Cara Pengobatan Mata Minus, Plus Dan Silinder dengan Operasi Lasik

Ada beberapa cara pengobatan mata minus, namun kali ini saya akan menulis tentang pengobatan mata minus, plus dan silinder dengan cara operasi lasik di KMN EyeCare.



Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum w.w.

فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan"

Kalimat pada surat Ar Rahman yang ditulis hingga 31x, benar-benar dirasakan oleh saya, ketika mata ini sudah tidak sanggup melihat jarak jauh. Ya, 29 tahun Allah beri nikmat saya bisa jelas melihat apapun dalam jarak berapa pun. Ketika saya melahirkan Abang, entah karena saya merem waktu ngeden atau bukan, sejak itu semua pandangan jarak jauh kabur. Entah kaburnya kemana? Nggak bilang-bilang sama saya ^_^ *mulai halu.

Sejak itu saya periksakan ke dokter mata dan saya divonis ada minus, tapi nggak besar hanya 0,25 saja. Saya pun mulai menggunakan kacamata. Sebenarnya masih kecil minusnya, tapi karena saat itu saya masih mengajar, tak nyaman rasanya menjelaskan ke anak-anak dengan pandangan buram ke whiteboard.

Jujur, sebenarnya saya kurang suka pakai kacamata, karena mengganggu sekali. Apalagi kalau pegel saya taru kacamatanya. Saya tuh kan lupaan ya, jadi sampai saat ini sudah 4 kacamata saya hilangkan karena lupa ngelepas dimana. Duuh..

Sebenarnya Ada Nggak Sih Cara Menyembuhkan Mata Minus?

Dari hasil googling, ada banyak cara untuk menghilangkan minus. Saya coba merangkum semua yang saya baca, yaitu :

1. Makan Dan Minum-Minuman Yang Mengandung Banyak Vitamin A

Hal ini memang sudah dibuktikan oleh sepupu saya yang minusnya sudah 7. Beliau mencoba minum sari wortel (wortel diparut lalu diperas diambil airnya) setiap hari dan minusnya berkurang jadi minus 5.
sari wortel (photo by pinterest)

Sebenarnya karena minum sari wortel juga saya bisa bertahan hingga usia 29 tahun hanya dengan minus 0,25. Itupun karena melahirkan, jika tidak melahirkan mgkn sampai saat ini saya tidak menggunakan kacamata. Karena kakak saya saja tidak menggunakan kacamata hingga sekarang. Sementara adik saya yang tidak minum sari wortel , sejak SMP sudah menggunakan kacamata.

Nah, saya belum mencoba nih kalau saya praktekkan sekarang. Karena saat ini saya bukan cuma minus saja, tapi ada silinder dan plus. Komplit deeeh.

2. Terapi Non Medis

Ada beberapa terapi non medis yang ditawarkan untuk mengurangi minus mata. Salah satunya adalah terapi lilin. Terapi lilin? Pasti kepo deh ya bacanya. Me tooo.. Awal saya baca tentang terapi lilin, langsung saya klik dan cari tau caranya. Ternyata caranya, cukup menyalakan lilin lalu kita menatap lilin tersebut tanpa berkedip, hingga keluar airmata. Setelah keluar air mata, kita sudahi terapinya. Lakukan sehari sekali.

Terapi lilin (photo by pinterest)

Tapi ada juga yang menyatakan bahwa terapi lilin ini bisa membahayakan mata kita kalau terlalu berlebihan. Misalnya nih, saking mau cepet sembuhnya, terapi lilin 3x sehari seperti minum obat. Yaa.. nggak boleh kalau begitu.

Hmm.. cara ini belum terbukti dilingkungan saya. Karena belum ada yang mempraktekkan. Jadi saya tidak bisa bilang ini bagus atau tidak.

3. Terapis Medis

Terapis medis satu-satunya adalah dengan cara lasik. Nah, kalau cara lasik ini bukan hanya menyembuhkan mata minus saja, namun plus dan silinder juga. Hmmm.. jadi kepo deh.

Apa Itu Lasik?

LASIK , atau Laser Assisted In-Situ Keratomileusis, adalah tindakan medis yang menghasilkan penglihatan yang lebih baik bagi para pasien. Tindakan ini memanfaatkan laser untuk membentuk kembali kornea, atau bagian yang jernih dan bulat pada bagian depan mata. Prosedur ini dapati dilakukan pada pasien yang mengalami kelainan refraksi:

  • Kelainan refraksi,
  • Rabun jauh/mata minus (miopia),
  • Rabun dekat/mata plus (hipermetropia)
  • Mata silinder (astigmatisme).


LASIK adalah sebuah solusi bagi para pasien yang menderita kelainan refraksi/gangguan penglihatan seperti yang disebutkan di atas. LASIK merupakan prosedur permanen yang dapat menghilangkan ketergantungan pemakaian kacamata atau lensa kontak.

Apa Efek Samping Operasi Lasik?

Apapun yang kita lakukan pastinya memiliki efek samping. Seperti halnya operasi lasik juga memiliki efek samping. Jenis dan lamanya efek samping yang dirasakan berbeda-beda pada tiap pasien, namun secara umum pasien akan mengalami sedikit rasa seperti ada “butiran” di mata Anda, silau, mata kering dan ketajaman penglihatan yang berubah-ubah. Efek samping ini biasanya bersifat sementara dan umumnya akan hilang seluruhnya beberapa bulan setelah Operasi Lasik
.

Berapa Lama Sih Penyembuhan Mata Dengan Cara Operasi Lasik?

Penyembuhan juga tergantung dari kondisi pasien, tapi secara umum pasien akan merasakan hal-hal berikut :

  • Di 2-3 jam setelah operasi lasik, pasien mengalami pengelihatan yang agak berkabut dan rasa tidak nyaman.
  • Setelah 24 jam, ketajaman pengelihatan pasien akan meningkat, tapi biasanya masih ada lingkaran cahaya.
  • Pasien baru merasa nyaman dengan ketajaman pengelihatannya pasca operasi lasik setelah 2 minggu dari operasi lasilk.


Berapa Biaya Pengobatan Lasik?

Semua pengobatan itu akan membutuhkan biaya yang dikeluarkan, walau hanya terapi jus wortel, tetap ada biayanya. Nah apapun tindakannya, yang namanya operasi, tentu akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sejauh yang saya baca kisaran operasi lasik adalah 35 – 40jt. Waw, setara dengan operasi cesar ya?

Tapi beberapa hari yang lalu, saya diberitahu bahwa harga operasi lasik di KMN EyeCare dibawah 30jt. Menurut teman saya KMN EyeCare sedang adakan promo utk lasik hingga 31 Mei 2019 ini. Beliau langsung kasih link promo lasik di KMN EyeCare.



Tentang KMN EyeCare

KMN EyeCare merupakan bagian dari ANJ HealthCare yang telah dipercaya dan dikenal luas oleh masyarakat, yang didirikan oleh Dr. Sjakon G. Tahija, SpM, dokter retina terbaik di Indonesia. Klinik pertama dibuka pada tahun 2004.

Lokasi KMN EyeCare

Seiring dengan kecintaan Dr. Sjakon akan kesehatan mata dan layanan medis paripurna, beliau membuka 5 Rumah Sakit Mata/Klinik Mata KMN EyeCare di Indonesia. Kelima Rumah Sakit Mata/Klinik Mata KMN EyeCare ini berlokasi di Kemayoran, Kebon Jeruk, Jakarta Selatan, Pantai Indah Kapuk, dan Semarang.

Visi Misi KMN EyeCare

Menjadi panutan pelayanan kesehatan berstandar internasional adalah visi dari KMN EyeCare agar menyatu dengan misinya yaitu berupaya memberikan pengobatan dan pelayanan dengan kualitas
terbaik oleh para professional yang cakap di bidangnya dengan etika yang tinggi.

Penanganan Operasi Lasik Di KMN Eyecare

LASIK di KMN EyeCare memanfaatkan teknologi terbaru yang dikombinasikan dengan dokter spesialis LASIK yang berpengalaman. Dengan demikian, KMN EyeCare dapat memastikan bahwa para pasien akan menjalani LASIK yang lancar mulai dari awal hingga akhir.

Sakit nggak ya Operasi Lasik itu ?

KMN EyeCare meyakinkan bahwa selama bertahun-tahun KMN EyeCare melakukan LASIK, tidak pernah ada keluhan yang mengatakan bahwa prosedur ini menyakitkan. Jadi dari yang saya baca di websitenya KMN EyeCare sebelum tindakan, kita akan diberikan obat bius topikal dalam bentuk obat tetes mata. Tidak perlu dilakukan penyuntikan, dan kita dalam kondisi tetap sadar selama prosedur berlangsung. Kalau baca doang mah serem yaaa.. sebaiknya sih datang langsung ke KMN EyeCare biar puas konsultasinya.

Untuk info lengkapnya, silakan teman-teman hubungi Call Center: 021 751 6699 dan SMS Center: 0817 095 6688.


Nah, teman-teman ada baiknya sebelum mata kita menurun pengelihatannya, syukuri nikmat Allah tersebut dengan melakukan pencegahan. Jika sudah terlanjur seperti saya, yaa lakukan pengobatan. Karena disebutkan dalam hadits shahih riwayat Imam Bukhari, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً
“Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.”
(HR Bukhari).

Semoga info ini menjadi ilmu bermanfaat buat teman-teman yang membaca.

Wassalam









6 komentar:

  1. Alhamdulillah mata masih awas hahaha tapi kalau nulis aku pakai kacamata karena pas periksa dokter pas liputan. Jangan pakai buat harian masih bagus. Lasik ini solusi ya mba Hit juga metode ini.

    BalasHapus
  2. Jujur pangen banget mata di lasik karna capek juga pakai kacamata sejak kelas 6 SD :(

    Apalagi skarang lasik mata udah bagus-bagus dan kualitasnya emang oke

    BalasHapus
  3. Jadi kaburnya kemana itu mba Ade wkwkwk. Bisa ae ih. Sekarang udah ada solusi buat segala masalah mata ya mba. Aku juga ni mulai berkurang penglihatan mau nyentuh kepala 3. Kalau liat jarak jauh burem...

    BalasHapus
  4. Waaa maknyuss juga ya Ummi, bayarnya 30 - 40 juta, haha... Tapi ya sebandinglah dengan kemudahan untuk bisa melihat dengan jelas tanpa bantuan kacamata :D

    BalasHapus
  5. Sy jg berkaca mata, tp operasi lasik memang hrs mengorbankan biaya & waktu. Lihat tarifnya terakhir saya pantau Rp. 16 juta, skrg sdh melambung tinggi ya. Setelah operasi lasik itulah pantangannya cukup memberatkan, spt dilarang terkena sinar matahari dan beraktivitas outdoor bbrp hari. Btw, bgmnpun itu adalah pilihan, pake kaca mata tetap kekinian ga masalah, atau demi menunjang profesi hrs lasik tentunya butuh pengorbanan. Thx

    BalasHapus
  6. Lasik memang menjadi pilihan jika mata minus smkn mengganggu (biasanya genetik jg). Oh ya sy follower baru mblog mba. Thx

    BalasHapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Tapi mohon maaf, buat yang profilnya "unknown" langsung saya hapus. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^