Rabu, 21 Juni 2017

Kecerdasan Seorang Anak Berawal dari Baiknya Pencernaan dibantu oleh Enfagrow A+

enfagrow A+ gentle care 3


Assalamu'alaikum wr.wb.
Bismillahirrahmanirrahiim

Jaga pencernaannya.
Dukung cerdasnya.

Slogan susu Enfagrow A+ gentle care 3 ini mencoba menjelaskan bahwa kecerdasan seorang anak berawal dari baiknya pencernaan. Kok, bisa begitu? Ini ceritanya...

Sabtu kemarin, tepatnya tanggal 17 Juni 2017. Saya mendapat undangan untuk hadir diacara Parenting untuk Blogger dari komunitas Blogger Cihuy, yang diselenggarakan oleh susu Enfagrow A+ Gentle Care 3 produksi Mead Johnson.


Acara dimulai jam 15.30. Berdasarkan pengalaman saya, kalau acara di hari Sabtu Minggu, itu wajib berangkat 2 jam sebelumnya. Apalagi saya bawa anak-anak saya. Karena memang dari Buncha (panggilan dari Bunda Elisa Koraag sebagai founder Blogger Cihuy) mengijinkan kami membawa anak. Jadilah saya berangkat dari rumah selesai sholat dzuhur. Dengan menggunakan commuterline dan taksi online (aaah rhyme-nya pas banget.. ^_^) saya tiba di lokasi (Tanamera Cuissine Kebayoran Baru) 15 menit sebelum acara dimulai.

enfagrow A+ Gentle Care 3
Tanamera Cuissine tempat seminar parenting untuk bloger

Saya pikir sudah ramai dan acara siap dimulai, ternyata baru hadir Mas Zulfikar, Mba Murni Rosa dan beberapa staf dari Mead Johnson. Saya melihat Mba Murni Rosa asyik dengan VR (Virtual Reality), yang memang disediakan oleh Mead Johnson untuk kami para bloger. Mungkin sebagai penghilang rasa jenuh saat menunggu bloger lainnya tiba.

Pemandangan itu membuat Abang 1stFi ingin mencobanya juga. Dengan sabar Abang menunggu giliran dari Mba Murni. Sebenarnya sih disediakan 3 VR, hanya saja yang 2 di meja tak bertuan. Jadi Abang tidak berani untuk mencoba.

enfagrow A+ Gentle Care 3
Fikri sedang mencoba VR simulasi proses pencernaan pada usus bayi

Akhirnya Abang 1stFi pun tiba giliran untuk mencoba VR. Saya juga penasaran, apa sih isi VRnya? Saya pun meminjam sebentar untuk sekedar menghilangkan ke-kepo-an saya ^_^
Ternyata isi VRnya adalah simulasi proses pencernaan yang terjadi dalam perut manusia, khususnya anak-anak. Hmm... rupanya fungsi VR selain penghilang rasa jenuh, kami diberikan prolog tema acara hari itu, yaitu Tidak Semua Masalah Pencernaan Berkaitan Dengan Alergi.


enfagrow A+ Gentle Care 3
Backdrop Tema Acara

Selesai mencoba VR, lagi-lagi saya bersyukur datang lebih awal dari yang lain, karena saya bisa memilih tempat duduk yang dekat dengan soket listrik buat charge HP, tapi tidak jauh dari tempat nara sumber memberikan materi. ^_^

Singkat cerita, acarapun dimulai. Acara dibuka oleh Mba Gaby Sihotang sebagai MC. Sebelum mempersilakan nara sumber di sesi pertama, Mba Gaby mempersilakan Pak Dudi Adrian untuk memberikan sepatah kata sebagai perwakilan dari Mead Johnson. Pak Dudi menjelaskan kenapa acara parenting hari itu mengambil tema tersebut, dikarenakan Pak Dudi juga mempunyai pengalaman pribadi pada anaknya akan diagnosis asal tentang alergi.

enfagrow A+ Gentle Care 3
Pak Dudi Adrian Perwakilan dari Mead Johnson


Selesai Pak Dudi memberikan sepatah kata, Mba Gaby mempersilakan Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, SpA(K) sebagai nara sumber di sesi pertama.

Dokter yang mengambil spesialisasi anak di Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa 50% bayi mengalami gejala ketidaknyamanan (discomfort) pada pencernaannya selama tahun pertama. Ketidaknyamanan tersebut terjadi dikarenakan belum sempurnanya daya serap nutrisi pada pencernaan bayi. Enzim bayi dibawah 1 tahun hanya mampu mencerna protein sebesar 25% saja.

Gejala yang sering terjadi pada bayi dibawah satu tahun disaat mengalami ketidaknyamanan pencernaannya adalah kembung, sering buang gas, sakit perut, mual/ muntah, BAB tidak lancar, dan rewel tanpa sebab jelas.

Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A (K)

Dan gejala-gejala yang terjadi pada bayi tersebut sering disalahartikan sebagai alergi oleh kebanyakan orangtua. Alergi yang diduga selalu alergi susu sapi. Memang ciri-ciri gangguan pencernaan serupa dengan ciri-ciri bayi alergi susu sapi. Namun ada beberapa yang berbeda. Ciri-ciri alergi biasanya terdapat pada 3 area tubuh bayi, yaitu :

1. Kulit
Sekitar 50% - 70% terlihat ruam-ruam kemerahan pada kulit bayi. Ada yang disebagian tubuh, seperti wajah, kaki, tangan dan punggung. Namun ada juga yang menjalar keseluruh tubuh.

2. Pernafasan
Bayi yang terkena alergi di area pernafasan akan mengalami sesak nafas atau nafasnya bunyi seperti orang terkena asthma (baca : asma). Dan ini hanya terjadi pada bayi sekitar 20% - 30% saja.

3. Saluran Cerna
Gejala alergi yang terjadi pada saluran pencernaan memang kurang lebih sama dengan gejala discomfort pada bayi. Bahkan lebih parah, yaitu fases berdarah. Dan hal ini terjadi pada 50% - 60% bayi. Mungkin ini salah satu sebabnya mengapa kebanyakan orangtua menyalahartikan gangguan pencernaan sebagai alergi.

enfagrow A+ Gentle Care 3
Ciri-ciri alergi pada anak

Skema gangguan pencernaan dari dr. Ariani ini mungkin bisa membantu kita para orangtua dalam membedakan mana gangguan pencernaan murni dan gangguan pencernaan karena alergi.

enfagrow A+ Gentle Care 3
Skema gangguan pencernaan


Lalu bagaimana sikap kita sebagai orangtua jika anak kita mengalami gangguan pencernaan?

1. Eskplorasi Penyebab.
Begitu anak mengalami gejala gangguan pencernaan, sebelum kita men-judge penyakitnya, sebaiknya kita eksplorasi dulu penyebab masalahnya apa.

2. Catat Makanan.
Ada baiknya kita selalu mencatat makanan apa yang diberikan pada anak kita setiap 3 x 24 jam. fungsinya untuk mempermudah kita mengeksplorasi penyebab jika terjadi masalah.

3. Diskusi dengan Dokter Anak.
Jika kita sudah mempunyai data-data perihal makanan anak kita, kita bisa konsultasikan dengan dokter anak. Agar kita bisa mendeteksi dengan tepat apa penyakit anak kita.

Sebelum kita berkonsultasi ke dokter anak, kita bisa melakukan sedikit pengobatan ringan jika bayi kita mengalami gangguan pencernaan. Saya sering sekali melakukan pengobatan sederhana di rumah saat Adek 3rdFi mengalami gangguan pencernaan. Ternyata hal tersebut juga disarankan oleh dr. Ariani. Pengobatan sederhana pada bayi saat mengalami gangguan pencernaan tersebut adalah:

1. Merendam di air hangat. Kalau saya sih ditambah minyak telon. Intinya airnya menghangatkan.
2. Memijat I L U pada perut bayi dengan baby oil, minyak jaitun atau minyak telon.
3. Menepuk-nepuk halus punggung bayi dengan posisi memeluk berdiri dibahu kita agar bersendawa.
4. Menggerakan kaki bayi seperti orang mengayuh sepeda.
5. Kompres perut dengan handuk hangat.

enfagrow A+ Gentle Care 3
5 pengobatan saat bayi terkena gangguan pencernaan


Lalu apakah ada hal-hal yang dapat menangkal masalah gangguan pencernaan pada anak?
dr. Ariani menjelaskan bahwa ada 3 hal yang bisa menangkal gangguan pencernaan pada anak, yaitu pencegahan, pencegahan dan pencegahan. Dan bagi bayi yang mengalami gangguan pencernaan yang utama adalah diberikan ASI, namun jika ASI ibu sedikit atau tidak keluar maka boleh diberikan susu formula yang proteinnya sudah terpecah hingga mudah dicerna.

Hal tersebut disambut baik oleh pihak Mead Johnson. Mead Johnson Nutrition memfokuskan usahanya untuk produk yang berkualitas dan inovatif dalam memenuhi nutrisi anak-anak di seluruh dunia. Itu sebabnya Mead Johnson memproduksi susu Enfagrow A+ Gentle Care 3, yaitu susu pertumbuhan yang diformulasikan dengan protein terhidrolisa sebagian untuk anak-anak usia 1 - 3 tahun.

Terhidrolisa sebagian yaitu formula susu Enfagrow A+ Gentle Care 3 memiliki molekul protein yang lebih kecil, sehingga mudah dicerna oleh perut anak-anak.

enfagrow A+ Gentle Care 3
Bapak M. Nuh dari Mead Johnson
Menurut Bapak M.Nuh sebagai perwakilan Mead Johnson, di sesi kedua menyampaikan bahwa pada dasarnya protein dalam makanan anak memiliki molekul terbilang besar. Dan Mead Johnson telah memecah molekul-molekul tersebut menjadi kecil terlebih dahulu. Itu yang dinamakan Terhidrolisa sebagian.

Sebagai orangtua, kita harus jeli dalam meberikan nutrisi pada anak, terutama pada anak usia dibawah 3 tahun. Karena menurut Bapak M. Nuh pemberian nutrisi pada anak menentukan kondisi pencernaannya. Yang nantinya berefek akan kesehatan mental dan kecerdasan anak.
Hmm... sesuai sekali dengan diagram proses makanan hingga mencapai perkembangan otak anak yang disampaikan oleh dr. Ariani. Diagram tersebut menjelaskan bahwa kecerdasan seorang anak berawal dari baiknya perncernaan.

enfagrow A+ Gentle Care 3
Diagram proses makanan hingga mencapai perkembangan kecerdasan anak


Bukan sekedar memproduksi susu yang baik untuk pertumbuhan anak, Mead Johnson juga memfasilitasi orangtua agar bisa mendeteksi secara online tes alergi pada anak. Orangtua cukup mengklik link http://www.enfaclub.com/tesalergi-sususapi/ maka akan keluar tahapan-tahapan pertanyaan seputar gejala-gejala yang terdapat pada anak.

enfagrow A+ Gentle Care 3
test alergi susu sapi

enfagrow A+ Gentle Care 3
test alergi susu sapi

enfagrow A+ Gentle Care 3
test alergi susu sapi
Pada acara Parenting untuk Blogger hari itu bukan sekedar menyampaikan perihal kesehatan pencernaan untuk anak. Di sesi terakhir, Mead Johnson menghadirkan Bapak Parjono Sudiono dari Digital Zenit Optimedia dan Performic Indonesia, sebagai pakar di dunia digital marketing.

Bapak Parjono Sudiono dari Digital Zenit Optimedia dan Performic Indonesia (photo koleksi Mba Nurul Dwi Larasati)

Kehadiran Bapak Parjono adalah untuk memberi ilmu tambahan bagi peserta yang seluruhnya berprofesi Bloger. Yaitu membahas tentang SEO Checklist untuk Bloger.

Seperti kita ketahui bahwa tujuan nge-blog itu ada banyak hal, diantaranya :
1. Sebagai media sharing dan edukasi
2. Promosi produk atau keperluan bisnis
3. Hobby dan pengisi waktu senggang
4. Kebutuhan penulisan professional
... dan masih ada lagi yang lainnya

Dari semua tujuan tersebut, tentunya akan menimbulkan tantangan bagi bloger untuk meningkatkan kualitas terbaik blog-nya. Tantangan para bloger tersebut salah satunya adalah SEO (Search Engine Optimization). Yaitu suatu cara atau tehnik untuk meningkatkan kualitas blog kita (situs) hingga berada di halaman pertama mesin pencari (search engine).

Karena menurut Pak Parjono, 90% Internet user di Indonesia itu menggunakan akses mesin pencari, terutama Google Search. Jadi jika kita mengangkat suatu tema atau issu yang menarik tapi tidak terindeks di mesin pencari itu sangat disayangkan.

Permainan kata kunci adalah hal yang perlu diperhatikan oleh para bloger. Sebisa mungkin kita meletakkan keyword pada 100 kata pertama tulisan kita. Dan jangan juga kita menaruh keyword dalam tulisan kita berkali-kali. Maksimal peletakan keyword cukup 3 kali. Dengan perbandingan 1 keyword 1000 kata. Jadi misalnya nih, kita hendak meletakkan keyword #tesalergisususapi, maka kita letakan kalimat tersebut diantara 100 kata tulisan pertama kita, untuk keyword selanjutnya tunggu hingga 1000 kata baru kita letakan lagi keyword tersebut.

Pak Parjono juga menyampaikan bahwa Google Search tidak bisa membaca gambar atau foto. Maka disaat kita memberikan gambar pada tulisan kita, caption sebaiknya mengarah ke keyword. Dan jika kita teliti, pada format gambar dalam draft tulisan kita di blog, ada setting-an Properties. Dan saat kita klik akan keluar image alt. Pada kolom image alt kita bisa masukkan keyword agar foto kita terbaca oleh Google. Selain itu besar kapasitas foto tidak boleh lebih dari 200kb. Karena jika lebih maka saat pembaca membuka blog kita akan menjadi lama. Efeknya pembaca akan meninggalkan blog kita.

Ada 4 hal yang menjadi pilar dalam SEO menurut Pak Parjono, yaitu :
1. Index
Index ini dapat membantu memberikan informasi yang tepat kepada mesin pencari. melalui keyword menarik dan tepat sasaran.

2. Content/isi blog
Membuat konsumen mendapatkan konten yang menarik dan relevan dengan cara memperbaiki tulisan agar enak dibaca dan mudah dipahami.

3. Authority
Kepercayaan pembaca terhadap blog kita, sehingga blog kita menjadi yang terpercaya. Yaitu dengan seringnya kita men-share tulisan kita.

4. Experience
Hubungan interaksi yang tinggi antara penulis dan pembaca. Hal tersebut bisa dilihat dari like, share dan komentar pada blog kita.

enfagrow A+ Gentle Care 3
4 pilar SEO

Diakhir sesinya, Pak Parjono memberikan 8 SEO tips, yaitu :
1. Lakukan indeksisasi sekarang.
2. Buat peta situs dengan sederhana.
3. Mengerti pembaca kita dan fokuskan kata kunci yang relevan dan memiliki volume pencarian yang tinggi.
4. Selalu update konten secara konsisten.
5. Buat artikel yang shareable, menarik, bermanfaat dan original.
6. Tingkatkan interaksi pembaca dengan cepat, mudah diakses oleh handphone.
7. Hindari animasi-animasi yang memberatkan website.
8. Selalu monitor bounce rate dan peringkat blog pada mesin pencari.

Dengan ditutupnya tips SEO dari Pak Parjono, maka berakhir sesi pemberian materi parenting untuk bloger.

Benar-benar banyak manfaat yang saya dapat dengan menghadiri acara ini. Tidak sia-sia perjalanan 2 jam dari Depok ke Tanamera Cuissine, karena bukan sekedar dapat ilmu seputar kesehatan pencernaan untuk Adek 3rdFi, tapi juga bermanfaat bagi Ummi-nya sebagai bloger.

Akhir kata, saya tutup dengan pantun

Ada Pak Nuh dan dokter Ariani
Menjelaskan alergi susu sapi
Pak Parjono dan MC Gaby
Ikut mengisi acara ini
Enfagrow dari Mead Johnson
Susu terbaik kaya nutrition
Selesai sudah semua session

Tinggal say good bye Tanamera Cuissine



Wassalam,

49 komentar:

  1. Penting banget untuk explore tentang kemampuan anak agar bisa dikembangkan lebih baik ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mba Alida. Termasuk teliti akan makanannya ^_^

      Hapus
  2. wahh infonya menarik bgt nih buatku,,pilih susu buat bayi mesti teliti ya mba. aq jg seneng bgt klo acara yg ada edukasinya, bs nmbh ilmu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, mba.. jadi ilmu yang bermanfaat ^_^

      Hapus
  3. Lengkap banget mbak, serasa diajak lagi ke acara sore itu.
    Btw makanannya enak2 ya di Tanamera hehe

    BalasHapus
  4. Wah ilmu banget nih. Bagus buat anak saya. Juga buat modal ngajar saya. ^_^

    BalasHapus
  5. Ternyata tangisan/ rasa cemas bayi di bawah usia 1 tahun ituacM2 ya. Ada yg mungkin merasa ga enak perutnya, sulit BAB dll tapi namanya bayi blm bisa ngomong y. Jadi kitanya yg mesti waspada.

    BalasHapus
  6. Kadang sebagai orang tua kita emang sering salah menilai soal alergi ini... Dengan adanya tes alergi di situs enfagrow ini bikin kita lebih mudah ya mengenali alergi anak kita... Makasih infonya mbak...😄

    BalasHapus
  7. ternyata ya, kalau pencernaan anak ke ganggu itu bisa pengaruh juga terhadap kecerdasan anak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Mba.. sangat. Kita saja yang dewasa nggak bisa berpikir kaaan kalau perut bermasalah. ^_^

      Hapus
  8. VR keren, anak jadi tahu cara makanan masuk dan berproses. Ternyata molekul mempengaruhi ya terhadap pencernaan anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mba.. saya juga baru tau ^_^

      Hapus
  9. Keren nama komunitasnya yak? Blogger Cihuy.. 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixi... iya, ide kreatifnya buncha ^_^

      Hapus
  10. noted banget ya mba ade,,, hiks ternyata setelah alergi bukan hanya pada akibat susu melulu, anakku yg laki alergi udara dan itu faktor genetik dari abinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalau kita sudah aware dari awal, kita bisa lebih hati-hati ke anak2 ya, Mba

      Hapus
  11. Ternyata gangguan kesehatan bisa terjadi ada anak-anak yang bisa mengganggu metabolisme tubuh lainnya ya. Ih, klio orang tua mungkin sdh bisa mengeluh. Tapi kalau anak-anak, mungkin cuma bisa nangis...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Mba rewel.. kalau ortunya nggak ngerti malah jadi pusing

      Hapus
  12. Kaka Ghifa dulu pas di bawah setahun kalo malem sering banget kembung Mbak. Memang tidurnya pakai kipas angin sih. Tapi kalo kipas angin dimatikan pun dia gak bisa bubuk.

    Langkah yg kulakukan ya pijat ILU sama kayuh sepeda, Mbak. Sambil aku oleskan minyak telon.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah.. sama banget sama Adek 3rdFi. Dia juga kalau panas suka g bisa bobo. ^_^

      Hapus
  13. Lengkap banget informasinya mba.
    Itulah kenapa ya waktu pemberian MPASI harus minimal 3 hari berturut2 dengan jenis makanan yg sama. Tetnyata untuk mengetahui ada reaksi alergi atau gak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mba,, karena kan baru terlihat reaksinya setalah konsumsi 2 hari ^_^

      Hapus
  14. Kalau tahu ilmunya nggak akan gampang2 bilang alergi ya begitu masalah pencernaan menerpa. Ah, makasih sharingnya yg bermanfaat, mbak.

    BalasHapus
  15. Cocok ini artikelnya buat cucu saya. kebetulan anak saya bloger juga. Terima Kasih infonya ya, Mba.

    BalasHapus
  16. Cocok ini artikelnya buat cucu saya. kebetulan anak saya bloger juga. Terima Kasih infonya ya, Mba.

    BalasHapus
  17. Cocok ini artikelnya buat cucu saya. kebetulan anak saya bloger juga. Terima Kasih infonya ya, Mba.

    BalasHapus
  18. Ilmunya komplit utk Bu ibu yg masih punya bayi & batita. Baru tau ada susu sapi yg mudah dicerna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mba leyla.. saking pedulinya Med Jhonson dengan anak2 ^_^

      Hapus
  19. Sid dulu pernah alergi susu sapi. Bener itu waktu bayi dipantau dia makan apa aja buat tes alerginya.
    Btw asik banget dapat ilmu SEO, makasih infonya ya Ummi Fikri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2, Ibu Sid. Adek 3rdFi juga diditeksi itu. Tapi ternyata setelah di pantau dia hanya alergi sama teri -_-

      Hapus
  20. Mulai dari sekarang aku aware banget sama anak-anak. Terutama sama si bayi karena semua gejala masalah pencernaan sedang dialami kayak buang angin, kolik. Tapi setelah baca info ini akau jadi ga terlali khawatir ngatasinnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, Mba.. apalagi babynya masih imuuut buanget ya kayak anak Mba Nurul ^_^

      Hapus
  21. Wah Abang ikut juga ya, jadi belajar juga deh dari nonton VR. Alergi pada anak2 macam2 juga ya, Ummi. Kalau untuk alergi makanan (susu) untungnya Enfagrow ada produk yang khusus anak alergi ya. Jadi anak2 pun ga kekurangan nutrisi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixi... Abang 1st Fi mah teroi gadget udah mateng banget, teorinya kalau pas jalan sama ummi ^_^

      Iya untung ada enfagrow dari Med Jhonson yang peduli sama tumbuh kembang anak

      Hapus
  22. seru banget ini acaranya ya mbak....

    BalasHapus
  23. Langsung nyoba aaah, soalnya saya termasuk ibu yg sering banget di desak/dipaksa untuk ngikutin mitos. & ada banyak mitos ttg pencernaa si kecil terutama alergi susu sapi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixi.. memang suka galau klo bicara mitos ya ^_^

      Hapus
  24. Ih...
    Dulu si Pipi juga pake susu formula khusus buat anak alergi lhoo, skrg sih Alhamdulillah udah wisuda.
    Sempat disuruh tes alergen juga, tp blum kesampean

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo dah urusan anak memang harus jeli ya, Ci

      Hapus
  25. Penanggulangan kesehatan anak itu ada 3 ya: pencegahan, pencegahan dan pencegahan. Wah paling baik memang ASI tapi kalau ga memenuhi dpt digantikan air susu yg proteinnya sudah terpecahkan seperti diuraikan di tulisan mb Ade ya...buang angin, alergi, kolik dll hrs bisa ditanggulangi juga nih.

    BalasHapus
  26. Sering yak kita langsung main sok tahu aja kalau Si Kecil terkena alergi susu sapi saat Si Kecil mengalami ketidaknyamanan. Apalagi jika Si Kecil diare setelah minum susu lgsg deh divonis alergi susu sapi padahal blm tentu seperti itu yg dialami Si Kecil. Bisa saja Si Kecil mengalami gangguan pencernaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener, Mba. Aku salah satu yang ga berpikiran itu alergi. xixixi..

      Hapus
  27. makasih mbak ade. infonya lengkapppp

    BalasHapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^