Jumat, 17 November 2017

Tips dan Tanya Jawab Seputar Obat Generik di PT Hexpharm Jaya Laboratories

Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum w.w.


"Bu, Kok mahal banget sih obat-obatannya?" ujar seorang ibu yang mendengar kasir apotek menyebutkan harga obatnya.
"Soalnya ini obat paten semua yang dikasih dokter, Bu" jawab kasir tersebut, "Memang ibu nggak minta obat generik sama dokternya?" kasir tersebut balik bertanya kepada si Ibu.

Dialog diatas tuh sering banget loh saya dengar disaat saya sedang menebus obat di apotek.. Dan dialog tersebut pun dipakai pada iklan layanan masyarakat tentang obat generik. Memang sudah sejak lama, pemerintah menggalakkan rakyatnya untuk menggunakan obat generik. Bahkan di tahun 2005 Depkes pernah menurunkan harga-harga obat generik dari 30% - 80%, agar mudah terjangkau oleh rakyat Indonesia dan menghilangkan mindset bahwa berobat itu mahal.

Namun sayangnya rakyat kita masih banyak yang kebawa stigma negatif tentang obat generik, seperti :
Obat generik itu obat orang miskin. 
Obat murah kualitasnya pasti sesaui harganya. 
Gak bakalan sembuh kalau pakai obat generik. 
dan masih banyak lagi yang lainnya. Hmm.. saya juga termasuk yang sempat berpikir seperti itu, hingga saya dapat undangan blogger pada tanggal 13 November 2017 dari PT. Hexpharm Jaya Labs di Cikarang sebagai perusahaan yang memproduksi obat generik.

Seperti apa yaa kegiatan saya disana? Yuuk, lanjut yaaa...

Selepas subuh saya sudah bersiap-siap untuk berangkat ke titik kumpul kami di Plasa Semangi. Mba Rach Alida sebagai koordinator kami para blogger, mewajibkan kami untuk datang jam 7 pagi, agar saat tiba di pabrik sesuai jadwal acara yaitu pukul 10.00 wib.

Saya sempat galau, ikut kumpul di Plasa Semanggi atau saya langsung ke Cikarang dengan menggunakan commuterline. Sebab yang menjaga Adek Fi datangnya paling pagi jam 6. Saya dengar sekarang ada jalur baru commuterline yang ke Cikarang. Jadi ya galau deh..
Setelah bertanya kesana kemari, akhirnya saya memutuskan untuk ikut berkumpul di Plasa Semanggi jam 7 pagi.

Dengan menggunakan commuterline, saya turun di stasiun Tebet. Dilanjutkan dengan ojek online. Awalnya Babang Ojek jalannya standar aja, saya lihat jam di HP sudah menunjukkan angka 6.45. Langsung saja saya bilang ke Babang, "Bang, bisa ga saya sampai Plasa Semanggi jam 7."
Si Babang sempat diam sebentar, mungkin mikir kali yaa, mau ngebut yang dibawa berat banget dibelakang. Nggak ngebut belum tentu sampai... akhirnya si Babang pun bersuara, "Saya usahakan ya, Bu".
Selesai bicara, langsung wuuuuuuzz... dan saya pun tiba di titik kumpul jam 6.55. Yeeeeeyyy.. terima kasih Babang Ojek, berkat dirimu saya sampai tepat waktu, tidak telat. Hanya 10 menit dari stasiun Tebet ke Plasa Semanggi.. hebaaat.

Tepat pukul 7.15 Bus yang membawa 20 blogger meluncur ke Pabrik PT Hexpharm Jaya Labs di Cikarang, tepatnya di :

Jl. Angsana Raya Blok A3 No.1
Delta Silicon 1 Kawasan Industri
Lippo Cikarang Bekasi

Setibanya disana kami disambut layaknya tamu kehormatan dengan menggunakan spanduk selamat datang. Kami juga ditunggu oleh Bapak Boni Anom, Grup Product Manager PT Kalbe Farma beserta para staf PT Hexpharm Jaya Labs, di depan pintu lobi utama. Benar-benar kagum dengan penyambutannya.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Para Blogger dan Staf PT Hexpharm Jaya Labs (photo by Rach Alida B.)


Setelah penyambutan yang ramah dari pihak PT Hexpharm Jaya Labs, kami dipandu menuju ruang meeting, dimana kami mendapatkan banyak ilmu tentang Obat Generik dan Pabrik PT Hexpharm Jaya Labs.

Sekilas Tentang PT. Hexpharm Jaya Labs (HJ)
Diawal presentasi Bapak Boni Anom menjelaskan sekilas tentang PT. Hexpharm Jaya Labs. Beliau menjelaskan bahwa PT. HJ ini merupakan anak perusahaan PT. Kalbe Farma, tbk, masuk dalam 20 perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan termasuk dalam 3 perusahaan farmasi generik terbesar di Indonesia. 
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Bpk. Boni Anom - Group product manager PT Kalbe Farma, tbk

PT. HJ ini ternyata usianya lebih tua dari saya. Berdiri pada tahun 1971 dan secara khusus bergerak dalam bidang pengembangan, produksi, dan pemasaran obat. PT. HJ juga berkomitmen mengutamakan mutu (kualitas) obat yang diproduksinya, untuk menjamin efektivitas, stabilitas dan keamanannya.

Visi yang dikedepankan oleh PT. HJ adalah menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan terdepan yang berkelanjutan pada segmen pengobatan terjangkau melalui ketangkasan, inovasi, dan keunggulan operasional. 

Bpk. Mulia Lie, selaku Presiden Direktur PT. HJ, menyampaikan dalam sambutannya dalam bentuk video bahwa dengan Misi ingin membangun masyarakat yang lebih sehat, PT. HJ menyediakan produk-produk kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Namun tetap mempertahankan mutu mulai dari pengembangan hingga proses produksinya. Hal ini didukung dengan semangat pelayanan dan integritas yang tinggi,serta melalui proses perbaikan yang berkesinambungan, sehingga dapat menciptakan produk-produk kesehatan yang bermanfaat dan berkhasiat bagi masyarakat Indonesia. Sesuai dengan Moto dari PT. HJ yaitu, total commitment for your health.


Tentang Obat Generik
Selesai penjabaran singkat dari Bpk Boni Anom tentang PT. HJ, kini saatnya dokter Artati, Medical Dept. Head PT HJ yang menjelaskan apa sih yang kita perlu ketahui tentang obat generik.

Diawal presentasi dr. Artati menanyakan kepada kita, "Ibu-ibu, ada yang tahu obat generik itu apa?"
Beragam jawaban kami saat itu. Tapi intinya satu jawaban, yaitu obat generik adalah obat murah.
Dan jawaban kami tidak salah. Obat generik memang obat dengan harga murah dibandingkan dengan obat paten, namun bukan itu definisi sebenarnya.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
dr. Artati - Medical Dept Head PT. HJ

Lalu Apa Definisi dari Obat Generik?
Sebelum masuk ke penjelasan tentang obat generk, dr. Artati menjelaskan terlebih dahulu apa itu Obat Paten. Obat yang ditemukan oleh seseorang, dan telah mengalami uji klinis serta penelitian yang detail sehingga layak dikonsumsi oleh orang banyak untuk mengobati sakitnya. Dan penemuannya itu pun didaftarkan hak patennya. Sehingga obat tersebut dinamakan Obat Paten.

Standar waktu berlakunya hak paten biasanya hingga 20 tahun. Selama 20 tahun pula obat tersebut dipasarkan secara eksklusif. Namun ada juga yang lebih dari 20 tahun. Nah, setelah habis masa hak patennya, obat tersebut diberikan kepada perusahaan-perusahaan farmasi untuk diproduksi ulang. Obat yang diproduksi ulang oleh perusahan farmasi tersebut yang dinamakan sebagai Obat generik.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
photo taken by slide dr. Artati

Apa ada syarat untuk bisa memproduksi Obat Generik?
Tentu dong ada syaratnya, namanya juga obat dan untuk kepentingan orang banyak. Namun sebelum sampai ke syarat-syarat obat generik, dokter Artati menjelaskan tentang proses uji klinik pada Obat paten. Suatu obat bisa mendapatkan hak paten jika obat tersebut dapat melewati 2 uji klinis, yaitu :
  • Bioavailabilitas : adalah uji klinis dimana mengukur tingkat proses suatu obat atau zat lain diserap dan beredar dalam tubuh.
  • Bioekivalen : adalah uji klinis mengukur proses penyerapan kadar obat dalam darah sampai pada konsentrasi maksimal (cmax), waktu saat konsentrasi maksimal (tmax) dan area dibawah kurva saat pengukuran waktu kadar obat dalam darah (AUC - Area Under the Curve).
Nah, untuk obat yang diproduksi ulang hingga bisa dikatakan sebagai obat generik, obat tersebut harus mempunyai Bioekivalen yang sama dengan obat paten. Dan bisa dikatakan bioekivalent, jika :
  • Cara menggunakannya sama (misal diminum atau disuntikan)
  • Bentuk obatnya sama (misal kalau bentuknya kaplet, ya harus kaplet, bukan sirup)
  • Konsetrasi maksimalnya harus sama (yaitu moment dimana obat mulai menyerap ke dalam tubuh untuk melakukan fungsinya)
dengan obat yang dipatenkan. PT. HJ menjamin bahwa obat generik yang diproduksinya mempunyai uji bioekivalen yang sama dengan obat yang dipatenkan.


Berarti kualitas obat generik sama dong dengan obat paten? Kok bisa lebih murah?
Dokter Artati menyakinkan bahwa obat generik PT HJ itu sama kualitasnya dengan obat paten. Jika obat generik bisa lebih murah dari obat paten, itu karena adanya beberapa sebab, yaitu :
  • Obat generik tak perlu lagi melakukan penelitian mencari bahan dasar obat agar bisa dikonsumsi dan menyembuhkan dengan baik atau tidak ke konsumen. Cukup melakukan uji bioekivalen sehingga mempunyai kualitas yang sama dengan obat paten.
  • Obat generik tak perlu melakukan promosi kencang untuk obatnya, karena sebagian sudah paham dengan khasiatnya.
  • Obat generik tak perlu membeli hak paten obatnya.
  • Obat generik diproduksi dalam kapasitas besar sehingga bisa menekan biaya produksi.

Lalu kenapa masih ada saja yang beranggapan bahwa obat generik tidak mempan menyembuhkan, baru bisa sembuh dengan obat paten?
Menurut Bu dokter tubuh manusia itu unik. Tidak semuanya sama. Ada 4 hal yang mempengaruhi khasiat obat bagi pasien, yaitu :
  • Genetik
  • Jenis Kelamin
  • Usia
  • Kehamilan
Dokter biasanya melihat 4 hal tersebut. Dari 4 hal tersebut, maka akan ditentukan dosis pemakaian obat pada pasien. Jika ada bahasa "tidak mempan", bisa dikarenakan dosis yang diberikan tidak pas dengan kebutuhan pasien. 

Itu sebabnya, jika kita hendak berobat sebaiknya kita berobat di dokter yang sama atau RS yang sama, karena dokter bisa membaca rekam medis obat apa saja yang diberikan pada kita. Atau jika ingin berobat ditempat yang berbeda, kita bisa membawa buku berobat kita. 
Nah, jadi paham deh bahwa penyerapan sebuah obat bukan berdasarkan harganya. 


Lalu bagaimana membedakan bahwa obat generik yang kita konsumsi produksi PT HJ?
Perlu diketahui, bahwa sebuah obat itu sebenarnya ada 3 nama, yaitu ;
  • Nama kimia
  • Nama generik
  • Nama dagang
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories

Dari berdasarkan namanya, obat generik dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu :
  1. Obat generik bermerek dagang  : adalah obat generik yang mempunyai nama dagang.
  2. Obat generik berlogo : adalah obat generik yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya
PT. HJ hanya memproduksi obat generik berlogo. Ciri-ciri obat generik yang diproduksi oleh PT HJ adalah :
  • Ada logo generik dikemasan obat, baik kemasan dalam ataupun luar.
  • Ada ijin BPOM
  • Kemasan berwarna biru

Heh, Biru? Bukannya kemasan obat generik dipasaran berwana putih?
Yes, dipasaran kemasan obat generik warnanya memang putih dan PT HJ pun dari 80 jenis obat yang diproduksi masih ada yang berkemasan warna putih. Sejak bulan Juni 2017, perlahan tapi pasti, kemasan obat generik produksi PT HJ berubah menjadi warna biru. Namun saat ini bertahap 2 jenis obat dahulu, yaitu Mefenamat dan Glinepirit.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Kemasan biru obat generik HJ
Alasan PT HJ, mengambil warna biru, karena warna biru identik dengan ketenangan dan kenyamanan. PT HJ ingin menyampaikan kepada konsumen bahwa obat generik yang diproduksi oleh PT HJ adalah obat yang baik dan terjaga kualitas produknya, sehingga konsumen tenang dan nyaman saat mengkonsumsinya.

Penjelasan dari Bu dokter banyak membuat bibir saya ber "O" ria.  Bahkan untuk lebih meyakinkan kami, Bpk Harry Nugroho, dari bagian Komunikasi Perusahaan PT. Kalbe Farma, mengajak kami untuk ikut tour melihat proses pembuatan obat pada pabrik PT HJ.

Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories


Tentang Pabrik PT Hexpharm Jaya Labs
Sebelum kami melakukan tour keliling pabrik, kami diberikan sedikit penjelasan tentang profil pabrik oleh Bapak Parlindungan Doroksaribu, Site Head PT HJ. Menurut Bpk. Parlindungan bahwa kantor HJ yang kita kunjungi saat itu adalah pusat produksi obat generik HJ, di mana seluruh fasilitas yang digunakan untuk kegiatan produksi tersebut telah disesuaikan dengan standar CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) yang berlaku.

Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Bpk. Parlindungan - Site Head PT HJ

Sedangkan kantor pusatnya ada di :
Gedung Ziebart Lt.1
JL. Let. Jend. Suprapto Kav. 400
RT.9/RW.7 Cempaka Putih Timur
Cempaka Putih - Jakarta Pusat
Web : www.hexpharmjaya.com

Bpk. Parlindungan juga menjelaskan 2 keunggulan yang terdapat pada produksi obat  PT HJ, yaitu mempunyai sistem dan infrastruktur yang handal, sehingga berkomitmen untuk menghasilkan produk kesehatan yang bermutu, melalui :
  • Penerapan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik)
  • Penerapan ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001
  • Peningkatan yang Berkesinambungan
  • Kepuasan Pelanggan
  • Pencegahan Kecelakaan Kerja, Penyakit Akibat Kerja, dan Pencemaran Lingkungan
  • Pemenuhan Terhadap Peraturan Perundangan dan Peraturan Lain yang Terkait Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L)
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
photo taken by www.hexpharmjaya.com

Menurut penjelasan Bpk. Parlindungan bahwa PT HJ menghindari pembuatan obat yang diulang-ulang hanya karena tidak layak kualitasnya, sehingga PT HJ mendatangkan ahli farmasi dari Jepang untuk uji klinis obat yang akan di proses.

Setiap bulannya penguji dari Jepang tersebut datang untuk mengkontrol kualitas obat. Sehingga proses produksi bisa menekan biaya pengeluaran dan bahan-bahan yang tidak efisien pada obat, tanpa mengurangi khasiatnya. Itu juga yang menjadi salah satu alasan kenapa obat generik bisa lebih murah.

Kebersihan pada alat, ruang produksi dan bahan baku sangatlah terjamin. Termasuk vendor-vendor yang kerjasama dengan PT HJ sebelum lolos seleksi, mereka harus lewati quality control bahan-bahan yang diberikan.

Hmm.. rasanya masih kurang afdol ya kalau kita hanya mendengar penjabarannya saja dan sepertinya gumaman tersebut terbaca oleh para staf PT HJ, maka tibalah saatnya para blogger cantik ini diajak touring pabrik untuk melihat proses produksi.


Proses Produksi Pabrik PT Hexpharm Jaya Labs
Touring kali ini dibuat 2 shift dan 2 kelompok blogger. Saya termasuk di kelompok kedua. Shift pertama kelompok 2 dipandu oleh Bpk. Erwinanto, Enginering Manager PT. HJ. dan didampingi oleh Bpk. Yogi, Supervisi Produksi dan Bpk. Karsena, Palnner Utility PT. HJ. Beliau-beliau mengajak kami ke mesin-mesin bagian utility. Mesin-mesin bagian utility ini terdapat 4 bagian, yaitu:

Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Bpk. Erwinanto sedang memberikan penjelasan di ruang Purifier Water

Mesin Pengolahan Air (Purifier Water)
Air yang digunakan untuk keperluan pabrik diambil dari penampungan air Lippo Cikarang. Kemudian air diolah hingga mencapai ph 5 - 6. Proses pengolahan air semua dilakukan dengan sistem komputerisasi, pelepasan partikel-partikel bahkan mineral bisa terdeteksi dengan detail. Kapasitas air yang diolah dalam sehari sebanyak 3000 liter. Oiya, saat masih di ruang meeting, Bpk. Parlindungan menjelaskan bahwa air yang digunakan pada pabrik ini adalah air terbaik, tapi tidak bisa diminum oleh manusia.

Mesin Kompresor Angin (Compressor)
Kompresor ini digunakan untuk keperluan pengolahan air. Kompresor yang digunakan oil free. Sehingga air menjadi zero partikel dan murni kebersihannya. Dipantau oleh Building Automation System yang befungsi untuk memantau ruangan agar tekanan udara pada suhu ruang tetap stabil. Tidak kurang dan tidak juga boleh lebih.

Mesin Penghasil Panas (Boiler)
Penghasil panas ini digunakan untuk mengeringkan air dalam proses penguapan pada pembuatan obat generik.

Mesin Pengolahan Limbah
Limbah-limbah pabrik PT HJ tidak sembarangan dibuang begitu saja. Tapi semua limbah diproses lagi selama 24 jam untuk dinetralisir ph air dan kandungan kimianya. Setelah air dinetralisir, air dikembalikan lagi ke penampungan air Lippo Cikarang. Di penampungan air Lippo Cikarang diproses lagi menjadi air bersih yang layak digunakan oleh umum dan diambil kembali oleh pabrik.

Selesai dari melihat mesin-mesin pabrik bagian utility, kami kembali lagi berkumpul di meeting room untuk ishoma (istirahat, sholat dan makan). Tepat jam 12.30 kami diajak untuk mulai tour proses pembuatan obat generik.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
menu makan siang kami (photo taken by pusamera.com)

Kami memasuki sebuah ruang dimana kami diminta mengenakan pakaian steril khusus masuk ke dalam pabrik. Ya, untuk masuk ke dalam pabrik, kami dilarang menggunakan segala pernak pernik yang berbahan logam, seperti peniti, jarum pentul, jam tangan, anting, gelang, cicin, bros dijilbab bahkan sampai cover hp. Seharusnya kami juga tidak boleh membawa kamera atau hp, hanya saja ini untuk proses publikasi, jadi kami diijinkan membawa kamera atau hp.

Tahap pertama, kami diberikan hair net, kemeja dan shoes cover. Saat mengenakan pakaian khususnya pun ada tahapannya. Cara memakainya sempat didemokan oleh Bpk. Yogi, sebelum kami menuju ruang ganti pakaian. Saya sempat nyeletuk, "Itu ukuran saya ada nggak ya?" mengingat body saya yang langsung.. bukan langsing, serta jenis pakaian tahap duanya seperti pakaian wearpack mekanik gitu. Pak Yogi menyambut celetukan saya, "Tenang, Bu.. ini ada ukuran paling besar."

Baiklah, hati tenang mendengar jawaban Pak Yogi. Jangan sampai gegara pakaian, saya bengong sendirian dipojokan. Hiks..

Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Pakaian khusus ke pabrik tahap 1

Setelah mengenakan pakaian tahap 1, kami dipandu ke bagian pengepakan kemasan biru. Dibagian pengepakan ini kami dijelaskan bagaimana mesin mensensor human eror dalam mengepak obat.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Lampu sensor. Merah (kelebihan isi), kuning (kekurangan isi), hijau lolos sesuai isi
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Bpk. Yogi dengan kemasan biru obat generik HJ

Setelah selesai melihat pengepakan kami menuju ke ruang timbangan. Disana bahan baku ditakar terlebih dahulu sesuai komposisi berat dalam pembuatan obat. Berat timbangan diukur dengan menggunakan komputer. Kurang 0,0001 saja barcode tidak akan tercetak. Hebat yaaa.. saking canggihnya.. Jadi kemungkinan over komposisi yang mengakibatkan hal buruk terjadi dalam obat itu rasanya tidak mungkin.


Di ruang penimbangan bahan baku, semuanya berdinding stenlis. Setiap selesai menimbang 1 bahan baku, ruangan itu dibersihkan dan sirkulasi udaranya menggunakan sistem laminar air flow (LAF), agar ruangan tetap terjaga kebersihannya dan tehindar dari kandungan bahan baku lain yang tercampur ke bahan baku yang akan ditimbang. Wow jadi benar-benar terjaga sekali kualitasnya.


Selesai dari ruang timbangan, kami menuju ke ruang proses pencetakan obat. Di ruangan itu, kami kembali disuruh mengenakan pakaian khusus tahap 2. Kali ini kami mulai memakai wearpack, masker dan shoes cover kedua. Dan benar loooh ada ukuran saya.. Yeeey i love PT HJ.. ^_^

Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Teman-teman kelompok 2 wefie dengan pakaian pabrik

Di ruang inilah proses pencetakan obat dimulai. Ada 5 ruangan untuk proses pencetakan obat :

1.Drying Room
Bahan baku yang sudah ditimbang dimasukkan ke ruangan ini. Di ruangan ini masing-masing bahan baku di keringkan dengan cara penguapan hingga tidak ada lagi kandungan airnya. Penguapan yang mesinnya diproses di bagian utility.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
mesin drying

2. Final Mixing Room
Setelah melewati proses penguapan semua bahan baku mulai dicampur jadi satu dengan menggunakan mesin mixing. Kapasitas mixing kurang lebih sekitar 800 liter atau kurang lebih 300kg
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
mesin final mixing

3. Tableting Room
Pada ruangan ini bahan baku obat mulai dicetak dalam bentuk kaplet atau tablet. Ada 2 tableting room yang tersedia saat ini.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Mesin tableting

4. Coating Room
Setelah obat berbentuk kaplet atau tablet, selanjutnya dimasukkan ke ruangan coating. Dimana obat dilapisi oleh vitamin.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Mesin coating

5. Packaging
Setelah selesai pembentukan obat, finishingnya adalah diruangan packaging. Hingga obat siap dihantar ke distributor resmi PT HJ.
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
Mesin Packaging yg mampu mensensor lubang kecil di kemasan obat

Setelah dari ke 5 ruangan tersebut obat yang sudah jadi dibawa ke ruang Quality Control. Sayangnya kelompok kami tidak ke ruangan ini. Yang datang ke ruangan Quality Control adalah kelompok 1. Kami dapat informasi dari kelompok 1 bahwa di ruang tersebut, obat yang sudah jadi di uji kembali kualitasnya. Quality Control bukan hanya mengecek obat yang sudah jadi saja, melainkan bahan baku obat pun di uji klinis oleh para ahlinya sebelum dicetak menjadi obat.

Secara keseluruhan mesin-mesin yang digunakan dalam proses pembuatan obat generik HJ ini sudah menggunakan sistem komputerisasi. Jadi untuk terjadi kesalahan produksi, kecil sekali kemungkinannya. Dan mesin-mesin yang digunakan bukan hanya mesin buatan lokal, namun ada beberapa mesin buatan Jerman.


Hmm.. jelas sudah dari penjabaran diatas bahwa obat generik HJ layak untuk kita pilih dengan alasan:
  • Setara dengan obat paten
  • Terjamin khasiatnya
  • Diproduksi di pabrik yang modern
  • Rangkaian produk generiknya lengkap
  • Memenuhi standar produksi yang ditetapkan pemerintah
Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories
photo taken by www.hexpharmjaya.com

Bahkan ada tips JELI dalam memilih obat generik yang disaran oleh PT HJ, yaitu :
  • Jelas produsennya
  • Efektif khasiatnya
  • Lihat kemasannya
  • Ingat belinya hanya di tempat yang resmi

Obat generik PT Hexpharm Jaya Laboratories




Wow, terbayar sudah jarak jauh perjalanan kami dengan informasi yang sangat bermanfaat bagi saya. Jika bicara PT. Kable Farma, memang sudah tidak diragukan lagi kualitas produknya. Saya termasuk yang percaya dengan kualitas PT Kalbe, karena mulai dari hamil, makanan anak, susu anak juga menggunakan produk PT. Kalbe. Kini produksi obat-obat generiknya pula. Mantabs lah...

Jadi buang jauh-jauh segala stigma negatif tentang obat generik. Apalagi ada obat generik HJ yang sudah jelas kualitas produknya. Dengan ilmu, kita bisa menghemat pengeluaran untuk pengobatan. Sesuai dengan tajuk acara saat itu, Yuk.. kita "sehat bersama HJ generik".


Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semua layaknya obat generik HJ. Aamiin.

Wassalam

31 komentar:

  1. Ya Allah...posting ayam Karawacinya bikin aku kukuruyuk. Btw senang ya kita bisa berkunjung ke HJ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... iya, banyak dapat ilmu ya ^_^

      Hapus
  2. lengkap banget pembahasannya Mbak Ade.
    Btw aku gak masuk purifier water-nya, penasaraaannnn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya.. ade juga ga masuk ke ruang quality control ya

      Hapus
  3. bener. obat generik ini bantu banget emang apalagi kalo kita berobat yang rawat jalan agak lama atau rawat inap. karena bukan satu dua tablet tapi bisa puluhan tablet dan kalao nggak pake obat generik bisa mahal banget belinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mba ade. Sangat membantu sekali. Apalagi ada produk berkualitas spt obat generik HJ. Jadi hilangkan stigma buruknya ya mba.

      Hapus
  4. Aku juga senang banget mba datang ke pabrik itu dan dapat banyak sekali informasi yang selama ini saya tak tahu yakni ttg obat generik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kunjungan bermanfaat, mba Al.. ma kasih yaa diberi kesempatannya ^_^

      Hapus
  5. Ternyata pembuatan obat HJ Generik sangat teliti dan menggunakan alat yang canggih.Pantas kualitasnya sama seperti obat paten.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mba karena ini menyangkut hidup orang. Jadi bener2 harus dibuat teliti.

      Hapus
  6. Aku beberapa kali minum obat generik bisa sembuh kok 😊 aku ga malu atau gengsi hehe..di Puskemas aja kl nebus resep cuma 2 ribu. Setelah kita berkeliling melihat semua proses pembuatan obat generik, jadi makin yakin deh ya sama obat generik HJ kemasan biru. Mesti JELI memilihnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, rul. Kalau boleh milih mah ga mau sakit ya. Tapi kalai ada obat murah berkualitas kenapa yg mahal?

      Hapus
  7. Senang senang riang riang hahaha semangat banget aku ada dipabrik ini. Pikiran langsung falsh back ketika awal pakai generik. Nyanyi jinglenya lagi akh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... jinglenya membumi ya, mba giymta ^_^

      Hapus
  8. Pembuatnya sangat rumit banget ya ternyata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dan perlu kehati2an karena menyangkut hidup orang.

      Hapus
  9. Bagi sebagian orang memang masih beranggapan kalau obat generik itu nggak mempan untuk mengobati. Sepertinya itu lebih ke sugesti aja ya. Padahal kalau dr tulisan mbak Ade ini, proses pembuatan dan QC-nya terjaga banget kualitasnya. Apalagi obat generik juga harganya lebih terjangkau untuk masyarakat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, mau obat mahal sekalipun kalau sugestinya ga sembuh.. ya tetap ga sembuh ^_^

      Hapus
  10. Wah keren yah jalan2 kaya gini. Bermanfaat banyak ilmunya. Jadi bener2 harus JELI yah kita, mba Ade

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mba.. jalan2 dpt ilmu bermanfaat. ^_^ untuk pengobatan diri ya harus jeli mba. Nggak boleh coba2.

      Hapus
  11. Jadi sekarang percaya kalau obat generik sepadan dengan obat paten. Harga lebih terjangkau dan khasiatnya juga bagus.

    BalasHapus
  12. Oh itu toh knp obat generik lebih murah. Jadi tercerahkan dg ulasannya mba. Salam kenal dari lampung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, mas. Semoga tulisannya bermanfaat ya..

      Hapus
  13. Wowwwww! Mantab banget reviewnya. Trims infonya, sangat bermanfaat😊

    BalasHapus
  14. Ga ragu beli obat generik, bagus gitu pabriknya. Aman dan tersertifikasi lagi.

    BalasHapus
  15. Lebih terjangkau sih klo generik apalagi ufah langsung nengok pabriknyanyg memenuhi standar yah jd lebih yakin

    BalasHapus
  16. Penjelasannya Umi Fikri ini lengkap banget, so detail...orang yang nda ikut berkunjung jadi tau dan dapet ilmunya juga :)
    berbicara Obat Generik emang tergantung dari sugesti juga asumsi masyarakat kebanyakan, perlu edukasi bahwa kulitas Obat Generik itu sama dengan Obat Paten!

    Kunjungan yang sangat berkesan dan padat gizi ya, ilmunya dapet, kenyangnya juga dapet...Ayam Karawacinya sungguh menggoda haha.

    BalasHapus
  17. Aku gak anti sama obat generik, dikasih paten oke dikasi resep generik oke juga. Malah seringan beli obat generik mba. Alhamdulillah, cocok juga. Oya, thanks mba, ulasannya bikin makin paham.

    BalasHapus
  18. Ciri khas tulisannya Ummi, sangat detail, haha... Diriku jadi banyak tau tentang proses pembuatan obat generik ini. Bahkan sampai pakaian pekerjanya pun bener2 hati2 ya. Limbahnya pun diolah lagi ya dan digunakan kembali sama pabriknya. Memang ada sebagian orang yang nggak mau konsumsi obat generik lantaran gengsi. Padahal kan sama baiknya. Kalau dulu nenek memang kondisi penyakitnya udah mengharuskan obat paten.

    BalasHapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^