Jumat, 13 Oktober 2017

Wisata Sehari Bersama Mpok Siti


Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu'alaikum w.w.

"Mi, aku bosan di rumah teruus. Kemana yuuuk!"

Ok, permintaan Abang Fi disetujui. Kami pun membuat pilihan, mau makan di Paper Lunch atau di Ragusa Ice Cream Italian?

Dua pilihan berat buat Abang. Secara dia memang doyang banget kulineran. Persis kayak jidahnya dan saya juga.. hahaha. Abang akhirnya memutuskan kuliner ke Ragusa. Karena paginya kami ke dokter gigi dulu. Kami pikir selesai jam 10 pagi, ternyata jam 9 sudah selesai. Kalau Abang memutuskan makan di Paper Lunch, tandanya kita harus duduk manis depan pintu masuk, menunggu pintu mal Margocity dibuka xixixi... Memilih Ragusa Ice Cream Italian karena perhitungan waktu kita menggunakan commuterline menuju stasiun Juanda.


Ok, tempat sudah diputuskan, kami pun menuju stasiun Depok untuk selanjutnya turun di Stasiun Juanda. Tiba di Stasiun Juanda pukul 11.30, kita lama menunggu kereta jurusan Bogor - Kota. Yang lewat banyak jurusan Bogor - Tanah Abang.

Setibanya di Stasiun Juanda, rupanya lelaki abegeh nanggung ini berubah haluan. Dia meminta kita naik City Tour Bus dulu sebelum ke Ragusa. Hmm.. permintaan pun langsung disetujui. Tapi sebelum kita menuju stasiun, kita sholat dulu di musholah Stasiun Juanda yang dilantai atas.

Selesai sholat, awalnya mau naik taksi online menuju pool City Tour Bus, tapi pas nanya-nanya sama petugas commuterline, ternyata tinggal nyebrang dari Stasiun Juanda. *tepok jidat.

Ya, keluar dari Stasiun Juanda, kita ke sebelah kanan pintu keluar menuju jembatan penyebrangan yang ke arah Masjid Istiqlal. Jangan takut salah jalan, di tiang jembatan penyebarangan terpampang penunjuk arah menuju pool City Tour Bus atau sebutannya Mpok Siti

Heh? Kok Mpok Siti panggilannya? xixixi... iya menurut info dari petugas bus, sebutan Mpok Siti karena dari seluruh bus yang disediakan pemda Jakarta semuanya dikendarai oleh wanita. Lucu yaaa. Oiya, Mpok Siti ini bukan Bus biasa yang banyak terdapat di Indonesia, namun bisa dibilang Double Decker Bus nya Indonesia alias Bus tingkat.
Ibu Enni salah satu pengemudi Mpok Siti

Bus tingkat sebenarnya bukan merupakan bus baru di Jakarta. Waktu saya masih kecil era tahun 80- 90an, bus tingkat adalah salah satu transportasi umum yang digunakan di Jakarta. Saya dulu sukaaa sekali kalau Mama mengajak saya jalan-jalan naik bus tingkat. Hingga saya pindah ke Jayapura - Papua, bus tingkat masih saya temui, tapi begitu saya pulang dari Papua, saya sudah jarang menemui bus tingkat. Bus tingkat makin menghilang dan tidak ada sama sekali ketika saya kembali lagi ke Jakarta untuk kuliah (dari Papua, saya kembali ikut Papa tinggal di Lampung).

City Tour Bus Jakarta
Bus tingkat era tahun 80 - 90an (photo talen bya awasan.com)

City Tour Bus Jakarta
Bus tingkat 2017 (photo taken by Pemprov DKI Jakarta)

Namun kini, saya seperti terobati, disaat bus tingkat dihadirkan kembali di Jakarta, walaupun fungsinya berubah menjadi Bus Wisata.

Baik, kembali ke cerita jalan-jalan kami. Setibanya di pool kami nggak bisa langsung naik. Harus ikut antrian panjang terlebih dahulu. Tapi saat itu saya nggak ngeh harus ngantri, atau memang pas antrian lagi kosong. Saya langsung aja datang dan masuk ke dalam Bus. Baru nyadar ada antrian masuk itu setelah selesai mengikuti Rute Tour. hahaha... *tepok jidat lagi.

Didalam bus, kami mengikuti pilhan Abang yang mau duduk di lantai atas. Ya, hari itu adalah hari untuk Abang Fi menentukan pilihan liburannya. Sampai diatas, Abang memisahkan diri ke bangku paling depan. Berhubung hanya ada 1 bangku yang kosong, jadi Abang Fi duduk sendiri di bangku itu. Sisanya, kami dapat bangku yang paling belakang dekat tangga naik.

City Tour Bus Jakarta

Tak lama kemudian, begitu bangku atas terpenuhi semua (hanya 2 bangku yang kosong), petugas City Tour Bus naik keatas membagikan karcis Bus. Bayar berapa? Nggak.. nggak bayar.. alias FREE atau GRATIS.
City Tour Bus Jakarta
Wow, dengan tipe bus yang bersih, rapih dan masih terlihat bagus, pemda DKI memberikannya secara gratis. Bagus yaa.. secara rakyat Jakarta masih banyak yang butuh wisata murah meriah dan bermanfaat, terutama buat bocah-bocah macam Abang dan Adek Fi nih. ^_^

Selain itu City Tour memang sering kita jumpai di kota-kota besar di luar negeri. Tentunya Jakarta juga punya keindahan kota yang perlu ditampilkan untuk para wisatawan baik dalam ataupun luar negeri.

Mpok Siti ini mempunyai  rute bus yang dilalui, yaitu :
  • Rute Jakarta Baru (Jakarta Modern) : Istiqlal – Monas 1 – Monas 2 – Balai Kota – Sarinah – Plaza Indonesia – Museum Nasional – Pecenongan – Pasar Baru (Gedung Kesenian Jakarta) – Istiqlal
  • Rute Sejarah Jakarta (History of Jakarta) : Istiqlal – Monas 2 – Balai Kota – Museum Nasional – Gedung Arsip – Museum Bank Indonesia – BNI 46 – Pasar Baru (Gedung Kesenian Jakarta) – Istiqlal
  • Rute Kesenian dan Kuliner (Art and Cullinary) : Istiqlal – Monas 2 – Balai Kota – Harmoni – Gedung Arsip – Museum Bank Indonesia – BNI 46 – Sawah Besar – Pecenongan – Istiqlal
  • Rute Pencakar Langit Jakarta (Jakarta Skyscrapers) : Istiqlal – Monas 1 – Monas 2 – Balai Kota – Sarinah – Tosari – Sudirman – Karet – Bundaran Senayan – Gelora Bung Karno – Dukuh Atas – Plaza Indonesia – Museum Nasional – Pecenongan – Pasar Baru (Gedung Kesenian Jakarta) – Istiqlal
Waktu beroperasinya masing-masing rute berbeda-beda. Tapi tidak perlu khawatir, disetiap terpampang Route Map dan waktu operasi Mpok Siti.
City Tour Bus Jakarta
Route Map dan waktu beroperasi yang terpasang di halte tunggu Mpok Siti (Photo taken by liandamarta.com)

Kita tidak perlu takut tidak kebagian, karena armada Mpok Siti saat ini sudah ada 12 unit, yaitu:
  • 5 unit bus tingkat Weichai
  • 1 unit bus tingkat hadiah grup Coca Cola kepada Jakarta
  • 1 unit bus tingkat Hadiah perusahaan waralaba Alfamart kepada Jakarta.
  • 5 bus tingkat Wisata Mercy dari Tahir Foundation, jurusan Kota Tua-Waduk Pluit, Jumat,
Nah, kemarin saya bersama jagoan-jagoan saya menaiki bus dengan Rute Jakarta Baru. Sepanjang perjalanan saya perhatikan Mpok Siti ini bukan hanya mengangkut orang-orang yang naik dari pool Mpok Siti di Juanda depan , melainkan Mpok Siti berhenti di halte-halte pemberhentian yang terpampang plang Bus Wisata.
Plang yang ada di setiap pemberhentian Mpok Siti
Akhirnya.. wisata dengan Mpok Siti pun selesai sudah. Karena saat itu kami belum makan siang, maka kami pun memutuskan menuju retoran yang Abang pilih saat mau berangkat naik commuterline. Namun, lagi-lagi pilihan kuliner berubah.. maklum laaah ababil (abege labil ^_^), kami makan siang di Taj Mahal Restoran. Kita sambung lagi nanti yaaa...
Sekedar info saja nih, buat kamu yang ingin mencari liburan sehari di kota besar Jakarta ini, naik Mpok Siti bisa menjadi pilihan wisata keluarga. Selesai trip sehari dengan Mpok Siti, kita bisa wisata kuliner di seputaran Juanda sebagai pusat pool Mpok Siti. Wisata sama Mpok Siti ini bukan hanya bagi kita yang normal loooh, untuk penyandang cacat pun bisa berwisata dengan Mpok Siti.

City Tour Bus Jakarta
ada jalur khusus untuk penyandang cacat (Photo taken by travel kompas)

Selamat jalan-jalan ^_^

Wassalam


32 komentar:

  1. Aku juga suka banget naik city tour. Kalau ada waktu khusus free pengen naik semua rute, mwaahaha.Tapi ga enaknya itu city tour ga punya jalur sendiri, jadi kalau macet jadi ikut kejebak macet juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ikutan macet. Tapi g masalah sih, krn di dalam bus adeeeem

      Hapus
  2. si mada suka banget naik mpok siti dan dia udah nagih kapan jalan2 lagi XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah si Abang aja minta kudu tuntasin rutenya.. xixixi

      Hapus
  3. Oooh bus tingkat itu Double decker ya hihi 😊😁 zaman aku masih kecil pernah naik bus tingkat. Enak deh liat pemandangan dari atas. Baru tau kalau bus city tour ini disebut Mpok Siti karena sopirnya perempuan semua. Waaah kapan ya aku bakalan nyempetin diri naik ini? Fakhri dan engkinya udah pernah tuh. Masa aku kalah sama anak kecil dan kakeknya? Hahaha... Very nice story, mbak Ade 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixixi.. ayo dong mama fakhri. Biar afdol, anaknya engki ikut cobain

      Hapus
  4. Aku juga pernah naik bus tingkat ini dari Museum Nasional sampai stasiun Kota. Demi permintaan bocah. Nyaman sampe pules di dalam bus

    BalasHapus
  5. Wah asiknya.. city tour adanya pas weekend aja atau weekdays juga ada? Rame dan antri gak penumpangnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Everyday, Mba.. kalau Sabtu minggu pastilah antri panjang. Tapi ga lama kok. Sebentar juga dah naik

      Hapus
  6. Mba Ade informatif sekali tulisannya. Aku oengen nyoba juga. Wkatu itu terpikir buat lita sama Ayyas karena Umminya juga belum pernah naik bus bertingkat. Hehhe. Smoga makin banyak busnya ya dan smoga ada di Depok juga. Hehhehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... amiin.. biar depok bangun gedung2 buat wisata ya.. bukan mal aja ^_^

      Hapus
  7. wuih, busnya tinggi enak memang keliling kota naik bus yang tinggi bisa nengok luas,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas.. lihat pemandangannya ga harus

      Hapus
  8. Baru tau kalau semua drivernya cewek dan bus ini ramah jg buat penyandang disabilitas ya mbak. Huwaaah pengen deh ajak anak2 ke sana TFS :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Itu salah satu yg buat saya penasaran mau nyobain juga.. xixixi

      Hapus
  9. Mbaa ade, thanks bgt infonya. Jadi pengen nih ajak anak2 keliling jakarta nek mpo siti. :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jalan daaah.. pasti anak2 nagih deh

      Hapus
  10. Aku udah tahun 2 tahun lalu jalan2 ama mpo siti seru dan menghiburbjuga ada guidenya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau 2x ade coba ga ada guidenya. Mgkn dibawah ada kali yaa..

      Hapus
  11. wajib dicoba nih kalau pas ke Jakarta :)

    BalasHapus
  12. Seru amat mbak, jalan-jalannya :D Aku pernah ga sengaja naik ini lho. waktu itu lagi keluar Plaza Indonesia. Mikir... kalau ke monas naik apa ya. Eh, ngelihat bus ini lagi ngetem. Aku nanya dong. Pak, bayar berapa naik bus ini. Eh, dibecandain bayar 50ribu katanya. Tapi udah gitu dia ketawa sih, langsung ngeralat bilang gratis. Ya wis, naik lah aku. Seru lho, mbak! Tadinya udah bingung mau naik apa, eh... ada transport nyaman gratisan ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixixi iya. Kalau ngg nya di bus stop trans jakarta bus wisata, pasti bisa ikutan naik ^_^

      Hapus
  13. Cucok lah pokoknya drivernya pun mpo mpo wkwkkw. Udah gitu gratis tis tis pula. Jadilah umi nya anak yg beranjak ABG ini makin senang ahahhaha. Aku kapan ya pengen nyoba. Sampai buat teman kita yg disabilitaspun bisa terakomodir ya. Semoga Jakarta makin maju

    BalasHapus
  14. Serius gratis? Saya pengen banget naik double decker dulu pas maen ke Monas, tapi karena saya kira bayar, nggak jadi deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gratis, mba.. itu lihat aja tiketnya.

      Hapus
  15. Pernah nyoba Sama kidos mba,,. Memang enak jln2 gratis bs menikmatai kemacetan jln Raya apalagi klo kebagian duduk d ats ngeliat Muka kidos berbinar2 Aja buat bahagia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixixi.. iya ya, mba. Padahal itu kan sama aja naik biskota biasanya

      Hapus
  16. Wah diriku belum pernah ini naik Mpo Siti. Cuma sering lihat aja kalau lagi lewat Kota Tua. Pingin wisataan naik Mpo Siti. Enaknya pas libur lebaran kali ya, haha... Biar nggak macet amat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalau soal macetnya ya, ta.. kalau antrinya.. xixixi.. dunno deh

      Hapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^