IBDExpo 2017 Pertamina - Sinergi Untuk Indonesia

Saturday, September 23, 2017

IBDExpo 2017 Pertamina

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum w.w.

Pada hari Rabu, 20 September itu rencananya saya ingin ajak Adek Fi jalan-jalan keluar. Rencananya mau ke RPTRA Kalijodo, namun ternyata dihari yang sama, saya dapat undangan untuk menghadiri Indonesia Busines and Development Expo (IBDExpo) 2017 yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC). Berhubung sudah janji mau ajak Adek Fi jalan-jalan, maka saya ijin untuk membawa Adek Fi ke acara. Alhamdulillah dapat ijinnya.

Saya diundang untuk acara jam 13.00 wib. Dengan menggunakan kereta, saya berangkat dari rumah pukul 10.00 wib agar tidak telat sampai di tujuan. Alhamdulillah saya tiba 30 menit sebelum acara dimulai. Setibanya saya disana, saya melihat ramai orang dengan menggunakan batik. Rupanya hari itu adalah hari pembukaan IBDExpo 2017 oleh Presiden Jokowi. Pantas saja semua pintu masuk ke JCC ditutup. Untungnya driver taksi onlinenya paham dimana saya bisa diturunkan tanpa harus jalan jauh.

Seperti apa sih acaranya? Yuk, kita lanjutkan

Read More

Yuk, Atur Uangmu, Tips Mengelola Keuangan untuk Anak

Friday, September 22, 2017



Bismillahirrahminrrahiim
Assalamu'alaikum wr.wb.

Mama kasih kamu duit 20rb sebulan. Cukup nggak cukup itu uang jajan kamu selama sebulan. Mama nggak akan kasih lagi.

Jeng jeng... itu perintah almarhumah mama, sakti banget loooh.

Sejak SMA saya diminta mama untuk mengatur uang yang diberikan mama selama sebulan. Awalnya saya menganggap hal tersebut adalah siksaan buat saya.

Sementara teman-teman lain dengan enaknya minta ke ortu kalau uang jajan mereka habis, sedangkan mama saya nggak mau tau kalau sudah habis. Boro-boro minta ditambahin, ngeliat wajah mama saja, saya nggak berani bilang kalau uang jajan yg dikasih itu habis. Bukannya mama saya kejam, saya males aja. Karena ngebayangin interview auditor dari mama itu loh yang susah untuk dilewati. Pasti adaaaa aja yang bisa buat beliau berceramah tentag keborosan saya. Dan itu berlaku sampai saya kuliah. Mama hanya memberikan uang secukupnya.


Kesiksa? Bangeeeet..
Untuk masa-masa remaja begitu, biasanya masih masuk masa dimana kita saling pamer branded. Mulai dari sepatu, tas dan printilan-printila lainnya. Jajan di restoran gaul serta masih banyak lagi yang lainnya. Kalau saya memang nggak akan tergiur sama barang-barang branded, tapi jangan coba-coba menggoda saya dengan makan di restoran. Bisa habis ludes duit jajan sebulan.  Dan menjadi siksaan buat saya karena dompet menipis, sedangkan suntikan dana masih jauh tanggalnya. ^_^


Efeknya, mau tidak mau, saya mulai mengatur keuangan saya sendiri sejak berlakunya uang bulanan tersebut. Awalnya saya seperti anak-anak lainnya, begitu pegang uang besar langsung deh menghambur-hamburkan kemana saja saya suka. Dan hanya berlangsung 1 - 2 minggu saja. selebihnya saya benar-benar harus irit seirit-iritnya.


Seperti yang saya tulis sebelumnya, jika uang jajan saya menipis saya enggan minta ke mama. Jadi ya mau nggak mau saya putar otak untuk menghemat sehemat-hematnya. Alasan lain yang membuat saya enggan untuk meminta uang tambahan, karena mama selalu terbuka dengan penghasilan yang papa dapat. Mulai dari memperlihatkan amplop gaji (jaman dulu nggak ada transfer gaji. Dan di amplopnya itu ada rincian tunjangan dan potongan pada gaji papa) hingga bonus-bonus apa yang papa dapat. Jadi kalaupun saya minta, saya sudah tau jawabannya apa.

Mungkin sudah takdirnya seorang wanita menjadi direktur keuangan di rumah tangganya sendiri. Jadi saya sudah membayangkan bagaimana pusingnya almarhumah mama dalam mengatur keuangan.


Akhirnya saya ubah pola mengatur uang jajan saya. Saya berhemat-hemat diawal dan uang jajan baru saya hambur-hamburkan 1 minggu sebelum tanggal saya diberikan lagi uang jajan. Dan berhasiiil.. dengan cara itu hidup saya lebih tentram sedikit. Walaupun kalau kita pikir-pikir sama saja. Hanya memindahkan waktunya saja. Namun dengan pola yan kedua ini saya justru bisa menabung.

Untuk sebagian orang didikan almarhumah mama tersebut terlihat aneh. Banyak ketakukannya, takut nggak cukup, takut nggak bisa ngatur uang, takut boros dan saat habis nggak tega kalau nggak ngasih. Tapi ternyata didikan almarhumah mama tersebut justru melatih anak mampu melewati zona Midle Trap. Apa sih Midle Trap itu?

Read More

Cara Mengatasi Kulit Kering Pada Bayi dengan Mustela

Friday, September 8, 2017



Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu'alaikum w.w.

Sudah beberapa minggu ini saya menulis tentang kesehatan bayi. Alhamdulillah saya selalu dapat undangan event yang kaya akan ilmu dalam merawat anak. Baik itu untuk Abang ataupun Adek Fi. Kebanyakan dari event yang saya datangi membahas tentang pencernaan anak. Namun sedikit yang membahas tentang kulit. Padahal saya perlu sekali ilmu tentang kulit bayi.

Hal yang membuat saya ingin sekali membahas tentang kesehatan kulit bayi, karena kali ini saya harus berhadapan dengan kulit Adek Fi yang sensitif. Ya, anak saya yang kedua seharusnya ketiga ini memiliki kulit berbeda dengan Abangnya. Kalau Abang Fi cukup dengan perawatan bayi yang biasa kulitnya tetap lembut dan sehat. Sementara Adek Fi, mudah sekali muncul ruam merah dan disertai gatal.
Mustela Interbat
Adek Fi dan Sepupunya

Awal kelahirannya dokter memvonis Adek Fi ini mempunyai alergi susu sapi, jadi saya harus diet semua makanan yang mengandung susu sapi. Duh, siksaan terberat buat saya, karena saya penggemar susu dan segala makanan berbau susu. Hiks. Tapi demi anak saya coba diet mengikuti saran dokter.

Saya tidak langsung diet ketat semua makanan yang mengandung susu sapi. Saya terkadang mencoba sedikit-sedikit makanan yang dilarang dokter. Dari hasil pantauan ruam-ruam merah Adek Fi setelah selesai ASI, hanya muncul disaat saya mengkonsumsi teri dan udang. Selebihnya amaaaan terkendali.

Seiring berjalannya waktu, udang pun lewat dari seleksi ruam kulit alergi pada Adek Fi. Tinggal yang tersisa adalah ikan teri. Kalau makan dalam jumlah sedikit atau sekedar mencicipi, Adek Fi sudah tidak lagi menggaruk-garuk badannya dan keluar kemerahan. Jadi saat ini semua makanan aman dimakan oleh Adek Fi. Berarti sudah nggak ada lagi dooong kendala dengan kulit Adek Fi?
Saya belum selesai.. mari kita lanjutkan!

Read More

Konferensi Digital Marketing IndonesiaX Memberi Trik Menjadi Pengusaha Sukses

Wednesday, August 30, 2017

Digital Marketing

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum w.w.

Mba, Itu selimutnya Adek Fi lucu deh beli dimana?
Saya beli online
----
Mba jualan Pudot ya? ada  tokonya nggak?
Saya jual online, Mba
----
Ummiiii.. aku mau martabak. Beli yuk!
Hujan, Bang
Beli online ajaaa.
----

Sekarang memang sudah jamannya semua bisa didapat dengan online. Bahasa kerennya jaman media digital. Bahkan kita para blogger juga termasuk para pekerja di media digital. Dan mereka para pekerja di media digital, maka perlu yang namanya Digital Marekting.  Hmm.. apa sih digital marketing itu?

Pada senin, 21 Agustus 2017 kemarin saya mendapat kesempatan datang bersama teman-teman dari Blogger Crony Community (BCC) ke acara konferensi edukasi DIGITAL MARKETING from Trend to Necessity yang diprakasi oleh Indonesia X. Seperti apa isi konferensinya? Yuk, kita baca ulasannya! Tapi sebelumnya kita coffee break dulu yaaa.. soalnya belum sarapan, karena kami harus tiba jam 08.00 pagi untuk registrasi. Jadi ya dari rumah jam 6 sudah harus berangkat. Sudah tidak sarapan, harus berjibaku dengan desakan para wanita di commuterline pagi. So coffee break sangat diperlukan untuk nutrisi menimba ilmu. ^_^
Digital Marketing
menu coffee break
Read More

Pemenuhan Hak Kesehatan Anak berawal dari Keluarga

Wednesday, August 23, 2017


Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu'alaikum wr. wb.

Disaat kita memiliki anak, maka kita harus mempersiapkan segalanya dalam mendidik dan membesarkannya. Anak itu adalah aset buat kita, baik dunia dan akhirat. Setiap anak yang terlahir di dunia ini adalah fitrah, bersih dan orangtua lah yang kelak menjadikan bagaimana dia di masa yang akan datang. Sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah bahwa

Tidaklah seorang yang dilahirkan itu kecuali dilahirkan dalam keadaan fitrah, kemudian kedua orangtuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nashrani atau Majusi (HR Muslim)

Dan pemerintah pun ikut peduli dalam masa tumbuh kembang anak ini. Karena Indonesia akan menjadi seperti apa kelak bergantung dengan generasi-generasi penerusnya. Semua bisa dibentuk berawal dari anak-anak. Apalagi saat ini pemerintah banyak menyebar informasi tentang nutrisi yang baik bagi anak lewat seminar-seminar kesehatan dan parenting. Karena pemerintah punya target untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045. Seperti seminar yang saya ikuti kali ini.

Read More