Rabu, 19 Juni 2013

Be a teacher... be a student


Kaki-kaki kecil berlari riang memasuki ruanganku disertai teriakan mereka,“Assalamu’alaikuuum"

“Wa’alaikumussalaaam… “ 
Satu persatu kaki-kaki kecil itu menghampiri tempat dudukku, serta meraih tanganku untuk diciumnya. Setelah mencium hormat tangaku mereka pun berlari lagi menuju ruang tengah, dimana mereka berebut untuk duduk berbaris dilantai.
“Hmm… Waktunya berjuang… Bismillah” Aku bangkit dari dudukku dan menghampiri wajah-wajah mungil yang sudah duduk rapih menanti kedatanganku.
“Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatu” Murid-muridku lantang menjawab salamku dengan kompak.
“good morning student!”
“Good morning, Mam”
“How are you today?”
“Alhamdulillah.. I’m fine thank you, and you?”
“I’m fine too. Ok… Who’s absent today?”
Murid-murid kecilku pun satu per satu meneriaki nama temannya yang tidak masuk hari ini. Wajahku tersenyum melihat semangat mereka menjawab pertanyaan-pertanyaanku. Hariku terasa indah melihat wajah-wajah riang mereka. Sekalipun ada beberapa yang membuatku kesal, tapi aku selalu merindukan kehadiran mereka.
Yup, Aku seorang guru, tepatnya guru komputer.  Aku mengajar siswa-siswi mulai dari kelas 4 hingga kelas 6 SD. Namun jika partner kerjaku sedang berhalangan ngajar, aku juga menggantikan beliau untuk mengajar siswa-siswi kelas 1 hingga 3 SD.
Aku senang dengan pekerjaanku ini, karena setiap hari suasana kerjaku selalu berubah. Setiap hari aku harus berkreasi menghadapi mood murid-muridku yang beragam. Disamping itu aku juga harus kreatif, agar mereka selalu have fun memasuki kelasku dan menerima pelajaranku. Bahkan dari murid-muridku itulah aku banyak belajar tentang kehidupan. Belajar bagaimana menghadapi orang lain diluar kehidupan sekolahku. Bahkan belajar bagimana menjadi ibu yang baik untuk anakku.
Ya, menjadi seorang guru bagiku bukan sekedar memberikan pelajaran, tapi belajar dari murid-muridku. Itulah sekilas tentang aku.

2 komentar:

  1. betul.. menjadi seorang guru berarti bukan mengajar, ya bunda :)

    BalasHapus
  2. Menjadi bu guru berarti menganggap murid2 itu seperti anak sendiri ya mbak Ade :) Salut sama mbak Ade. Tante2 aku pun banyak yang menjadi guru sekolah dan mereka bahagia karena ikhlas lahir batin mengajar anak2 didiknya hingga berhasil :D

    BalasHapus

Aduuuh ma kasih yaaa komentarnya. Semoga silaturahmi kita selalu terjaga walau lewat dumay. Selamat membaca tulisan yang lainnya ^_^