-tiba mendongeng buat anak.

Itu sebabnya kenapa dongeng dilakukan saat menjelang tidur. Karena semua dalam kondisi siap dan luang dalam mendongeng. Walaupun mendongeng bisa dilakukan kapan pun, tapi ya itu.. harus siap kedua-duanya.

4. Ciptakan dongeng yang menarik dan interaktif

Buku cerita dongeng hanya sebagai alat bantu dalam mendongeng, namun kita orangtua harus pandai berkreasi dalam menciptakan dongeng yang menarik. Orangtua bisa melibatkan anak-anak dengan mendorong mereka untuk memberikan ide cerita, nama karakter dan alat peraga lainnya sehingga dongeng menjadi seru.

Menurut Kak Aio lagi, dalam dongeng itu tidak ada cerita yang benar atau salah. Semua mengalir sesuai imajinasi. Selain itu ada beberapa hal yang bisa digunakan untuk menciptakan dongeng yang menarik, yaitu :

Memberikan suara dan intonasi yang berbeda dari setiap karakter.

Yang namanya manusia atau mahluk hidup pasti memiliki suara dan intonasi yang berbeda. Nah, memberikan perbedaan suara dan intonasi pada masing-masing karakter, membuat cerita dongeng semakin menarik

Memberikan ekspresi berbeda dari setiap situasi

Selain suara dan intonasi, ekspresi wajah pun harus dibuat berbeda. Seperti wajah sedih, wajah gembira, wajah kesal, dll. Bahkan hal ini bisa kita pinta sama anak saat bercerita. Misal, “Beruangnya marah besaaar.. (lalu wajah kita berubah wajah marah dan kita meminta anak untuk memperaktikkan wajah marah) Coba adek kalau lagi marah bagaimana ekspresinya”

Beri sentuhan-sentuhan halus dalam bercerita.

Memberikan sentuhan halus lebih cepat merangsang perkembangan otak anak. Seperti disaat kita bercerita tentang ulat berjalan, maka letakkan jari-jari kita di lengan anak untuk menunjukkan ulatnya berjalan.

Nah, sudah dapat tips mendongeng yang baik dari Nivea #SentuhanIbu, kini waktunya mewujudkan imajinasi itu dalam taman bermain world imagination. Selamat berlibur ^_^


Wassalam










No comments

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^