Kamis, 22 Juni 2017

Promina Puffs untuk Adek 3rdFi Anak Setengah Bule

promina puffs


Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu'alaikum wr.wb.

Punya anak setengah bule itu gampang-gampang susah. Iya setengah bule. Kata "Bule" itu kan identik dengan rambut kemerahan atau coklat jagung, kulit putih dan makanannya bukan nasi. Nah, anak saya yang ketiga ini rambutnya coklat kemerehan seperti bule, tapi kulitnya kecoklatan seperti kulit kebanyakan orang Indonesia. Selain itu Adek 3rdFi ini makannya unik. Kok unik? Iya unik. Dia bukan tidak suka nasi, namun dia lebih memilih roti atau kentang daripada nasi. Makanya saya bilang setengah bule. Sudah fisiknya setengah bule, makanannya pun setengah bule. ^_^


Kok bisa nggak suka nasi?
Kalau bicara soal genetik atau keturunan, Adek 3rdFi ini bisa dibilang menurun dari saya. Almarhumah Mama dulu pernah cerita ke saya, bahwa saya itu waktu kecil sedikitpun nggak mau makan nasi. Maunya minum susu dan makan roti saja. Lebih banyaknya ke susu.

Sayangnya jaman dulu tidak seinformatif seperti saat ini. Begitu melihat saya nggak mau makan nasi, Mama langsung panik. Segala cara diusahakan. Mulai dari mencekoki jamu-jamuan penambah nafsu makan sampai dibawa periksa ke dokter. Padahaaal.. body saya itu dr kecil udah montok. Kebayang nggak sih kalau body montok masih dicekoki penambah nafsu makan. Wajar dong ya kalau montoknya itu awet hingga sekarang, karena kesalahan masa lalu. (hhh.. mencari pembenaran ^_^)

promina puffs
saya dan almarhumah mama
Masih menurut cerita almarhumah, saya baru mau makan nasi setelah saya masuk sekolah TK. Kebetulan ada guru TK saya yang sukaaa sekali dengan saya. Katanya lucu, gemesin dan kayak bule (sekarang juga masih lucu menggemaskan kok ^_^). Bu Ani nama guru TK saya itu. Beliau sering mengajak saya main ke rumahnya. Rumah Bu Ani itu dekat TK Harapan Nusa Depok, TK saya dulu. TK Tunas Harapan Nusa ada dibelakang ruko Depok Jaya, di seberang Masjid Agung Al Muhajirin Depok. Kabarnya sekarang mau dibuat jadi bimbel.

promina puffs
TK Tunas Harapan Nusa

Oke balik lagi ke cerita almarhumah Mama. Bu Ani ini, menurut cerita Mama, sudah lama menikah tapi belum dikaruniai anak. Pernah suatu hari Mama kelamaan menjemput saya. Dan saya diajak pulang oleh Bu Ani. Di rumah Bu Ani saya dibujuk untuk makan nasi. Entah bagaimana caranya Bu Ani berhasil membujuk saya sehingga saya mau makan nasi. Dan sejak saat itu saya jadi sering main ke rumah Bu Ani setelah pulang sekolah dan tidak anti lagi dengan nasi.

promina puffs
Bu Ani yang pakai baju pink. Kalau aku yang mana hayoo?
Nah, Adek 3rdFi ini sedikit mirip pola makannya dengan saya. Seperti yang saya bilang diatas, Adek 3rdFi ini bukannya nggak suka nasi, tapi lebih memilih kentang dan roti. Jika harus makan nasi, saya harus membuat sayur berkuah atau lauk yang bersantan. Dan dia tidak peduli mau lauknya itu pedas atau tidak, yang penting bersantan. Kalau tidak ada itu, makan nasinya paling banyak 5 suap sendok teh.

Bersyukur saya mempunyai anak di era modern yang penuh informasi positif tentang tumbuh kembang anak. Jadi saya tidak panik sebagaimana Mama saya dulu menghadapi saya. Banyak informasi terkait mulai dari memilih makanan yang baik dan tepat bagi anak, bahkan sampai ke informasi cemilan yang sehat.

Bicara soal cemilan, Adek 3rdFi ini termasuk yang suka ngemil. Mungkin dia melihat dari Abangnya yang juga suka ngemil. Apapun yang dimakan Abangnya pasti dia mau. Itu sebabnya saya agak selektif dalam memilih cemilan untuk anak-anak saya. Baik itu dari segi kemasan ataupun kandungan nutrisi dalam komposisinya.

Selain itu anak saya yang satu ini beda banget dengan Abangnya. Dia kalau makan maunya nyendok sendiri atau suap sendiri. Nah, paaaas banget.. pas Adek 3rdFi sudah mulai bosan dengan cemilan-cemilan yang itu-itu saja, Promina mengeluarkan produk cemilan terbaru untuk bayi usia 8 bulan.

Siapa yang nggak kenal dengan Promina, yang memiliki pabrik makanan bayi terbesar di Asia Tenggara dengan sertifikasi nasional dan internasional. Pada tanggal 3 Juni 2017, Promina mengeluarkan produk cemilan bayi terbaru, yaitu Promina Puffs.

promina puffs
Promina Puffs Finger Snack
Saat ini baru dikeluarkan 2 varian rasa Promina Puffs. Rasa bluberry dan pisang. Promina Puffs dikemas sangat menarik. Kemasan Promina Puff berbentuk pouch dengan klip diatasnya. Jadi kalau sudah dibuka dan masih tersisa makanannya, kemasannya masih bisa ditutup lagi. Sehingga cemilan Promina Puffs-nya nggak melempem.

Varian rasa pertama yang saya berikan ke Adek 3rdFi adalah rasa pisang. Sebelum dikasih ke Adek 3rdFi saya coba lihat dulu bentuknya dan saya raba, kira-kira mudah hancur nggak ya. Karena Adek 3rdFi kalau dikasih snack, langsung mengambil kemasannya dan berusaha menjumput sendiri snack-nya.

Awalnya saya pikir bentuk snacknya panjang-panjang seperti jari. Karena kan promosinya menggunakan kata Finger Snack yang artinya cemilan jari. xixixixi.. ternyataaaa.. bentuknya justru bunga-bunga kecil. kata finger snack itu bukan menunjukkan pada bentuknya, melainkan informasi bahwa snacknya itu untuk menstimulasi kemampuan motorik halus yang dapat membantu si Kecil untuk menulis, menggambar dan aktivitas keterampilan lainnya. Dan memang benar, saat saya memberikan ke Adek 3rdFi dia menjumput Promina Puffs -nya dengan jari telunjuk, jari tengah dan jempol. bukan meraupnya seperti biasa. Karena snack-snack yang biasa dia makan itu ukurannya besar-besar, sedangkan Promina Puffs bentuknya kecil-kecil.

promina puffs
Bentuk snack Promina Puffs

Dikemasan Promina Puffs tertulis Mudah Lumer Dimulut. Saya membayangkan snack-nya mudah hancur. Ternyata saya salah lagi. Tekstur Promina Puffs itu agak keras, nggak mudah remuk, tapi ketika dimakan langsung nyeees dimulut. Kalau digigit ada bunyi kress. Ini bagian yang Adek 3rdFi suka. Dia suka dengan bunyi kress saat menggigit Promina Puffs.

Rasanya bagaimana?
Untuk ukuran rasa snack bayi, Promina Puffs ini rasanya gurih manis. Gurih standar makanan bayi yaaa.. bukan gurih makanan orang dewasa. Sensasi buahnya juga terasa. Saya dan Abang penasaran ikut mencoba, karena melihat Adek 3rdFi kayaknya enak banget makannya. Lep lep lep...
Kami suka. Enak. Saya sih suka yang rasa pisang, sedangkan Abang sama dengan Adeknya. 2 rasa itu dilahap semua.

Ukuran 1 kemasan pouch itu sebesar 15 gram. Pas sekali untuk dimakan 1 - 2 kali makan. Jadi nggak mubazir tersisa banyak. Kalau Adek 3rdFi 1 kemasan pouch untuk dimakan 2x dalam sehari. Biasanya saya berikan saat siang setelah bangun tidur dan malam hari sambil menonton Marsha and The Bear, menunggu saya masak buat makan malam.

Jadi tidak salah lagi, Promina Puffs ini memang Snack Bayi yang Tepat untuk anak yang berusia 2 tahun kebawah. Dengan komposisi cemilan yang terbuat dari beras 37% dan pati gandum 16% dengan campuran buah asli 2%, cocok sekali sebagai makanan selingan buat anak setengah bule seperti Adek 3rdFi. Disaat saya mengajak jalan dia, saya nggak perlu pusing lagi. Dengan kemasan on the go dan komposisi nutrisi yang tepat, Promina Puffs selalu jadi teman jalan kami.

Promina Puffs
Bekal promina Puff dalam perjalanan


Ini video Adek 3rdFi sedang menikmati Promina Puffs Finger Snack





Untuk keterangan lebih lanjut tentang promina, silakan kunjungi :
Website : www.promina.co.id
Facebook : Bayi Sehat Promina
Instagram : @bayisehatpromina

Wassalam,


6 komentar:

  1. Wah...ternyata hebat juga ya Bu Ani bisa membujuk mbak Ade gimana caranya mau makan nasi hahahah....Zaman sekarang simple banget dengan Promina Puffs yang campuran beras 37% dan pati gandum 16% adan buah aslinya segala ya..cocok buat makanan selingan anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Rul.. Ade juga penasaran.. gimana caranya bu ani bujuk ade ya.. hahaha

      Hapus
  2. sha pernah baca, kalau rambut kemerahan merupakan salah satu tanda kurang protein. adek mirip banget ama sha, sering males makan nasi dan milih cara yang lain; bubur, lontong, kentang. padahal mah sama aja ya :)

    makasih sharingnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah baru tau saya.. Kalau aku emang merah semua, Mba.. Keturunan sih. Abang Fi tuh merah juga rambutnya dulu, tapi dia makanan apa saja masih masuk. Sekarang rambutnya hitam ikut AF ^_^

      Hapus
  3. iya ya mba, kalo dulu itu anak gak mau makan nasi paniknya luar biasa. Padahal kan gantinya karbohidrat banyak. Skrg sih enak, jamannya serba informasi, jadi gak terlalu panik lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Mba Santi. Sekarang apa aja bisa kita cari. ^_^

      Hapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^