Manfaat Sedekah

Juni 09, 2008



Bismillahirrahmaanirrahiim..

Assalamu'alaikum wr.wb.

"Sedekah dapat menyelesaikan segala masalah
Kurang lebih begitulah kata-kata yang diucapkan oleh Ustadz Arifin Ilham. Awalnya saya hanya tersenyum simpul mendengar kata-kata itu. Hati kecil tidak meng-iyakan ucapannya. Sampai akhirnya saya mengalaminya sendiri.

Tiga tahun saya menikah dengan suami, belum juga di kasih seorang anak. Segala usaha sudah kita lalui. Mulai pijit tradisional sampai ke shin she semua kita ikuti. Memang saat itu kita tidak mau lewat dokter, karena saya sering dengar rumor kalo via dokter perlu biaya yang sangat besar, sakit dan belum tentu berhasil.

Namun akhirnya kita pergi ke dokter juga, karena semua cara tradisional tidak membuahkan hasil apa-apa. Dengan mengucap basmallah kita pergi periksa ke dokter. Kita berdua menjalani pemeriksaan. Dari cek darah, HSG, cek hormon dan segala atribut pemeriksaan kedokteran tentang infertilitasi.

Namun ternyata saya belum juga dikaruniai anak. Bahkan kami divonis tidak akan punya keturunan. Hati siapa yang nggak sedih mendengar vonis dokter seperti itu. Apalagi kami sangat mengharapkan keturunan.

Sepanjang malam saya nangis,"Dosa apa yang telah kami lakukan, sehingga kami mendapat teguran seperti ini?"

Saya dan suami tidak henti-hentinya sholat tahajud dan memohon keajaiban dari Allah. Sambil terus berusaha meminum obat yang diberikan oleh dokter tersebut. Kami juga terus berpikir, "apa yang salah dari kami?"

Saya coba merenungkan lagi semua yang telah saya dan suami lakukan.
- Sholat taubat mohon ampun atas segala kesalahan kami dimasa lalu yang mungkin menyebabkan kami mendapat teguran seperti ini SUDAH kami lakukan.

- Sholat tahajud dan hajat memohon keajaiban SUDAH kami lakukan juga.

- Berzakat setiap bulan dari penghasilan yang kami dapat juga SUDAH.

- Bahkan usaha duniawi seperti minum obat, olahraga, sampai-sampai berat badanku turun 10 kg dan mulai mengganti pola makan itu pun SUDAH kami lakukan.

Tapi Allah belum juga memberikan apa yang kami minta.

Hingga suatu malam saya nonton sinetron tentang tukang bubur yang ingin naik haji bareng orangtuanya. Menurut tukang bubur dan tetangga sekitarnya, itu suatu hal yang tidak mungkin dilakukan. tapi ibunya yakin kalau mereka naik haji. Mereka pun membagikan bubur gratis ke anak yatim sebagai sedekah dan minta di doakan agar mereka bisa naik haji. dan Subhanallah keinginan mereka terkabul. tukang bubur tersebut mendapatkan hadiah merci new eyes dari bank tempat dia menabung. Merci tersebut dijual dan uangnya digunakan untuk naik haji.

Entah datangnya darimana, tiba-tiba terbesit di hatiku, "Ya Allah, apa saya dan suami kurang sedekah ya?" selama ini memang saya terbilang pelit untuk mengeluarkan uang seribu rupiah ke pengamen dan pengemis di jalan. Saya sempat bilang, "iihh nanti uang yang kita kasih dipake buat minum." atau "iihhh ini orang beneran nggal sih miskin? jangan-jangan di kampungnya kaya." atau "sayang ah, mending uang seribu saya pake buat ongkos angkot. Lumayan."

Saya jadi berpikir, mungkin itu salah saya. Saya jadi inget omongan almarhum mama,
"Kalau memang kita niat untuk sedekah jangan berpikir dibelakang mereka gunakan untuk apa, tapi dikasih aja dulu. urusan dibelakang biarkan menjadi tanggungjawab mereka ke Allah."
Saat itu mungkin menurut saya, apa yang saya sedekahkan sudah cukup, tapi belum tentu menurut Allah.

Mulailah saya dan suami membuat rencana untuk memberikan sedekah ke panti asuhan di dekat rumah setiap bulannya. Subhanallah, baru satu kali saya memberikan sedekah ke mereka, bulan besoknya Allah memberikan jawaban bahwa saya positif hamil. Ya Allah... kebayangkan betapa bahagianya saya dan suami saat melihat test pack kehamilan bergambar positif.

Nggak habis-habisnya kami sujud syukur atas karunia yang kami dapat. Padahal sedekah yang saya berikan saat itu hanya sekarung beras 10 kg untuk makan anak-anak panti tersebut. Rasanya tidak sebanding dengan apa yang Allah berikan kepada kami sebagai balasannya. Sejak saat itu saya dan suami berniat untuk setiap bulannya memberikan sedekah ke panti tersebut. Kami yakin,
kami tidak akan miskin ataupun kekurangan hanya karena berbagi 2,5 % dari penghasilan kami kepada mereka.

Guys, khususnya buat teman-teman yang punya hajat sampai saat ini belum kesampaian, ayo deh sedekah. Bukan berarti saya bilang kalian pelit.. bukan... menurut kita sedekah yang sudah kita berikan mungkin sudah cukup, tapi mungkin belum menurut Allah. Allah maha tahu, sebesar apa keuangan kita untuk disedekahkan. Dan jangan pernah takut akan kekurangan, Allah maha pemberi, yakin lah Allah akan membalas lebih dari apa yang kita harapkan.

Akhirnya saya mengakui ucapan Ustadz Arifin Ilham "Sedekah dapat menyelesaikan segala masalah."

You Might Also Like

12 komentar

  1. terimakasih atas cerita menariknya...Sungguh, Allah Maha Pemberi.

    BalasHapus
  2. alhamdulillah ya mbak, InsyaAllah saya akan mengikuti apa yang telah mbak dan suami lakukan...terimakasih sudah sharing mbak,semoga Allah melapangkan rizki kita dan doa saya beserta suami utk mendapat momongan dikabulkan Allah SWT amiiiinnn

    BalasHapus
  3. Subhanallah...............! ini baru kisah yang mengharukan bisa dijadikan inspirasi buat tema-teman muslim lainnya..........keren

    BalasHapus
  4. Subhanalloh merinding saya membacanya kenapa saya selama ini melupakan Mu ya Rob rupanya banyak keajaiban di balik anak yatim dan kaum duafa

    BalasHapus
  5. ALLAHU AKBAR..

    BalasHapus
  6. setujuuuu, sedekah itu mmg dahsyat efeknya, :)

    BalasHapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^

Popular Posts

My Instagram

Jadwal Sholat

jadwal-sholat